Hadapi Risiko Kebakaran saat Kemarau, Disdamkarmat Bekasi Perkuat Cadangan Air

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdamkarmat Kota Bekasi Amankan Cadangan Air. (Ilustrasi)

Disdamkarmat Kota Bekasi Amankan Cadangan Air. (Ilustrasi)

  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menyiagakan cadangan air untuk mengantisipasi tingginya risiko kebakaran selama musim kemarau.
  • Terdapat kurang lebih 200 titik hydrant tanam di wilayah Kota Bekasi, namun operasionalnya rawan terkendala masalah pemeliharaan kawasan.
  • Petugas menyiapkan alternatif pasokan air darurat bersumber dari toren sektor, air tanah, hingga sumber alam terdekat seperti kali dan danau.
  • Skema pengerahan armada lintas sektor diterapkan untuk menjamin kontinuitas suplai air di lokasi kejadian.

Menghadapi tingginya ancaman bencana kebakaran di puncak musim kemarau, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengambil langkah mitigasi cepat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi memastikan seluruh pasokan air cadangan di setiap pos pelayanan sektor dalam kondisi aman dan siap pakai.

Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi potensi gagalnya fungsi ratusan hydrant tanam yang tersebar di wilayah Kota Bekasi saat kondisi darurat terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesiapsiagaan Disdamkarmat Kota Bekasi Hadapi Musim Kemarau

Pemetaan pasokan air menjadi fokus utama agar proses penanggulangan api di lapangan tidak mengalami hambatan teknis. Namun, tantangan utama justru terletak pada keandalan infrastruktur air di lingkungan masyarakat.

“Dari data yang diberikan oleh Perumda Tirta Patriot, ketersediaan hydrant tanam di Kota Bekasi saat ini berjumlah kurang lebih 200 titik yang tersebar di berbagai wilayah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kota Bekasi, Muhammad Reward Aprial kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (09/08/2026).

Mengapa Ratusan Hydrant di Kota Bekasi Belum Tentu Berfungsi Optimal?

Meski jumlahnya diklaim mencapai ratusan, operasional seluruh hydrant tanam tersebut sangat bergantung pada kepedulian dan perawatan berkala oleh pengelola kawasan masing-masing.

“Kendalanya adalah apakah seluruh hydrant tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. Karena hydrant juga membutuhkan pemeliharaan secara berkala. Misalnya hydrant yang berada di kawasan perumahan, terkadang kami tidak mengetahui secara detail bagaimana kondisi pemeliharaannya,” jelasnya.

Apa Solusi Pasokan Air Saat Infrastruktur Utama Macet?

Sebagai antisipasi atas potensi gagal fungsi hydrant, setiap sektor pemadam kebakaran telah dibekali infrastruktur mandiri untuk menunjang manuver petugas.

“Di setiap sektor kami memiliki toren air maupun sumber air tanah sendiri sebagai langkah antisipasi. Namun ketika terjadi kebakaran, langkah pertama yang dilakukan petugas adalah mencari hydrant terdekat untuk mempercepat proses pengisian armada,” katanya.

Ketika kondisi di lapangan mendesak, petugas dituntut untuk mencari sumber air alternatif secara cepat di sekitar area kejadian.

“Ketika terjadi kebakaran dan hydrant tidak memungkinkan digunakan, petugas biasanya langsung mencari sumber air terdekat seperti kali, danau, embung, atau sumber air lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pemadaman,” ungkap Reward.

Bagaimana Skema Distribusi Air Bekerja di Lokasi Kebakaran?

Skema dukungan lintas sektor (back-up) menjadi kunci agar ritme penyemprotan air tidak terputus. Armada tambahan dari wilayah terdekat akan langsung dikerahkan untuk menjaga kontinuitas suplai.

“Antisipasi lainnya adalah mengerahkan unit tambahan untuk mendorong suplai air. Jadi ketika armada yang berada di lokasi membutuhkan pasokan tambahan, unit lain bisa membantu mendistribusikan air agar proses pemadaman tidak terhambat,” ujarnya.

Pemahaman medan oleh personel di lapangan juga menjadi penentu kecepatan respons, di mana titik-titik ketersediaan air sudah harus dipetakan sebelum sirine berbunyi.

“Pasukan di lapangan biasanya sudah mengetahui titik-titik hydrant yang lancar maupun yang debit airnya terbatas. Komandan kompi juga telah memberikan arahan terkait titik-titik pengambilan air yang dapat digunakan saat terjadi kebakaran,” tuturnya.

“Kami terus melakukan pemetaan sumber-sumber air yang tersedia dan memastikan kesiapsiagaan personel maupun armada tetap terjaga. Harapannya, proses pemadaman dapat berjalan cepat dan efektif meskipun di tengah kondisi musim kemarau,” pungkasnya.

Kesiapsiagaan berlapis ini diharapkan mampu menekan potensi kerugian materi dan mencegah jatuhnya korban jiwa akibat amukan si jago merah. Mari tingkatkan kewaspadaan di lingkungan Anda dan pastikan instalasi listrik serta sumber api terpantau dengan aman. Jangan lupa ikuti terus perkembangan informasi terbaru seputar layanan publik Pemkot Bekasi hanya di Saluran WhatsApp RakyatBekasi agar Anda selalu ter- update dengan berita terkini!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
Solusi Relokasi PKL Jalan M Yamin: PTMP Siapkan Awning Rooftop, Exhaust Fan hingga Sewa Gratis di Pasar Baru
Dishub Usulkan Rute Baru TransBeken, DPRD Ingatkan Potensi Gesekan dengan Organda
KAWALI Desak KLH Telusuri Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Terkendala Kewenangan Penindakan
Darurat Ekologi! KAWALI Bongkar Fakta Mengerikan Pencemaran Kali Bekasi, Air Hitam Berbusa Ancaman Serius
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:46 WIB

KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027

Jumat, 4 September 2026 - 14:28 WIB

Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!

Jumat, 4 September 2026 - 12:55 WIB

TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades

Jumat, 4 September 2026 - 10:20 WIB

Solusi Relokasi PKL Jalan M Yamin: PTMP Siapkan Awning Rooftop, Exhaust Fan hingga Sewa Gratis di Pasar Baru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x