Viral: Warga Bekasi Harus Bayar Rp15 Ribu untuk Sekantong Daging Kurban

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tangkapan layar video viral.

tangkapan layar video viral.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan warga Kota Bekasi harus membayar Rp15 ribu per bungkus untuk mendapatkan daging kurban.

Kejadian ini diduga terjadi di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, dan melibatkan oknum organisasi masyarakat (ormas) setempat.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, terlihat seorang ibu mengaku membeli tiga bungkus daging seharga Rp45 ribu. “Satu kantong Rp15 ribu, saya beli tiga jadi Rp45 ribu,” ujar perempuan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iskandarsyah, Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute, mengecam praktik komersialisasi daging kurban. Menurutnya, daging kurban seharusnya dibagikan gratis kepada fakir miskin.

Iskandarsyah menegaskan, panitia kurban seharusnya memastikan distribusi daging berjalan sesuai syariat Islam, tanpa pemungutan biaya.

“Hewan kurban kok dikomersilkan, kacau benar bangsa ini. Walaupun dibanderol murah, tetap itu bukan haknya,” tegas Iskandarsyah.

Sejumlah warga mengaku kecewa dengan kejadian ini. “Ini kan seharusnya untuk yang tidak mampu, kok malah dijual,” kata Ahmad, seorang warga sekitar.

Pihak berwenang diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini guna mencegah penyimpangan serupa di masa mendatang.

Pihak berwenang perlu melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Selain itu, perlu ada langkah-langkah konkret untuk mencegah penyimpangan serupa di masa mendatang.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu
Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?
Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas
Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster
KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x