Bebas Razia! Atap Pasar Baru Bekasi Kini Ramai Pedagang

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana malam aktivitas ratusan pedagang sayur dan kebutuhan pokok yang kini nyaman serta tertib berjualan di area atap Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. (Istimewa)

Suasana malam aktivitas ratusan pedagang sayur dan kebutuhan pokok yang kini nyaman serta tertib berjualan di area atap Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. (Istimewa)

  • ​Ratusan pedagang kaki lima dari Jalan Ir. H. Juanda sukses direlokasi ke fasilitas atap Pasar Baru, Kota Bekasi.
  • ​Pemkot Bekasi menargetkan sterilisasi kawasan Jalan Ir. H. Juanda rampung sepenuhnya pada pertengahan September 2026.
  • ​Pedagang kini terbebas dari ancaman razia Satpol PP, menciptakan lingkungan jual-beli yang jauh lebih aman dan kondusif.
  • ​Disperindag Kota Bekasi terus mengimbau sisa pedagang pasar tumpah untuk segera pindah ke lokasi resmi.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sukses merelokasi ratusan pedagang kaki lima dari Jalan Ir. H. Juanda ke area atap Pasar Baru, Kecamatan Bekasi Timur.

Penertiban yang selaras dengan instruksi Wali Kota Bekasi ini awalnya sempat memicu penolakan, namun kini membuahkan hasil positif.

Langkah strategis ini dilakukan demi mensterilkan jalan utama tersebut sebelum target penyelesaian pada pertengahan September 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pedagang Jalan Ir. H. Juanda Dipindah ke Atap Pasar Baru?

​Pemindahan ini bertujuan utama untuk mengembalikan fungsi Jalan Ir. H. Juanda dari okupasi pasar tumpah yang kerap memicu kemacetan lalu lintas.

Pemkot Bekasi menargetkan kawasan tersebut harus bersih dan tertata rapi selambat-lambatnya pada bulan September 2026.

​Awalnya, kebijakan relokasi ini sempat mendapat penolakan keras dari sejumlah pedagang yang khawatir akan kehilangan pelanggan.

Namun, pantauan langsung di lokasi menunjukkan bahwa stigma sepi pembeli tersebut perlahan memudar.

​Saat ini, aktivitas transaksi jual beli di atap Pasar Baru justru terlihat sangat hidup. Lingkungan pasar yang jauh lebih tertata membuat pengunjung dan pedagang merasa lebih nyaman dalam berinteraksi.

​Apa Keuntungan Utama Relokasi bagi Para Pedagang Pasar Baru?

​Keuntungan paling nyata yang dirasakan para pedagang adalah ketenangan mental dan kebebasan dari ancaman penertiban paksa.

Di lokasi baru ini, mereka tidak perlu lagi merasa waswas atau bermain kucing-kucingan dengan petugas penegak Peraturan Daerah (Perda).

​Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Romy Payan, menjelaskan bahwa para pedagang menyambut antusias fasilitas ini.

Mereka kini memiliki kepastian lokasi untuk mencari nafkah secara aman tanpa dibayangi razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

​”Alhamdulillah, sekarang para pedagang sudah mulai tertib dan teratur. Sebanyak ratusan pedagang sudah memadati atap Pasar Baru dengan aman, tertib, dan nyaman,” kata Romy Payan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (14/06/2026).

​Bagaimana Nasib Pedagang yang Masih Bertahan di Lokasi Terlarang?

​Pihak Disperindag Kota Bekasi terus melakukan pendekatan persuasif kepada segelintir pedagang yang masih menjajakan dagangannya di area larangan.

Pemerintah menegaskan bahwa kapasitas dan fasilitas di atap Pasar Baru sangat memadai untuk menampung mereka.

​Romy kembali menyerukan imbauan agar seluruh pedagang yang masih membandel bersedia bergabung ke lokasi resmi.

Hal ini penting demi kenyamanan bersama dan menghindari tindakan tegas penertiban di kemudian hari.

​Berikut adalah beberapa keuntungan jika pedagang segera pindah:

  • ​Keamanan berdagang terjamin dan bebas dari penertiban Satpol PP.
  • ​Area berdagang yang jauh lebih tertata, bersih, dan terang.
  • ​Mendukung program tata ruang dan estetika Kota Bekasi tanpa mematikan roda ekonomi.

​Dengan proses relokasi yang perlahan berjalan mulus, estetika tata ruang Kota Bekasi di sekitar Jalan Ir. H. Juanda diharapkan segera terwujud.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa penataan ruang publik dapat berjalan beriringan dengan pergerakan ekonomi masyarakat kecil.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai fasilitas baru di atap Pasar Baru ini? Jangan lupa bagikan artikel ini ke media sosial Anda dan temukan berita terkini lainnya seputar kebijakan Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
Warga Bekasi Sukses Jadi Pembeli Pertama iPhone 18 Pro Max Burgundy di Indonesia dan Boyong MacBook Neo
Diduga Melanggar Izin, Publik Desak Wali Kota Bekasi Segel Tiga Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x