Nyawa Warga Terancam! Pemkot Bekasi Ultimatum Potong Kabel Semrawut

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak untaian kabel telekomunikasi yang semrawut dan menjuntai hingga nyaris menyentuh jalan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara. Pemkot Bekasi melalui DBMSDA mengancam akan melakukan pemutusan paksa jika pihak provider abai melakukan perapihan.

Tampak untaian kabel telekomunikasi yang semrawut dan menjuntai hingga nyaris menyentuh jalan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara. Pemkot Bekasi melalui DBMSDA mengancam akan melakukan pemutusan paksa jika pihak provider abai melakukan perapihan.

​Poin Utama:

  • ​Kabel telekomunikasi yang semrawut dan menjuntai rendah di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara mengancam keselamatan warga dan memicu kecelakaan lalu lintas.
  • ​Pemkot Bekasi melalui DBMSDA mengultimatum keras perusahaan provider telekomunikasi untuk segera merapikan aset mereka.
  • ​Pemerintah siap melakukan pemutusan paksa jika peringatan penertiban tersebut diabaikan oleh pihak operator.
  • ​Pelaku usaha di sekitar lokasi mengeluhkan terhambatnya akses ekonomi dan risiko keselamatan warga karena kabel dibiarkan tak terurus lebih dari satu tahun.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi siap mengambil langkah tegas hingga pemutusan paksa terhadap maraknya kabel telekomunikasi yang semrawut dan menjuntai di ruas jalan protokol.

Sikap keras ini diambil oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menyusul banyaknya laporan warga terkait kondisi kabel tak terurus di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara yang kian membahayakan keselamatan publik dan melumpuhkan roda ekonomi sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pemkot Bekasi Mengancam Potong Paksa Kabel Semrawut?

​Langkah tegas ini merupakan upaya terakhir Pemkot Bekasi untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dari ancaman kabel fiber optik yang melintang tanpa pengawasan.

Kepala Bidang Pemanfaatan Ruang Jalan dan Taman DBMSDA Kota Bekasi, Ronald Achyar, menyatakan pihaknya tengah melakukan pendataan menyeluruh dan segera memanggil perusahaan provider terkait.

​”Nanti kami panggil para operator untuk bersama-sama melakukan perapihan. Kalau dalam batas waktu yang ditentukan tidak dilakukan, maka pemerintah akan melakukan penertiban sampai pemutusan kabel,” tegas Ronald Achyar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Senin (11/05/2026).

​Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir rusaknya estetika kota, apalagi membiarkan nyawa warga dipertaruhkan hanya demi meraup keuntungan bisnis provider yang lari dari tanggung jawab pemeliharaan.

​Apa Dampak Kabel Menjuntai di Jalan Perjuangan Bekasi Utara?

​Kondisi kabel yang melintang rendah hingga nyaris menyentuh aspal di Jalan Perjuangan telah memicu berbagai masalah serius bagi masyarakat selama lebih dari setahun terakhir.

Berdasarkan temuan di Kelurahan Marga Mulya, terdapat sejumlah kerugian fatal akibat kelalaian ini:

  • ​Memicu Kecelakaan Lalu Lintas: Kendaraan besar kerap menyenggol kabel, menarik tiang penyangga, dan berimbas pada jatuhnya pengendara sepeda motor yang melintas di dekatnya.
  • ​Melumpuhkan Roda Ekonomi: Akses kendaraan pelangggan menuju tempat usaha warga, seperti bengkel dan kios, terhalang total oleh untaian kabel yang memblokir jalan masuk.
  • ​Ancaman Bahaya bagi Pelajar: Anak-anak sekolah yang melintas kerap menjadikan kabel menjuntai tersebut sebagai mainan, memicu kepanikan warga akan risiko tersetrum arus bocor.

​Dani (34), seorang pemilik kios setempat, membenarkan gentingnya situasi tersebut. “Yang paling dikhawatirkan itu kalau truk-truk besar lewat. Pernah kejadian kecelakaan karena truk menyenggol kabel, terus kena motor dan pengendaranya jatuh,” ungkapnya.

​Sementara itu, Asep (50), pemilik bengkel yang terdampak langsung, mengeluhkan lumpuhnya akses masuk kendaraan ke tempat usahanya.

Selama ini, warga hanya mengandalkan tindakan swadaya dengan mengikat kabel menggunakan tali plastik agar posisinya sedikit lebih tinggi. Sayangnya, beban kabel yang terlalu berat membuat solusi sementara itu sama sekali tidak efektif.

​Keselamatan warga Kota Bekasi jelas harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan komersial pihak mana pun.

Masyarakat di Kecamatan Bekasi Utara kini mendesak agar ancaman pemutusan kabel oleh Pemkot Bekasi bukan sekadar gertakan di atas kertas, melainkan eksekusi nyata demi mewujudkan ruang publik yang aman.

​Apakah kondisi kabel telekomunikasi di lingkungan Anda juga sama semrawutnya? Bagikan keluhan atau pengalaman Anda di kolom komentar di bawah, dan pantau terus kelanjutan berita layanan publik serta kebijakan Wali Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x