Poin Utama:
- Kabel telekomunikasi yang semrawut dan menjuntai rendah di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara mengancam keselamatan warga dan memicu kecelakaan lalu lintas.
- Pemkot Bekasi melalui DBMSDA mengultimatum keras perusahaan provider telekomunikasi untuk segera merapikan aset mereka.
- Pemerintah siap melakukan pemutusan paksa jika peringatan penertiban tersebut diabaikan oleh pihak operator.
- Pelaku usaha di sekitar lokasi mengeluhkan terhambatnya akses ekonomi dan risiko keselamatan warga karena kabel dibiarkan tak terurus lebih dari satu tahun.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi siap mengambil langkah tegas hingga pemutusan paksa terhadap maraknya kabel telekomunikasi yang semrawut dan menjuntai di ruas jalan protokol.
Sikap keras ini diambil oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menyusul banyaknya laporan warga terkait kondisi kabel tak terurus di Jalan Perjuangan, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara yang kian membahayakan keselamatan publik dan melumpuhkan roda ekonomi sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Pemkot Bekasi Mengancam Potong Paksa Kabel Semrawut?
Langkah tegas ini merupakan upaya terakhir Pemkot Bekasi untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dari ancaman kabel fiber optik yang melintang tanpa pengawasan.
Kepala Bidang Pemanfaatan Ruang Jalan dan Taman DBMSDA Kota Bekasi, Ronald Achyar, menyatakan pihaknya tengah melakukan pendataan menyeluruh dan segera memanggil perusahaan provider terkait.
”Nanti kami panggil para operator untuk bersama-sama melakukan perapihan. Kalau dalam batas waktu yang ditentukan tidak dilakukan, maka pemerintah akan melakukan penertiban sampai pemutusan kabel,” tegas Ronald Achyar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Senin (11/05/2026).
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir rusaknya estetika kota, apalagi membiarkan nyawa warga dipertaruhkan hanya demi meraup keuntungan bisnis provider yang lari dari tanggung jawab pemeliharaan.
Apa Dampak Kabel Menjuntai di Jalan Perjuangan Bekasi Utara?
Kondisi kabel yang melintang rendah hingga nyaris menyentuh aspal di Jalan Perjuangan telah memicu berbagai masalah serius bagi masyarakat selama lebih dari setahun terakhir.
Berdasarkan temuan di Kelurahan Marga Mulya, terdapat sejumlah kerugian fatal akibat kelalaian ini:
- Memicu Kecelakaan Lalu Lintas: Kendaraan besar kerap menyenggol kabel, menarik tiang penyangga, dan berimbas pada jatuhnya pengendara sepeda motor yang melintas di dekatnya.
- Melumpuhkan Roda Ekonomi: Akses kendaraan pelangggan menuju tempat usaha warga, seperti bengkel dan kios, terhalang total oleh untaian kabel yang memblokir jalan masuk.
- Ancaman Bahaya bagi Pelajar: Anak-anak sekolah yang melintas kerap menjadikan kabel menjuntai tersebut sebagai mainan, memicu kepanikan warga akan risiko tersetrum arus bocor.
Dani (34), seorang pemilik kios setempat, membenarkan gentingnya situasi tersebut. “Yang paling dikhawatirkan itu kalau truk-truk besar lewat. Pernah kejadian kecelakaan karena truk menyenggol kabel, terus kena motor dan pengendaranya jatuh,” ungkapnya.
Sementara itu, Asep (50), pemilik bengkel yang terdampak langsung, mengeluhkan lumpuhnya akses masuk kendaraan ke tempat usahanya.
Selama ini, warga hanya mengandalkan tindakan swadaya dengan mengikat kabel menggunakan tali plastik agar posisinya sedikit lebih tinggi. Sayangnya, beban kabel yang terlalu berat membuat solusi sementara itu sama sekali tidak efektif.
Keselamatan warga Kota Bekasi jelas harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan komersial pihak mana pun.
Masyarakat di Kecamatan Bekasi Utara kini mendesak agar ancaman pemutusan kabel oleh Pemkot Bekasi bukan sekadar gertakan di atas kertas, melainkan eksekusi nyata demi mewujudkan ruang publik yang aman.
Apakah kondisi kabel telekomunikasi di lingkungan Anda juga sama semrawutnya? Bagikan keluhan atau pengalaman Anda di kolom komentar di bawah, dan pantau terus kelanjutan berita layanan publik serta kebijakan Wali Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















