Komisi 3: Seleksi Direksi BUMD Harus Berdasarkan Meritokrasi, Bukan Titipan Politik

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi mendesak agar proses seleksi dua direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) – PT Mitra Patriot dan PT Sinergi – tidak dijadikan ajang titipan politik.

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi juga menekankan pentingnya pemilihan Dirut yang sesuai dengan jobdesk, memiliki track record manajerial yang solid, dan mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal.

Dalam evaluasi hasil pendaftaran yang diterima oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel), diketahui sebanyak 29 pelamar telah mengirimkan Curriculum Vitae (CV) dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, A. Syafe’i, proses seleksi tersebut harus dilakukan secara profesional dengan melibatkan tim seleksi yang independen.

“Intinya, kami menginginkan bahwa ke depan, Dirut BUMD harus sesuai dengan jobdesk yang telah ditetapkan dan bisa menghasilkan PAD. BUMD ini diberikan support, jadi peningkatan potensi dan hasil yang nyata harus menjadi tolok ukur, bukan sekedar pembentukan struktur belaka,” ucap Sekretaris Komisi 3 DPRD Kota Bekasi A. Syafe’i kepada rakyatbekasi dikutip Minggu (25/05/2025).

Komisi 3 menegaskan bahwa seleksi harus didasarkan pada kriteria objektif, seperti pengalaman, pendidikan, dan kemampuan kepemimpinan.

Hal ini penting agar calon pemimpin BUMD dapat mengelola aset dan operasional perusahaan dengan efektif sehingga berdampak positif pada pendapatan dan pembangunan daerah.

Selain itu, Komisi 3 juga menolak konsep titipan politik, yaitu penempatan calon berdasarkan kedekatan hubungan personal atau kepentingan kelompok. Menurut A. Syafe’i, proses seleksi seharusnya mengutamakan rekam jejak serta track record dalam kepemimpinan. Penilaian profesional ini meliputi:

  • Pengalaman dan Pendidikan: Calon harus memiliki pengalaman dalam mengelola perusahaan, khususnya di sektor BUMD, serta latar belakang pendidikan yang mendukung.
  • Kemampuan Manajerial: Calon direksi harus mampu menerapkan strategi dan inovasi agar BUMD bisa menghasilkan PAD yang signifikan.
  • Transparansi Proses: Proses seleksi harus dilakukan secara terbuka dan mendukung prinsip open bidding agar hasilnya akuntabel dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan membantu menciptakan struktur kepemimpinan yang benar-benar berorientasi pada kinerja dan peningkatan hasil keuangan daerah.

Sebagai mitra kerja utama bagi BUMD, Komisi 3 DPRD juga menginginkan agar Wali Kota Bekasi, selaku pemilik perusahaan daerah, terlibat langsung dalam pengawasan proses seleksi.

Hal ini bertujuan agar terdapat koordinasi yang lebih intensif dan update informasi mengenai profil para calon direksi.

“Kita sebagai mitra kerja harus tahu siapa yang akan memimpin, jam terbangnya seperti apa, dan apakah mereka memiliki pengalaman yang cukup. Pengawasan langsung oleh Wali Kota Bekasi diharapkan memastikan bahwa open bidding berjalan sesuai prosedur sehingga hasilnya maksimal,” tambah A. Syafe’i.

Keterlibatan langsung dari pemimpin daerah dijadikan sebagai penjamin bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan memenuhi standar profesional, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kinerja dan PAD dari masing-masing BUMD.

Komisi 3 DPRD Kota Bekasi dengan tegas merekomendasikan agar seleksi direksi BUMD tidak hanya mengutamakan aspek politis semata, melainkan mengedepankan meritokrasi, profesionalisme, dan transparansi. Dengan pemilihan yang tepat, diharapkan BUMD, seperti PT Mitra Patriot dan PT Sinergi, akan mampu memberikan kontribusi nyata melalui peningkatan PAD dan pengelolaan aset daerah yang optimal.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Dana Kompensasi TPST Bantargebang Dijanjikan Cair Awal November 2026 Tanpa Pemotongan
Komisi IV Desak Calon Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031 Hadirkan Terobosan Konkret
Wanti-wanti Jangan Ada Titipan Politik, Komisi IV Soroti Ketertutupan Seleksi Dewan Pendidikan Kota Bekasi
Warga Bulak Sentul Tagih Bansos Lansia dan U-Ditch, Nawal Husni Janji Kawal Mati-matian!
Awas SiLPA Membengkak! Serapan APBD Kota Bekasi Baru 58 Persen, DPRD Desak OPD Kejar Target 99 Persen
Reses III Dewan Rudy Heryansah di Medansatria: Komitmen Kawal Ketat Aspirasi Infrastruktur Warga
Kucurkan Rp 1 Miliar untuk Infrastruktur Jatimekar, Dewan Madong Buktikan Komitmen Aspirasi Warga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dana Kompensasi TPST Bantargebang Dijanjikan Cair Awal November 2026 Tanpa Pemotongan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Komisi IV Desak Calon Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031 Hadirkan Terobosan Konkret

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Wanti-wanti Jangan Ada Titipan Politik, Komisi IV Soroti Ketertutupan Seleksi Dewan Pendidikan Kota Bekasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Warga Bulak Sentul Tagih Bansos Lansia dan U-Ditch, Nawal Husni Janji Kawal Mati-matian!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x