Hari Kontrasepsi Sedunia 2025: Pemkot Bekasi Genjot Program KB untuk Generasi Emas Bebas Stunting

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi lintas sektor digalakkan melalui DPPKB untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keluarga berencana sebagai langkah awal pencegahan stunting dan mewujudkan keluarga berkualitas.

​BEKASI – Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ke-18 di Kota Bekasi menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen dalam menekan angka stunting. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar serangkaian kegiatan yang berpusat di Puskesmas Sepanjang Jaya, Rawalumbu, pada Kamis (11/09/25).

​Acara ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi menjadi aksi nyata yang menekankan hubungan krusial antara perencanaan keluarga yang matang dan upaya pencegahan stunting sejak dini.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Keluarga Berkualitas

​Untuk menjangkau masyarakat secara luas, DPPKB Kota Bekasi menggandeng berbagai elemen strategis di tingkat akar rumput. Kolaborasi ini melibatkan kelurahan, puskesmas, kader posyandu, hingga Tim Penggerak PKK (TP PKK) di seluruh wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi ini bertujuan untuk memastikan pesan mengenai pentingnya program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan ibu-anak sampai ke setiap keluarga.

Keterlibatan aktif para kader di lapangan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi dan layanan langsung kepada warga.

Hubungan Erat KB dan Pencegahan Stunting

​Kepala DPPKB Kota Bekasi, Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS, dalam sambutannya menegaskan bahwa program KB adalah fondasi untuk membangun keluarga yang sejahtera dan berkualitas. Menurutnya, pemahaman ini harus terus disosialisasikan secara masif.

​“Pentingnya sosialisasi program KB yang kita laksanakan pada hari ini diharapkan bisa membangun kesadaran warga masyarakat dalam menerapkan program keluarga berencana secara berkelanjutan,” ujar Dr. Kusnanto di hadapan para peserta.

​Ia menjelaskan lebih dalam bahwa manfaat KB jauh melampaui sekadar pengendalian kelahiran. Dengan mengatur jarak kehamilan yang ideal, seorang ibu memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya.

​“Perencanaan keluarga yang baik secara langsung berdampak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) seorang anak. Ketika orang tua siap, maka pemenuhan gizi, pola asuh, dan pemantauan tumbuh kembang anak akan jauh lebih optimal. Inilah kunci utama untuk mencegah stunting,” tambahnya.

Layanan Terpadu dan Komitmen Bersama

​Acara di Puskesmas Sepanjang Jaya juga diisi dengan berbagai kegiatan konkret, seperti layanan konseling KB gratis, pemasangan alat kontrasepsi, serta edukasi gizi seimbang bagi ibu hamil dan calon orang tua.

​Lurah Sepanjang Jaya, yang turut hadir bersama jajaran UPTD PP dan PKB se-Kota Bekasi serta Ketua PKK Kecamatan Rawalumbu, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan terpadu seperti ini sangat efektif untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat.

​”Komitmen multi-sektor ini adalah bukti keseriusan kita bersama. Visinya jelas: menciptakan generasi penerus Kota Bekasi yang sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting melalui perencanaan keluarga yang matang,” ungkap Lurah Sepanjang Jaya.

​Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB, yang pada akhirnya akan mendukung target nasional dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.

Masyarakat Kota Bekasi diimbau untuk tidak ragu mengunjungi puskesmas atau posyandu terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program Keluarga Berencana dan layanan kesehatan ibu dan anak.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Potong Uang Remunerasi Pegawai, Fopera Desak Wali Kota Copot Dirut RSUD CAM Bekasi
Sindir Nihilitas Disparbud dan Satpol PP, KOAR Bekasi: Ayo Tidur, Jangan Kerja!
Soroti Miskomunikasi Layanan Digital: Sudah Elektronik, Mengapa Warga Masih Antre Dokumen Fisik di Disdukcapil Kota Bekasi?
Meroket 100 Persen, Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Tembus 9.000 Orang Demi Kebut Pendataan 833 Ribu KK
Disperkimtan Kebut Proyek Gapura Pecinan Mayor Oking, Target Rampung Jelang Porprov Jabar 2026
DBMSDA Kota Bekasi Optimistis Serapan Anggaran Tembus 90 Persen di Akhir 2026
Puncaki 3 Besar Calon Sekda Kota Bekasi, Muhammad Solikhin Suksesor Junaedi!
Pemkot Bekasi Perpanjang Kontrak 3.100 PPPK Paruh Waktu, Ratusan Pegawai Indisipliner Dicoret
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Diduga Potong Uang Remunerasi Pegawai, Fopera Desak Wali Kota Copot Dirut RSUD CAM Bekasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Sindir Nihilitas Disparbud dan Satpol PP, KOAR Bekasi: Ayo Tidur, Jangan Kerja!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Soroti Miskomunikasi Layanan Digital: Sudah Elektronik, Mengapa Warga Masih Antre Dokumen Fisik di Disdukcapil Kota Bekasi?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Meroket 100 Persen, Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Tembus 9.000 Orang Demi Kebut Pendataan 833 Ribu KK

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:16 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Optimistis Serapan Anggaran Tembus 90 Persen di Akhir 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x