SPMB 2026 Usai, Wawali Bekasi Soroti Sengkarut Data Disdukcapil dan Keterbatasan Sekolah Negeri

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. Pemkot Bekasi memberikan sejumlah catatan evaluasi terkait pelaksanaan SPMB 2026, mulai dari masalah sinkronisasi data kependudukan dengan Disdukcapil hingga mendesaknya penambahan ruang kelas baru untuk menampung lulusan tingkat dasar. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. Pemkot Bekasi memberikan sejumlah catatan evaluasi terkait pelaksanaan SPMB 2026, mulai dari masalah sinkronisasi data kependudukan dengan Disdukcapil hingga mendesaknya penambahan ruang kelas baru untuk menampung lulusan tingkat dasar. (Foto: RakyatBekasi.Com)

  • ​Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, memberikan evaluasi tajam terhadap sistem SPMB 2026, khususnya terkait lemahnya sinkronisasi data dengan Disdukcapil.
  • ​Pemkot Bekasi mengakui belum semua lulusan SD tertampung di SMP Negeri karena keterbatasan Ruang Kelas Baru (RKB) dan infrastruktur sekolah.
  • ​Sebanyak 37.237 calon siswa resmi dinyatakan lolos dan diterima pada jenjang SD, SMP Negeri, serta SMP Swasta Gratis dari total 40.829 pendaftar.

​Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Bekasi resmi berakhir dengan menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, memberikan sorotan khusus dan evaluasi tajam terkait lemahnya sinkronisasi data kependudukan antara panitia penerimaan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Selain urusan sistem, keterbatasan daya tampung fisik sekolah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi juga menjadi catatan krusial yang harus segera dibenahi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Saja Evaluasi Pemkot Bekasi pada Penyelenggaraan SPMB 2026?

​Pemkot Bekasi secara terbuka mengakui adanya kelemahan teknis selama proses pendaftaran, khususnya pada tahapan verifikasi nomor induk dan domisili kependudukan.

Wakil Wali Kota Bekasi memastikan temuan ini akan menjadi pijakan untuk memperbaiki arsitektur digital penerimaan siswa baru di masa mendatang agar lebih presisi.

​”Ya tentu ada beberapa catatan evaluasi yang kedepannya perlu dilakukan proses evaluasi. Yang pertama sistem itu akan terus kita perbaiki. Kemudian, kedua masih ada catatan di sinkronisasi itu agak kurang dengan Dukcapil tentang data kependudukan itu kita akan coba perbaiki kedepan,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kota Bekasi, Senin (13/07/2026).

​(Baca juga: [Hasil Final SPMB Kota Bekasi 2026: 37.237 Siswa Lolos Seleksi])

​Mengapa Belum Semua Lulusan SD Tertampung di SMP Negeri?

​Terkait masih banyaknya keluhan warga yang anaknya terlempar dari persaingan sekolah negeri, Pemkot Bekasi mengakui bahwa rasio ketersediaan infrastruktur saat ini belum seimbang dengan lonjakan lulusan SD.

Kapasitas SMP Negeri di Kota Bekasi mentok di angka 18.957 kursi, memaksa pemerintah memutar otak untuk menambah daya tampung fisik ke depannya.

​”Kita bagaimana mengupayakan bahwa sekolah itu sama, tidak ada sekolah unggulan. Tentunya memang kita melihat proses pendaftaran yang masuk itu luar biasa, kita akan berupaya kedepan bahwasanya harus ada ruang ruang baru yang kita bangun dan dapat menampung yang lebih banyak lagi,” sambungnya.

​Berapa Rincian Data Siswa yang Lolos SPMB 2026 di Kota Bekasi?

​Menyambung pernyataan evaluasi pimpinan daerah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi juga merilis hasil rekapitulasi akhir pasca-penutupan pendaftaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, mengonfirmasi puluhan ribu siswa telah berhasil disalurkan.

​”Adapun catatannya mencapai 37.237 Siswa berdasarkan hasil rekapitulasi dan sinkronisasi data internal Disdik melalui pelaksanaan pendaftaran SPMB Kota Bekasi Tahun 2026,” jelas Chondro.

​Berdasarkan data final Disdik Kota Bekasi dari total 40.829 pendaftar yang masuk ke dalam sistem, rincian hasil seleksinya adalah sebagai berikut:

  • ​SD Negeri: Dari 18.863 pendaftar, sebanyak 18.322 siswa diterima.
  • ​SMP Negeri: Dari 21.012 pendaftar, sebanyak 17.821 siswa diterima.
  • ​SMP Swasta Gratis: Dari 1.134 pendaftar, sebanyak 1.094 siswa diterima.

​Pemerintah berjanji akan terus menggenjot standardisasi kualitas pendidikan sehingga tidak ada lagi dominasi pendaftar pada sekolah tertentu (stigma sekolah unggulan).

Simak terus analisis mendalam seputar kebijakan publik dan pendidikan Kota Bekasi hanya di rakyatbekasi.com!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
Warga Bekasi Sukses Jadi Pembeli Pertama iPhone 18 Pro Max Burgundy di Indonesia dan Boyong MacBook Neo
Diduga Melanggar Izin, Publik Desak Wali Kota Bekasi Segel Tiga Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x