DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Distribusikan 5.000 Paket Sahur dan Berbuka untuk Warga Terdampak Banjir

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur umum Posko Layanan Bantuan Bencana DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Dapur umum Posko Layanan Bantuan Bencana DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Sejak banjir melanda Kota Bekasi, DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi melalui dapur umum di posko layanan bantuan bencana telah mendistribusikan sebanyak 5.000 paket makanan sahur dan berbuka puasa, termasuk takjil, kepada warga terdampak.

Langkah ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Bidang Baguna, Enie Widiastuti, yang akrab disapa Bunda Enie, menyampaikan bahwa bantuan makanan ini telah didistribusikan ke delapan kecamatan terdampak banjir, yaitu Rawalumbu, Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Medan Satria, Bekasi Utara, Bekasi Barat, dan Pondok Gede.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak 5.000 paket makanan sudah didistribusikan ke delapan kecamatan yang terdampak banjir. Menu makanan yang kami siapkan terdiri dari nasi, ayam, sayur, dan telur, untuk memastikan warga mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Bunda Enie dalam keterangannya kepada rakyatbekasi.com, Senin (10/03/2025).

Selain makanan, DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi juga menyediakan berbagai bantuan lain, seperti obat-obatan, pakaian bekas layak pakai, sarung, selimut, serta beberapa peralatan rumah tangga.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan pascabanjir.

“Kami ingin memastikan bahwa warga terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk memulihkan kondisi mereka setelah banjir,” tambah Bunda Enie.

Salah satu inovasi yang paling diminati warga adalah Mobil Laundry Baguna, yang disiapkan khusus untuk membantu mencuci dan mengeringkan pakaian yang basah akibat terendam banjir. Mobil ini langsung diserbu warga di berbagai lokasi terdampak.

“Mobil Laundry Baguna menjadi favorit warga karena sangat membantu membersihkan pakaian yang kotor terkena lumpur banjir. Ini adalah salah satu bentuk layanan kami yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Bunda Enie.

Dapur umum yang didirikan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi telah beroperasi selama lima hari terakhir.

Bunda Enie menyatakan bahwa operasi dapur umum ini kemungkinan akan diperpanjang, tergantung pada kondisi lapangan dan kebutuhan warga.

“Kami akan terus memantau situasi dan memastikan bantuan berlanjut hingga kondisi benar-benar membaik dan aman. Jika diperlukan, dapur umum ini akan tetap beroperasi untuk mendukung warga,” ujarnya.

Bantuan dari DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi ini diharapkan dapat memberikan sedikit kenyamanan bagi warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana banjir.

Dengan adanya dukungan ini, warga diharapkan dapat lebih mudah menjalani aktivitas sehari-hari dan memulihkan kondisi mereka.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan yang dibutuhkan, dan memastikan bahwa tidak ada warga yang merasa sendirian dalam menghadapi musibah ini,” tutup Bunda Enie.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
​Layani 2.000 Komuter Tanpa Atap, Halte Transjakarta B41 Jatiasih Akhirnya Dibangun Oktober Ini via CSR Bank BJB
Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x