Tawuran antar Suporter Warnai Laga Persija Vs Persib, DPRD Kota Bekasi Tuding Kadispora Lalai

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi 4 DPRD Kota Bekasi mengkritisi insiden kericuhan yang terjadi pada pertandingan Liga 1 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Patriot Chandrabhaga pada Minggu (16/02/2025) sore.

Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Namun, setelah pertandingan selesai, suporter Persija Jakarta membuat kericuhan di dalam dan di luar area stadion. Penyebab kericuhan tersebut masih belum diketahui.

Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Ahmadi menuding bahwa ada unsur kelalaian yang tidak boleh dibiarkan dari pihak pengelola Stadion Patriot Chandrabhaga imbas kejadian kericuhan suporter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kelalaian yang tidak boleh didiamkan. Tadi saya sudah usulkan ke Komisi 4 apakah ada pansus atau apa terkait masalah ini. Harusnya sudah bisa diantisipasi dari sebelumnya, kaitan seperti ini yang jadi korban kan warga Kota Bekasi yang dirugikan,” ucap Ahmadi saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com, Minggu (16/02/2025) petang.

Tawuran antar suporter pecah di sekitar Stadion Patriot Candrabhaga warnai laga Persija kontra Persib, Minggu (16/02/2025).

Pasca kejadian tersebut, Anggota Dewan nyentrik yang karib disapa Bang Madong ini berkeyakinan bahwa Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Nadih Arifin, harus bertanggung jawab atas pecahnya tawuran tersebut.

“Pemimpin (Kadispora) tidak boleh seperti itu, tidak cocok jadi pemimpin ini, tidak peka. Terkait keamanannya, apalagi melibatkan massa. Ini pasca keamanannya ketat toh bahkan cuma Persija sendiri. Suporter sendiri (Persib Bandung) tidak ada,” sesalnya.

Menurut informasi yang dihimpun RakyatBekasi.com melalui beberapa sumber di media sosial, disebutkan bahwa ada beberapa suporter tim tamu Persib Bandung turut hadir di Stadion Patriot dan sempat diamankan oleh aparat kepolisian.

Menyikapi hal ini, Ahmadi justru mengkritisi atas lolosnya kejadian tersebut dari petugas keamanan.

“Iya mau apapun itu, bahwasanya kenapa itu bisa lolos. Pendukung Persib. Kalau keamanannya di situ rapat tidak bakal begitu, ini kan karena longgarnya keamanan. Jangan karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus warga diabaikan secara keselamatan, dirugikan keselamatan. Tidak cocok jadi pemimpin itu (Kadispora),” tuturnya.

Lebih lanjut, Bang Madong mengungkapkan bahwa dirinya sudah membuka komunikasi dengan unsur pimpinan Komisi 4 DPRD Kota Bekasi agar segera dirapatkan pembuatan Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan investigasi dan penelusuran ihwal dari kejadian kericuhan.

“Saya minta Pansus di Komisi 4, mendorong pansus biar ketahuan jelasnya. Kalau misalnya ini ada kelalaiannya, lalainya di mana. Kalau dirugikan secara pidana, ya pidana gitu,” pungkasnya.

Dengan adanya insiden kericuhan ini, diharapkan pihak berwenang dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para penonton serta mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPRS Patriot Masih ‘Nebeng’ Sistem BJB, DPRD Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Penambahan OPD untuk Penggajian PPPK
Nilai PKS TPST Bantargebang Anjlok Rp19 Miliar, DPRD Kota Bekasi Pastikan BLT Uang Bau Aman namun Tanpa Subsidi Listrik
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Dana Kompensasi TPST Bantargebang Dijanjikan Cair Awal November 2026 Tanpa Pemotongan
Komisi IV Desak Calon Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031 Hadirkan Terobosan Konkret
Wanti-wanti Jangan Ada Titipan Politik, Komisi IV Soroti Ketertutupan Seleksi Dewan Pendidikan Kota Bekasi
Warga Bulak Sentul Tagih Bansos Lansia dan U-Ditch, Nawal Husni Janji Kawal Mati-matian!
Awas SiLPA Membengkak! Serapan APBD Kota Bekasi Baru 58 Persen, DPRD Desak OPD Kejar Target 99 Persen
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:01 WIB

BPRS Patriot Masih ‘Nebeng’ Sistem BJB, DPRD Desak Wali Kota Bekasi Evaluasi Penambahan OPD untuk Penggajian PPPK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Nilai PKS TPST Bantargebang Anjlok Rp19 Miliar, DPRD Kota Bekasi Pastikan BLT Uang Bau Aman namun Tanpa Subsidi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dana Kompensasi TPST Bantargebang Dijanjikan Cair Awal November 2026 Tanpa Pemotongan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Komisi IV Desak Calon Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031 Hadirkan Terobosan Konkret

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x