Komisi III Gelar Rapat Evaluasi PAD, Setoran PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi Naik 300 Persen

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (PJ) Wali Kota Bekasi Raden Muhamad Gani (tengah) didampingi Direktur Utama PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi Apung Widadi (kanan) meninjau langsung sumur Jatinegara milik PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi di Jatisampurna.

Penjabat (PJ) Wali Kota Bekasi Raden Muhamad Gani (tengah) didampingi Direktur Utama PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi Apung Widadi (kanan) meninjau langsung sumur Jatinegara milik PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi di Jatisampurna.

PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi kembali memberikan dividen untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024 sebesar Rp 1.177.059.837.

Angka tersebut naik 300 persen dibandingkan dividen pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 300.000.000.

Direktur Utama PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi, Apung Widadi, mengatakan bahwa kenaikan dividen tersebut terjadi setelah dilakukan efisiensi dan optimalisasi, pasca ia ditunjuk menjadi pemimpin perusahaan minyak dan gas bumi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahkan kontribusi PT Migas ke APBD Kota Bekasi bukan hanya dari dividen, tapi juga dari kontribusi Daerah Penghasil Migas dalam bentuk Dana Bagi Hasil Migas dari Pusat. Hingga tahun 2024 ini, DBH Migas yang telah diterima Kota Bekasi ditransfer langsung ke APBD dari Kemenkeu sebesar Rp 45.206.302.799,” ucap Apung usai rapat evaluasi PAD triwulan ke IV bersama Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Senin (18/11/2024).

Menurut Apung, PT Migas sejak tahun 2009 tidak pernah mengajukan kembali penyertaan modal hingga saat ini.

Dari Rp 12.000.000.000 yang dianggarkan, Pemerintah Kota Bekasi baru mengucurkan Rp 3.150.000.000 sebagai dana awal pendirian.

“Dengan modal nol rupiah saat saya diberikan amanah memimpin, kita telah berkontribusi luar biasa. Perlu diketahui, PT Migas hanya mendapat penyertaan modal Rp 3.150.000 pada tahun 2009,” tutup Apung.

Sementara itu, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, mengakui bahwa PT Migas Kota Bekasi tidak mengajukan penyertaan modal saat ini.

Hal tersebut dikarenakan kerjasama yang dibangun PT Migas dengan PT Pertamina dapat memberikan dana bagi hasil yang cukup signifikan ke PAD Kota Bekasi.

“Tadi mereka sampaikan kepada kami bahwa sampai saat ini mereka belum melakukan pengajuan penyertaan modal karena masih didukung oleh mitra kerja mereka. Namun demikian, kami akan tetap melakukan uji petik langsung, bagaimana proses kerjasama mereka, jangan sampai nanti di kemudian hari menjadi beban pemerintah,” papar Arif.

Mantan Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi ini juga mengaminkan adanya kenaikan dividen yang dilakukan oleh PT Migas Kota Bekasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut harus ada target jumlah maksimal untuk PAD Kota Bekasi ke depannya.

“Sejauh ini, kata mereka, mereka masih untung. Kita akan mendukung dan mendorong untuk kenaikan PAD tersebut. Untuk tahun 2024 ini, hasil laporan mereka sudah mendukung Pemerintah Kota Bekasi sebanyak Rp 40 miliar lebih. Intinya kita akan lihat hasil keseluruhannya setelah nanti kita lakukan uji petik,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reses III Dewan Rudy Heryansah di Medansatria: Komitmen Kawal Ketat Aspirasi Infrastruktur Warga
Kucurkan Rp 1 Miliar untuk Infrastruktur Jatimekar, Dewan Madong Buktikan Komitmen Aspirasi Warga
Gelar Reses III di Bantargebang, Dewan Anton Desak Kepastian Hak Kompensasi TPST Warga
Warga Menjerit! Empat Bulan Dana Kompensasi TPST Bantargebang Belum Cair
20 Tahun Kali Tak Dikeruk, Warga Pengasinan Keluhkan ‘Banjir Bebas’ saat Reses III Dewan Mubakhi
Gelar Reses III di Kayuringin, A. Syafei Pastikan Warga Dapat Hak Pembangunan Tanpa Pandang Bulu
Kontrak TPST Bantargebang Alot, DPRD Ancam Tutup Akses Truk Sampah DKI Jakarta ke Bekasi!
Negosiasi TPST Bantargebang Buntu! DPRD Desak Wali Kota Bekasi Segera Temui Gubernur DKI
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Reses III Dewan Rudy Heryansah di Medansatria: Komitmen Kawal Ketat Aspirasi Infrastruktur Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kucurkan Rp 1 Miliar untuk Infrastruktur Jatimekar, Dewan Madong Buktikan Komitmen Aspirasi Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Gelar Reses III di Bantargebang, Dewan Anton Desak Kepastian Hak Kompensasi TPST Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Warga Menjerit! Empat Bulan Dana Kompensasi TPST Bantargebang Belum Cair

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:12 WIB

20 Tahun Kali Tak Dikeruk, Warga Pengasinan Keluhkan ‘Banjir Bebas’ saat Reses III Dewan Mubakhi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x