Terkait Polemik Biskita Transpatriot dengan Angkot, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Rekomendasikan Solusi Ini

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishub bersama Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, pengurus Angkutan K-11 dan K-25, serta Organda setempat melakukan pembahasan mengenai tarif Biskita Transpatriot Bekasi, Kamis (30/01/2025).

Dishub bersama Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, pengurus Angkutan K-11 dan K-25, serta Organda setempat melakukan pembahasan mengenai tarif Biskita Transpatriot Bekasi, Kamis (30/01/2025).

Komisi 2 DPRD Kota Bekasi merekomendasikan titik temu untuk menyikapi persoalan polemik operasional Biskita Transpatriot Bekasi dengan para pengurus Angkutan Kota (Angkot) K-11 dan K-25 yang sempat menjadi perbincangan.

Salah satu opsi yang diusulkan adalah pemberian subsidi kepada para angkot yang nantinya akan diskemakan mirip dengan Jak Lingko di DKI Jakarta.

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mengatakan bahwa pihaknya sudah mempertemukan antara Dinas Perhubungan selaku pihak berwenang, Organda, dan para pengurus Angkot K-11 dan K-25 untuk membahas operasional Biskita Transpatriot Bekasi yang hingga kini belum adanya penetapan tarif. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/01/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami Komisi II mempertemukan antara Organda, perwakilan dari sopir K-11, dan perwakilan dari sopir K-25. Pemberian subsidi bisa diberikan melalui berbagai skema, termasuk subsidi bensin atau operasional angkot, mirip dengan sistem JakLingko di DKI Jakarta,” ucap Latu kepada awak media termasuk RakyatBekasi.com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (30/01/2025) lalu.

Menurutnya, dalam mewujudkan kebijakan ini, DPRD akan merekomendasikan penyusunan Rencana Kerja (Renja) dari Dishub pada tahun 2025 dan mengajukannya ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD agar bisa dimasukkan dalam APBD Perubahan 2025. Namun, hal ini tetap harus memperhitungkan Kemampuan Keuangan Daerah (KKD).

Selain itu, DPRD juga menyarankan agar Dishub turut mengakomodasi usulan Organda dan perwakilan angkot agar selaras dengan kebijakan transportasi pusat.

“Kami ingin memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam proses ini dan bahwa kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan realitas di lapangan,” tambahnya.

Komisi 2 juga memberikan catatan tertentu yang direkomendasikan kepada Dishub, yaitu meminta agar rute Biskita Transpatriot dikembalikan seperti semula, tanpa penambahan titik pemberhentian yang selama ini menjadi keluhan sopir angkot.

“Sebelum terjadinya ketetapan terkait dengan tarif Biskita Transpatriot Bekasi, rutenya dikembalikan kepada rute awal, jadi tidak ada penambahan titik. Rute tetap, tapi titik pemberhentian yang kembali ke titik awal saat diluncurkan,” papar Latu.

Dengan adanya rekomendasi ini, diharapkan dapat tercapai solusi yang baik bagi semua pihak, sehingga operasional Biskita Transpatriot Bekasi dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan polemik.

DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sentil Rencana Wali Kota Bekasi Berkantor di RW: Jangan Sekadar Gimmick Politik!
Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Segera Disahkan, Ancaman Penutupan Tempat Usaha Menanti Pelanggar
Sentil Nepotisme Pemda, DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Prabowo Tarik Kewenangan Pengangkatan Guru ke Pusat
Seleksi Sekda Kota Bekasi Berlangsung, Komisi I DPRD: Butuh Sosok Berani, Bukan Cuma Jual Senioritas!
Jelang PKS TPST Bantargebang Berakhir, DPRD Kota Bekasi Mulai Godok Pembentukan Pansus
Ketua DPRD Kota Bekasi Siap Usut Dugaan Penyelewengan Pengadaan Ambulans
Dana Bandek Kota Bekasi Terancam Susut Rp198 Miliar, DPRD Bentuk Pansus Lawan Skema Tonase DKI
Dana Bandek Terancam Susut Rp198 Miliar, DPRD Kota Bekasi Siapkan Pansus Tolak Skema Tonase DKI Jakarta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:34 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Segera Disahkan, Ancaman Penutupan Tempat Usaha Menanti Pelanggar

Jumat, 18 September 2026 - 18:12 WIB

Sentil Nepotisme Pemda, DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Prabowo Tarik Kewenangan Pengangkatan Guru ke Pusat

Jumat, 18 September 2026 - 14:50 WIB

Seleksi Sekda Kota Bekasi Berlangsung, Komisi I DPRD: Butuh Sosok Berani, Bukan Cuma Jual Senioritas!

Kamis, 17 September 2026 - 15:15 WIB

Jelang PKS TPST Bantargebang Berakhir, DPRD Kota Bekasi Mulai Godok Pembentukan Pansus

Rabu, 16 September 2026 - 17:42 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Siap Usut Dugaan Penyelewengan Pengadaan Ambulans

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x