- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengklarifikasi dugaan kasus perundungan di Alexandria Boarding School murni perkelahian spontan.
- Insiden adu fisik antara siswa K dan P (kelas 7 SMP) dipicu oleh saling ejek secara verbal.
- Siswa K mengalami luka di selaput mata, namun kondisinya saat ini dilaporkan sudah berangsur membaik dan tidak mengalami gejala serius.
- Kedua siswa kini menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah masing-masing sembari menunggu proses musyawarah kekeluargaan.
DINAS PENDIDIKAN (DISDIK) KOTA BEKASI akhirnya turun tangan mengklarifikasi isu dugaan perundungan (bullying) yang menimpa siswa SMP di Alexandria Boarding School.
Setelah menerima audiensi dari pihak perwakilan sekolah pada Selasa (29/09/2026), insiden yang melibatkan dua siswa berinisial K dan P tersebut dipastikan murni perkelahian, bukan aksi bullying.
Keduanya diketahui terlibat adu fisik secara spontan yang disinyalir kuat akibat dipicu oleh saling ejek secara verbal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah Tegas Disdik Kota Bekasi Tangani Kasus Alexandria Boarding School
Bagaimana Kronologi Perkelahian Siswa Alexandria Boarding School?
Insiden ini bermula saat dua siswa kelas 7 SMP yang merupakan rekan satu kelas, namun berbeda kamar asrama, terlibat adu mulut.
Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada adu fisik murni atas dasar emosi sesaat sebelum jam pelajaran dimulai.
”Kejadian itu diawali ketika Siswa Berinisial K dan P berkelahi secara spontan. Yang disinyalir keributan mereka dipicu oleh adanya ucapan verbal yang saling ejek,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi Chondro Wibhowo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (29/09/2026).
Pihak dinas maupun sekolah masih terus menelusuri detail pasti insiden adu fisik tersebut.
”Kalau perkelahian berapa menit mereka juga tidak tahu. Cuma informasi awal dari mereka, mungkin perkelahian itu disaat mau masuk sekolah di waktu pagi katanya,” sambungnya.
Apa Dampak dari Perkelahian Terhadap Kondisi Korban?
Akibat insiden adu fisik tersebut, siswa K mengalami luka di bagian selaput mata. Orang tua K yang merasa tidak terima langsung membawa putranya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan serta pengobatan medis secara menyeluruh.
Berdasarkan perkembangan informasi terkini, kondisi siswa K dilaporkan sudah baik-baik saja dan tidak mengalami gejala serius pascainsiden.
Di sisi lain, perwakilan orang tua siswa P secara proaktif telah menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas tindakan yang dilakukan oleh putranya kepada K.
Apakah Insiden Ini Termasuk Kasus Bullying?
Pihak Disdik Kota Bekasi membantah keras narasi yang menyebutkan bahwa kejadian ini adalah aksi perundungan terstruktur atau bullying. Gesekan tersebut dinilai murni insiden spontan antarsiswa.
”Itu bukan aksi bullying. Tetapi, murni atas perkelahian antar siswa sekolah. Informasi yang didapat kemungkinan bermula dari ucapan verbal. Verbalnya seperti apa, itu yang sedang didalami,” sambungnya.
Bagaimana Solusi dan Kebijakan Sekolah Saat Ini?
Sebagai langkah antisipasi dan pendinginan suasana, pihak Alexandria Boarding School mengambil kebijakan cepat dengan melakukan pemisahan sementara bagi kedua siswa.
Berikut adalah langkah penanganan yang sedang berjalan:
- Pemberlakuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa K dan P di rumah masing-masing.
- Larangan sementara bagi kedua siswa untuk kembali ke asrama selama proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
- Investigasi lanjutan terkait pemicu verbal serta karakteristik dari masing-masing siswa yang terlibat.
Hingga saat ini, proses rekonsiliasi masih terus diupayakan meski perwakilan orang tua K awalnya belum bisa mentolerir perkelahian tersebut.
”Tetapi untuk persoalan itu, menyerahkan secara kewenangan penuh kepada pihak sekolah. Agar secara kebijakan, tidak ada yang dirugikan dari masing masing pihak, dan itu yang kini tengah dilakukan proses musyarawah kembali secara kekeluargaan,” pungkasnya.
Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi seluruh institusi pendidikan di Kota Bekasi untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap interaksi sosial siswa, khususnya di lingkungan sekolah yang berbasis asrama.
Ingin mendapatkan informasi paling update seputar kebijakan pendidikan, pemerintahan, dan peristiwa penting lainnya di Bekasi? Jangan lupa bagikan artikel ini, berikan komentar Anda, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar tidak ketinggalan berita terhangat!
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















