Miris! Senggol Motor di Mustikajaya, Ibu Diludahi dan Balita Dipukul

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampang pria yang diduga menganiaya balita dan meludahi ibunya akibat insiden di jalan.

Tampang pria yang diduga menganiaya balita dan meludahi ibunya akibat insiden di jalan.

​Poin Utama:

  • ​Aksi arogansi jalanan terjadi di Jalan Tenggilis, Mustikajaya, Kota Bekasi pada Sabtu malam (06/06/2026), menyasar seorang ibu dan anak balitanya.
  • ​Insiden dipicu oleh gesekan ringan antara mobil korban dengan sepeda motor pelaku yang terparkir sembarangan di pinggir jalan.
  • ​Pelaku nekat meludahi ibu pengemudi dan memukul balita yang berada di dalam mobil, lalu melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
  • ​Korban telah resmi melaporkan kasus Kekerasan Terhadap Anak ini ke Polres Metro Bekasi Kota guna mendesak penangkapan pelaku.

​Tindakan arogansi jalanan yang buta nurani kembali mencoreng keamanan hukum di wilayah Kota Bekasi. Seorang ibu bernama RAJT Kartika Oman Putriwijaya (40) beserta balitanya menjadi korban penganiayaan oleh pria tak dikenal di Jalan Tenggilis, RT 001/RW 012, Kecamatan Mustikajaya, pada Sabtu (06/06/2026) malam.

Insiden memilukan ini bermula hanya karena mobil korban secara tidak sengaja menyerempet motor pelaku yang terparkir di bahu jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Bagaimana Kronologi Ibu Diludahi dan Balita Dipukul di Mustikajaya?

​Kejadian nahas ini memuncak sekitar pukul 20.09 WIB. Berdasarkan data dari kepolisian, korban saat itu tengah mengemudikan mobil bersama anaknya dan tanpa sengaja menyenggol kendaraan roda dua milik pelaku.

Motor tersebut diduga kuat terparkir sembarangan di area tanpa lahan parkir karena pemiliknya sedang membeli makanan.

​”Setelah menyenggol, saya langsung berhenti dan meminta maaf, namun pelaku justru emosi, meludahi saya, dan memukul anak saya yang masih balita,” kata Kartika kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (08/06/2026).

​Pukulan tersebut membuat sang balita syok dan menangis histeris. Bukannya mereda, pelaku justru menunjukkan arogansinya di fasilitas umum sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

​Apa Tindakan Korban Setelah Mengalami Kekerasan di Jalan Tenggilis?

​Melihat anaknya menangis histeris akibat trauma pukulan pelaku, korban yang panik sekaligus tertekan langsung menepikan kendaraannya.

@kartikaoman21

infobekasi@Polres Metro Bekasi Kota #infocikarangbekasi Tolkng banget bagi yang menemukan orang ini bantu viralkan

♬ original sound – Taurus Person – Taurus Person

Di tengah tangisannya, ia berinisiatif merekam wajah pelaku beserta pelat nomor kendaraannya menggunakan telepon genggam sebagai barang bukti krusial.

​Warga sekitar yang berada di lokasi dan melihat kejadian tersebut segera turun tangan. Beberapa ibu-ibu setempat langsung membantu menenangkan balita yang ketakutan, sementara warga lainnya menyarankan korban untuk tidak tinggal diam dan segera melapor ke pihak berwajib malam itu juga.

​Sejauh Mana Proses Hukum di Polres Metro Bekasi Kota Berjalan?

​Merespons aksi premanisme jalanan tersebut, korban secara resmi telah membawa kasus ini ke jalur hukum.

Laporan dugaan tindak pidana Kekerasan Terhadap Anak, sebagaimana tertuang dalam Pasal 80 UU No 35 Tahun 2014, telah diterima dengan Nomor Laporan: LP/B/1974/VI/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.

​Publik kini menanti langkah cepat dan tegas aparat kepolisian untuk:

  • ​Memburu dan menangkap pelaku arogansi jalanan yang identitasnya tengah didalami (LIDIK).
  • ​Memanfaatkan rekaman video amatir dari korban sebagai alat bukti dan petunjuk utama.
  • ​Memberikan keadilan hukum serta perlindungan pemulihan trauma bagi balita yang menjadi korban kekerasan fisik.

​Arogansi di jalan raya, terlebih yang menyasar perempuan dan anak di bawah umur, adalah tindak pidana murni yang tidak dapat ditoleransi.

Pihak kepolisian dituntut untuk segera mengungkap motif dan menangkap pelaku agar preseden buruk ini tidak terulang kembali di Kota Bekasi.

​Bagaimana pendapat Anda mengenai maraknya aksi arogansi dan kekerasan di jalanan? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan artikel ini agar pelaku segera tertangkap. Pantau terus update berita hukum dan layanan publik Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x