Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan lingkungan (sanitarian) UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi saat melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel mikrobiologis pada lemari pengisian salah satu depot air minum isi ulang di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada September 2026. (Foto: Dok. Puskesmas Kranji/RakyatBekasi.Com)

Petugas kesehatan lingkungan (sanitarian) UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi saat melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel mikrobiologis pada lemari pengisian salah satu depot air minum isi ulang di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada September 2026. (Foto: Dok. Puskesmas Kranji/RakyatBekasi.Com)

  • ​Temuan Lapangan: UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi menemukan sejumlah depot air minum isi ulang di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, memiliki kandungan mikrobiologis di atas standar baku mutu kesehatan.
  • ​Cakupan Pemeriksaan: Sebanyak 19 dari total 28 depot terdata (70 persen sesuai target tahunan) telah menjalani uji kualitas mikrobiologis, kimia, dan fisika pada September 2026.
  • ​Tindak Lanjut: Depot yang melampaui ambang batas baku mutu akan menjalani pemeriksaan ulang dalam tiga bulan ke depan menggunakan sanitarian kit.
  • ​Frekuensi Pengawasan: Program pemantauan kualitas air minum isi ulang dilaksanakan secara berkala satu kali dalam setahun untuk menjamin keamanan konsumsi warga.

KUALITAS DEPOT AIR MINUM ISI ULANG KRANJI di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, menjadi sorotan tajam usai ditemukannya kandungan mikrobiologis yang melampaui standar baku mutu kesehatan.

Temuan krusial ini terungkap dari hasil inspeksi lapangan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Kranji Kota Bekasi terhadap belasan tempat pengisian air galon warga sepanjang September 2026.

Kondisi tersebut memaksa pihak puskesmas menyiapkan langkah pengawasan ketat serta uji ulang berkala guna menjamin keamanan air konsumsi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Hasil Pengawasan Kualitas Depot Air Minum Isi Ulang Kranji Kota Bekasi

​Mengapa Kualitas Air Isi Ulang di Kelurahan Kranji Menjadi Sorotan Petugas Kesehatan?

​Kualitas air isi ulang di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, menjadi sorotan karena hasil uji laboratorium menunjukkan adanya sejumlah depot yang memiliki tingkat cemaran mikrobiologis di atas ambang batas aman.

Inspeksi kesehatan lingkungan yang dilakukan oleh petugas sanitarian UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi ini mencakup tiga parameter utama kelayakan air minum, yakni aspek mikrobiologis, kimia, dan fisika.

​Kepala UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi, Maryanto, mengungkapkan bahwa langkah pengujian tersebut dilakukan secara menyeluruh demi memastikan kelayakan air yang setiap hari dikonsumsi oleh warga sekitar.

​”Dengan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pemantauan kualitas air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Kranji,” kata Kepala UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi, Maryanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (23/10/2026).

​”Sementara hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat sejumlah depot yang memiliki kandungan mikrobiologis di atas standar baku mutu,” jelasnya.

​Berdasarkan laporan lapangan petugas UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, rincian data pemeriksaan pada September 2026 meliputi:

  • ​Total Depot Terdata: 28 depot air minum isi ulang di wilayah Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.
  • ​Jumlah Depot Diperiksa: 19 depot air minum isi ulang.
  • ​Capaian Target Tahunan: 70 persen dari keseluruhan depot yang terdata.
  • ​Parameter Uji: Pemeriksaan kandungan mikrobiologis, kimia, dan fisika.
  • ​Status Temuan: Sejumlah depot terindikasi memiliki kandungan mikrobiologis melampaui standar baku mutu.

​Apa Dampak Kandungan Mikrobiologis di Atas Standar Baku Mutu bagi Konsumen?

​Dampak kandungan mikrobiologis yang melampaui standar baku mutu pada air minum isi ulang sangat berisiko memicu gangguan kesehatan pencernaan masyarakat, seperti diare maupun infeksi bakteri patogen.

Oleh sebab itu, temuan di lapangan ini langsung menjadi perhatian serius jajaran fasilitas kesehatan di lingkungan Pemkot Bekasi agar air galon yang beredar di tengah masyarakat tetap memenuhi syarat higienitas.

​Dalam pantauan pemeriksaan di lokasi, petugas sanitarian tampak mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan medis saat mengambil sampel usap (swab) maupun sampel air pada ruang pengisian galon dan instalasi pipa filter depot.

Kurangnya perawatan berkala pada tabung filtrasi, lampu ultraviolet (UV) sterilisasi yang lemah, hingga sanitasi ruang pengisian yang kurang higienis kerap menjadi pemicu munculnya kontaminasi mikrobiologis.

​Bagaimana Tindak Lanjut Puskesmas Kranji terhadap Depot yang Melampaui Baku Mutu?

​Tindak lanjut yang disiapkan oleh UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi terhadap pengelola depot yang belum memenuhi syarat adalah mewajibkan perbaikan sanitasi serta menjadwalkan pengujian ulang secara intensif.

Petugas memberikan pembinaan teknis secara langsung kepada pemilik maupun operator depot agar segera membenahi standar kebersihan alat pengolahan air mereka.

​”Yakni dengan melakukan pemeriksaan ulang direncanakan dilakukan tiga bulan kemudian dengan menggunakan sanitarian kit,” katanya.

​Evaluasi berkala pascatemuan awal ini dinilai krusial untuk memantau kepatuhan para pelaku usaha air minum isi ulang di kawasan Kecamatan Bekasi Barat.

Maryanto menegaskan bahwa agenda pengawasan tersebut merupakan instrumen rutin tahunan untuk melindungi konsumen.

​”Pemeriksaan kualitas air minum isi ulang di wilayah Kelurahan Kranji dilaksanakan satu kali dalam setahun sesuai program pemeriksaan tahunan yang dilaporkan Puskesmas Kranji,” tuturnya.

​Melalui pengawasan ketat dan rencana uji ulang menggunakan sanitarian kit ini, UPTD Puskesmas Kranji Kota Bekasi berharap seluruh pengelola depot air minum lebih disiplin menjaga sterilitas instalasi pengolahan air demi melindungi kesehatan masyarakat Kota Bekasi.

​Bagaimana kondisi kebersihan depot air minum isi ulang di lingkungan tempat tinggal Anda? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar, baca juga informasi layanan publik lainnya di RakyatBekasi.Com, dan jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi agar Anda selalu mendapatkan pembaruan berita terkini seputar Kota dan Kabupaten Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak
Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?
Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas
Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster
KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x