- Alfamidi Cabang Bekasi sukses menyalurkan 12.000 butir telur pada tahap keempat (17/9/2026).
- Bantuan menyasar 50 balita rentan di wilayah Ciantra dan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
- Setiap balita menerima asupan dua butir telur setiap hari selama enam bulan berturut-turut.
- Program ini adalah bentuk kolaborasi CSR swasta bersama Pemkab Bekasi melalui DPPKB.
KABUPATEN BEKASI — Upaya Pemerintah Daerah menekan angka kurang gizi mendapat dukungan nyata dari sektor swasta. Memasuki penyaluran tahap keempat pada Kamis (17/09/2026), Alfamidi Cabang Bekasi telah sukses mendistribusikan 12.000 butir telur bagi 50 balita sebagai langkah konkret cegah stunting di Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah Ciantra dan Cibarusah.
Kolaborasi Strategis Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi
Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) bertajuk “Protein Cegah Stunting” ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Alfamidi dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi.
Sasaran utama program ini mencakup 36 anak di sekitar Alfamidi Super Ciantra dan 14 anak di Alfamidi Cibarusah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan bantuan tahap empat ini turut disaksikan langsung oleh para aparatur Pos KB, Sub Pos KB, serta puluhan keluarga penerima manfaat.
Mengapa Bantuan Telur Sangat Penting untuk Balita?
Pemenuhan asupan protein hewani menjadi kunci utama untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak pada masa usia emas.
Melalui inisiatif ini, setiap balita mendapatkan alokasi dua butir telur setiap hari selama enam bulan penuh. Total keseluruhan bantuan yang disiapkan mencapai 18.000 butir telur.
“Program ini kami jalankan secara bertahap selama enam bulan agar dukungan yang diberikan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kami berharap bantuan ini dapat mendukung keluarga dalam memenuhi kebutuhan protein anak, sekaligus mendukung tumbuh kembang balita,” kata Gunardi selaku Branch Manager Alfamidi Cabang Bekasi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kabupaten Bekasi, Kamis (17/09/2026).
Gunardi menegaskan bahwa kolaborasi bersama Pemkab Bekasi melalui DPPKB, serta sinergi dengan Pos KB dan Sub Pos KB di tingkat desa sangat krusial.
Pendampingan yang melekat pada keluarga penerima manfaat di akar rumput memastikan program gizi ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
Bagaimana Dampak Program Alfamidi bagi Masyarakat Ciantra?
Dampak positif dari program berkelanjutan ini langsung dirasakan oleh warga, khususnya keluarga yang masuk dalam kategori rentan.
Keterlibatan aktif para kader Pos KB di lapangan juga mempermudah edukasi tentang pentingnya merubah pola konsumsi pangan agar lebih bergizi.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Alfamidi. Pemberian dua butir per hari, dan itu sangat membantu sekali untuk anak-anak risiko stunting karena telur memiliki kandungan protein yang tinggi,” ujar Banem L Vioti, Kader Pos KB Ciantra.
Pelaksanaan tahap keempat ini sekaligus menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kesadaran keluarga dalam memperhatikan kualitas gizi anak.
Program Alfamidi bersama DPPKB Kabupaten Bekasi akan terus bergulir hingga target 18.000 butir telur terpenuhi, demi melahirkan generasi masa depan Bekasi yang sehat dan cerdas.
Punya aspirasi atau informasi terkait layanan publik di sekitar Anda? Jangan lewatkan informasi terbaru seputar kebijakan Pemkab Bekasi, Pemkot Bekasi, dan berita politik terhangat. Bagikan artikel ini dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi agar selalu update dengan berita terkini!
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















