Dua Lubang Utilitas di Jalan Hasibuan Terbengkalai Ancam Keselamatan Pengendara

- Jurnalis

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilangnya penutup besi pada lubang jaringan utilitas fiber optik di Jalan M Hasibuan membahayakan pengendara yang melintas.

Hilangnya penutup besi pada lubang jaringan utilitas fiber optik di Jalan M Hasibuan membahayakan pengendara yang melintas.

KOTA BEKASI – Lubang penutup besi jalan pada kabel utilitas fiber optik di Jalan M Hasibuan membahayakan pengendara yang melintas, dikarenakan penutup besi dari lubang tersebut dicuri oleh oknum tak bertanggungjawab.

Lubang tersebut semakin berbahaya bagi pengendara yang melintas dengan bertambahnya kepadatan arus lalulintas imbas diberlakukannya Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Penutupan Jalan Chairil Anwar di Komplek Pengairan yang terhitung mulai hari ini Sabtu 10 Agustus 2024 pada pukul 10.00 WIB hingga 10 November 2024 mendatang.

Seorang warga setempat, Robby (43) warga Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur mengatakan bahwa hilangnya penutup lubang yang terbuat dari besi tersebut karena dicuri oleh anak muda tanggung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehilangan penutup jalan itu digotong sama anak-anak pemuda tanggung, manual bawanya, naik motor kok. Penutup jalan saluran utilitas fiber optik itu sudah tiga kali hilang,” ucap Robby saat ditemui RakyatBekasi.com di lokasi, Sabtu (10/08/2024).

Robby menyatakan bahwa hilangnya penutup jalan itu sendiri diketahui sudah berlangsung selama satu bulan lamanya.

Namun, hingga kini belum ada tindakan apapun yang dilakukan oleh pihak terkait, walaupun sempat mendatangi lokasi untuk melakukan peninjauan.

“Sebulan lebih sudah (penutup jalan hilang), seminggu hilang. Ada orang dari PU datang, sudah lihat cuman ukur ukur doang. Saya bilang mendingan di cor bikin kerangka tanam, kalo besi tetep dimaling, pakai Hermes aja,” beber Robby.

“Disitu ada tiga lubang, dua nya dari penutup besinya udah pada hilang dicuri orang. Kalau masih pakai besi, hilang lagi pasti, untung saja itu satu penutup besinya belum dicuri. Kalau, kecurian lagi gimana? Lokasi ini untuk kabel utilitas, kenyataan tapi ini kabel mereka tetep aja ngorek kesitu, sebelahnya baru lubang drainase,” sambungnya.

Sebelumnya, kata dia, keadaan di sekitar lokasi juga kerap rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Terutama, pada waktu lubang kabel utilitas tersebut tengah dikerjakan oleh pihak terkait.

“Mobil Avanza aja masuk itu ban ke lubang bisa, waktu dibikin lubang saya lihat benar, mobil masuk, Ini biasanya engga ada air, itu di atas seharusnya kabel utilitas, ini udah setengah airnya,” keluhnya.

Di sisi lain, kata Robby, arus kendaraan yang melintasi lubang tersebut juga semakin padat dengan diberlakukannya rekayasa lalulintas penutupan Jalan Chairil Anwar dan mengalihkan ke Jalan M Hasibuan.

Lebih lanjut Robby meminta kepada pihak terkait untuk bisa segera menindaklanjuti dan melakukan penanganan terhadap hal tersebut yang sangat membahayakan pengguna jalan.

“Ini kan lagi ada rekayasa lalin, dialihkan kesini bahaya, pas lagi nikung. Engga ada progress, udah masuk tiktok ini, kalau jatuh ke lubang orangnya langsung mati, kalau kepalanya kena motornya masuk ke lubang. Apalagi kalau cuman dipasang barrier doang juga engga ngefek. Ini orang ngebut dari SMP 2 ke lokasi jalan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Aceng Solahudin mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hal tersebut dengan menerjunkan bidang terkait di DBMSDA.

“Oke makasih infonya, sudah saya teruskan ke pejabat struktural (semoga segera ditindaklanjuti, dan dilaksanakan penanganan),” ucapnya singkat saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com secara terpisah.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
Siap Beroperasi, JPO Stasiun Bekasi Tinggal Tunggu Mesin Lift dan Bongkar Kaca Akses Stasiun
Dari Bekasi Tembus Inggris! Ikuti Pelatihan Digital Printing Bareng CALMA Indonesia, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
​Waspada Jebakan Mafia Lowongan Kerja Bodong Berbayar Berkedok Biaya Seragam dan Diklat!
Disnaker Kota Bekasi Tepis Isu Oknum “A” Jadi Beking Loker Bodong Berbayar di Jalan Cut Meutia
Babak Akhir Perebutan Kursi Sekda: Tiga Pejabat Internal Dikepung Birokrat Banjar, Siapa Pilihan Wali Kota Bekasi?
Pemeriksaan Maraton Korupsi PT Migas Kota Bekasi, Kejagung Kembali Cecar Dua Petinggi Foster Oil
ASN Pemkot Bekasi Mangkir Mediasi, Proyek Sodetan Jalan Joyo Martono Rp2,2 Miliar Batal Dibuang ke Kali Sasak Jarang!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Siap Beroperasi, JPO Stasiun Bekasi Tinggal Tunggu Mesin Lift dan Bongkar Kaca Akses Stasiun

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dari Bekasi Tembus Inggris! Ikuti Pelatihan Digital Printing Bareng CALMA Indonesia, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:52 WIB

​Waspada Jebakan Mafia Lowongan Kerja Bodong Berbayar Berkedok Biaya Seragam dan Diklat!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Disnaker Kota Bekasi Tepis Isu Oknum “A” Jadi Beking Loker Bodong Berbayar di Jalan Cut Meutia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x