Gedung Sekolah Tua Masih Jadi PR, Pemkot Bekasi Masukkan Rencana Renovasi Prioritas di 2027

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi bersama perwakilan instansi terkait saat meninjau langsung kondisi atap dan plafon ruang kelas SD Negeri 03 Bekasi Timur yang rusak parah dimakan usia. Tinjauan ini guna memastikan kelayakan bangunan agar segera masuk ke dalam daftar prioritas perbaikan infrastruktur pendidikan tahun 2027. (Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Anggota DPRD Kota Bekasi bersama perwakilan instansi terkait saat meninjau langsung kondisi atap dan plafon ruang kelas SD Negeri 03 Bekasi Timur yang rusak parah dimakan usia. Tinjauan ini guna memastikan kelayakan bangunan agar segera masuk ke dalam daftar prioritas perbaikan infrastruktur pendidikan tahun 2027. (Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

  • ​Pemkot Bekasi menjadikan peremajaan infrastruktur sekolah tua sebagai prioritas utama dalam Rencana Kerja (Renja) tahun 2027.
  • ​Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan penambahan ruang kelas akan difokuskan di SMP Negeri 61 dan SMP Negeri 62 Kota Bekasi.
  • ​Komisi II DPRD Kota Bekasi mendesak sinkronisasi data kerusakan fisik antara Disperkimtan dan Dinas Pendidikan agar renovasi tepat sasaran.
  • ​Kawasan rawan banjir seperti Bekasi Timur menjadi salah satu fokus tinjauan akibat tingginya tingkat kerusakan meubeler dan fasilitas belajar mengajar.

​PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI menempatkan perbaikan dan peremajaan gedung sekolah tua sebagai agenda prioritas dalam Rencana Kerja (Renja) tahun 2027.

Langkah krusial ini diambil guna menjawab keresahan masyarakat terkait minimnya kelayakan fasilitas pendidikan dasar, sekaligus mempercepat penambahan ruang kelas baru untuk mengakomodasi lonjakan jumlah peserta didik di Kota Bekasi.

​Target Renovasi Sekolah Pemkot Bekasi Tahun 2027

​Apa Fokus Utama Pembangunan Pendidikan Kota Bekasi di 2027?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama pembangunan pendidikan secara langsung mengarah pada perbaikan sarana prasarana tingkat SD dan SMP yang telah mengalami penyusutan fisik akibat termakan usia.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap agenda tersebut.

​“Tahun 2027 itu kita masih di posisi pendidikan yang utama, sekolah-sekolah SMP sama beberapa SD, termasuk penyediaan lahan,” kata Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (20/09/2026).

​Selain merestorasi bangunan lapuk, Pemkot Bekasi memproyeksikan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB).

Pembangunan fisik ini menyasar penambahan ruang belajar spesifik di SMP Negeri 61 dan SMP Negeri 62 Kota Bekasi demi memenuhi hak atas fasilitas kelayakan belajar mengajar.

​Mengapa DPRD Desak Evaluasi Faktual Kondisi Sekolah di Bekasi Timur?

Evaluasi faktual sangat mendesak dilakukan agar kucuran anggaran perbaikan tepat sasaran, terutama memprioritaskan gedung yang nyaris rubuh.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, mewanti-wanti Disperkimtan agar berkoordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan (Disdik) terkait pemetaan riil kerusakan infrastruktur di lapangan.

​“Ini yang Pak Wali minta bahwa masih banyak PR terkait dengan infrastruktur sekolah yang harus direnovasi. Sudah ada gambaran di Renja prioritas 2027 sekolah mana saja yang memang menjadi prioritas,” kata Evi Mafriningsianti kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai tinjauan lapangan di kawasan Bekasi Timur, Minggu (20/09/2026).

​Lebih lanjut, politisi tersebut mengaku telah turun langsung menginspeksi sejumlah fasilitas SD dan SMP di wilayah Bekasi Timur.

Hal ini dilakukan demi mencocokkan data pengajuan perbaikan dengan kondisi faktual di lapangan.

​“Memastikan ini benar atau tidak gedung ini menjadi prioritas dan layak harus disegerakan untuk direnovasi,” tegas Evi.

​Dampak Buruk Apa yang Mengancam Fasilitas Belajar Tanpa Peremajaan?

Tanpa adanya peremajaan segera, keselamatan siswa serta kualitas kegiatan belajar mengajar akan terancam, terlebih infrastruktur kerap luluh lantak akibat genangan banjir tahunan.

Tidak hanya struktur beton, kerusakan masif juga sering menimpa meubeler seperti meja dan kursi siswa pasca banjir melanda.

​”Karena itu, kondisi bangunan beserta fasilitas pendukung sekolah dinilai perlu menjadi perhatian dalam penyusunan prioritas pembangunan sektor pendidikan Kota Bekasi pada 2027,” pungkasnya.

​Optimalisasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur pendidikan tentu menjadi ujian nyata bagi komitmen Pemkot Bekasi ke depan.

Warga masyarakat kini menanti eksekusi nyata dari Rencana Kerja 2027 agar anak-anak dapat belajar di ruang kelas yang aman tanpa dihantui atap bocor atau ancaman ambruk.

​Baca terus perkembangan kebijakan pendidikan, transparansi anggaran, dan perbaikan layanan publik di Kota Patriot. Jangan sampai ketinggalan informasi paling aktual, mari berdiskusi dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x