- Progres fisik pembangunan infrastruktur oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi telah menembus angka 83 persen pada Triwulan IV 2026.
- Capaian realisasi keuangan saat ini berada di kisaran 64 persen, melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 28 persen.
- DBMSDA Kota Bekasi menargetkan serapan keuangan dapat melampaui 90 persen pada akhir Desember 2026.
- Fokus pengerjaan infrastruktur meliputi peningkatan konektivitas wilayah, pengendalian banjir, pembangunan flyover, hingga kawasan berorientasi transit (TOD).
PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi terus mengebut penyelesaian proyek infrastruktur menjelang penghujung Tahun Anggaran 2026.
Memasuki Triwulan Keempat, progres fisik pembangunan telah menembus angka 83 persen, sementara realisasi keuangan tercatat di level 64 persen. Capaian positif ini menjadi sinyal kuat bahwa seluruh pengerjaan fisik dapat rampung tepat waktu.
Capaian Signifikan DBMSDA Kota Bekasi di Penghujung 2026
Penyelesaian proyek fisik menjadi fokus utama agar serapan anggaran berjalan optimal dan fasilitas publik dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Triwulan Kedua 2026 lalu, progres fisik diketahui masih berkutat di angka 40 persen, dengan penyerapan anggaran sekitar 30 persen akibat adanya tahapan pengadaan dan proses lelang ulang.
Mengapa Realisasi Keuangan Infrastruktur Kota Bekasi Melonjak Tajam Tahun Ini?
Lonjakan realisasi dipicu oleh percepatan eksekusi paket pekerjaan di lapangan setelah seluruh tahapan administratif dan lelang rampung.
”Saat ini progres fisik kita sudah 83 persen, keuangan sudah 64 persen. Jadi sudah yakin lah kita bisa selesai tepat waktu,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (29/10/2026).
Akselerasi kinerja ini terlihat jelas jika dikomparasi secara tahunan (year-on-year). Performa serapan anggaran Pemkot Bekasi pada sektor infrastruktur tahun ini jauh lebih agresif.
”Karena kalau dibandingkan head to head tahun lalu, kita cek di bulan sekarang realisasi baru 28-an persen, sekarang kita sudah 64 persen,” jelasnya.
Apa Saja Target dan Fokus Pembangunan DBMSDA Kota Bekasi Menjelang Tutup Buku?
Menuju Desember 2026, tren positif ini diyakini akan terus berlanjut. Idi memproyeksikan target maksimal pada tutup buku tahun anggaran berjalan.
”Optimis kita di Desember bisa realisasi mungkin di atas 90 persen,” katanya.
Selain mengejar angka realisasi, arah pembangunan infrastruktur Kota Bekasi juga dititikberatkan pada program-program krusial strategis.
Beberapa fokus pengerjaan yang tengah dikebut antara lain:
- Penguatan infrastruktur pengendali banjir secara masif.
- Pembangunan dan pemeliharaan flyover serta underpass.
- Peningkatan konektivitas Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD).
- Optimalisasi fungsi polder air di berbagai titik rawan genangan.
Meski progres fisik telah menyentuh 83 persen, kualitas konstruksi tetap menjadi parameter utama. Percepatan pembangunan wajib memenuhi spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak, sehingga masyarakat Kota Bekasi tidak hanya melihat angka realisasi yang tinggi, tetapi juga merasakan kualitas infrastruktur yang tangguh dan tahan lama.
Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru mengenai kebijakan publik dan pembangunan di wilayah Anda. Bagikan artikel ini dan pastikan Anda bergabung mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi agar selalu update dengan berita terpercaya.
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















