- Festival KULTÜR 2026 akan berlangsung pada 11 Oktober 2026 di Internationales Theater Frankfurt, Jerman.
- Acara ini menandai peringatan 65 tahun migrasi tenaga kerja Turki ke Jerman dengan menggabungkan panggung seni, musik, sastra, dan dialog antarbudaya.
- Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Ferry Akbar Pasaribu, dipastikan hadir bersama sejumlah delegasi diplomatik dari puluhan negara lainnya.
- Penghargaan prestisius KULTÜR Awards – Altın Ü akan dianugerahkan kepada 31 nomine yang dinilai oleh 21 juri independen.
PANGGUNG DIALOG ANTARBUDAYA BERSKALA INTERNASIONAL segera tersaji melalui Festival KULTÜR 2026 yang bakal dihelat di Internationales Theater Frankfurt, Hanauer Landstraße 5-7, Frankfurt am Main, pada 11 Oktober mendatang.
Perhelatan seni dan budaya yang diinisiasi oleh kelompok Almanya Türk Expatlar e. V. ini menjadi wadah strategis bagi seniman serta diplomat dari berbagai belahan dunia.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Ferry Akbar Pasaribu, dipastikan turut ambil bagian guna memperkuat jejaring diplomasi budaya Indonesia di kancah Eropa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran Strategis Diplomasi dan Festival KULTÜR 2026 di Jerman
Mengapa Festival KULTÜR 2026 Membawa Makna Sejarah yang Penting?
Festival KULTÜR 2026 membawa makna sejarah mendalam karena bertepatan dengan momentum peringatan 65 tahun dimulainya migrasi tenaga kerja dari Turki ke Jerman.
Penyelenggara melihat tonggak sejarah ini bukan sekadar nostalgia masa lalu, melainkan medium kuat untuk merayakan produksi budaya dan suara generasi baru melalui karya seni.
Festival berskala internasional ini menghadirkan beragam disiplin seni, mulai dari pameran seni visual, bedah sastra, hingga pentas musik dari bermacam-macam kebudayaan.
”Kami menghadirkan KULTÜR untuk memberi lebih banyak ruang kepada nama-nama baru dan berbakat, serta membuat orang-orang yang membangun jembatan antarbudaya dari berbagai negara menjadi lebih terlihat. Terutama bagi para ekspatriat, membangun kehidupan di negara baru bukan hanya soal memulai kembali, tetapi juga perjuangan untuk terus berkarya dan menemukan ruang bagi diri sendiri. Kami ingin memberi tempat bagi upaya tersebut. Pelaksanaan festival pada tahun ke-65 migrasi tenaga kerja dari Turki ke Jerman juga sangat berarti bagi kami. Kini yang kita bicarakan bukan lagi hanya kisah migrasi, tetapi juga seni, produksi budaya, kehidupan bersama, dan suara generasi baru yang lahir dalam 65 tahun itu. Melalui KÜLTÜR dan Altın Ü, tujuan kami adalah menciptakan sebuah platform di mana siapa pun, tanpa memandang tempat kelahirannya, dapat menonjol melalui karya yang membangun hubungan antarmanusia dan antarbudaya,” kata Direktur Festival KÜLTÜR, Fırat Cem Tuncel kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui rilis resmi di Frankfurt, dikutip Sabtu (03/10/2026).
Siapa Saja Tokoh dan Perwakilan Diplomat yang Terlibat Aktif?
Sejumlah perwakilan diplomatik dan birokrat dari berbagai belahan dunia memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran pelaksanaan festival ini.
Kehadiran para delegasi internasional menjadi sorotan utama dalam ikhtiar memperluas jejaring persahabatan serta kerja sama antarnegara.
Berikut adalah tokoh penting dan perwakilan institusi yang dijadwalkan hadir mendukung acara:
- Konsul Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt, Ferry Akbar Pasaribu, yang akan didampingi oleh Konsul Karina Adisty Iqwan dan Konsul Fitria Ramadhani.
- Perwakilan kantor Wali Kota Frankfurt, Mike Josef, yang telah merespons dan menyambut positif struktur budaya maupun nilai sosial dari festival ini.
- Konsul Jenderal dari sejumlah negara sahabat, termasuk Turki, Georgia, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Thailand, hingga Kolombia.
- Hilime Arslaner selaku Wakil Ketua Frankfurt Stadtverordnetenversammlung beserta jajaran dewan daerah setempat.
Apa Dampak KULTÜR Awards (Altın Ü) bagi Ekosistem Seni Global?
Ajang penganugerahan KULTÜR Awards atau Altın Ü memberikan dampak signifikan dengan cara menyoroti para tokoh yang konsisten membangun hubungan berkelanjutan antarbangsa.
Penghargaan budaya ini mencakup karya di bidang musik, sastra, media, dan inisiatif sosial yang berhasil menghubungkan berbagai wilayah lintas benua, mulai dari Jerman, Turki, hingga kawasan Asia Tenggara.
Tercatat sebanyak 31 nominasi dari berbagai negara akan dinilai secara ketat oleh 21 anggota juri independen lintas profesi, dan didukung pula oleh 40 persen suara publik umum.
Panel juri tersebut memadukan figur penting seperti tokoh media Hürriyet, akademisi, hingga musisi ternama asal Jerman, Max Mutzke.
Penyelenggaraan Festival KULTÜR 2026 diharap tak sebatas menjadi panggung hiburan semata, namun mampu menjadi fondasi kokoh bagi kerja sama diplomasi budaya jangka panjang antarbangsa.
Kehadiran delegasi tanah air pada ajang ini kembali membuktikan kuatnya nilai persahabatan dan keluwesan diplomasi budaya Indonesia di kancah pergaulan global.
Dapatkan ragam informasi terkini dan berita mendalam seputar kebijakan publik serta peristiwa penting lainnya dari redaksi kami. Mari bergabung dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update.
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















