Pasca Kericuhan di Laga Persija vs Persib, Pemkot Bekasi Bakal Evaluasi Izin Pertandingan

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stadion Patriot Candrabhaga.

Stadion Patriot Candrabhaga.

Pemerintah Kota Bekasi bergegas melakukan evaluasi menyeluruh pasca insiden kericuhan yang terjadi pada pertandingan Liga 1 antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga pada Minggu (16/02/2025) sore.

Pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2, namun setelah pertandingan selesai, suporter Persija Jakarta membuat kericuhan di dalam dan di luar area stadion. Penyebab kericuhan masih belum diketahui.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah akan mengambil langkah-langkah evaluasi lanjutan untuk memastikan setiap laga yang dinilai berisiko tinggi dapat diawasi secara ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya kalau memang dua klub tersebut Persib dan Persija itu kan sudah kaya bebuyutan. Nah tentunya memang kan aturan dari panitia sudah dibikin cukup, tidak ada penonton (Tim Tamu). Ya kembali lagi memang, terkait hal serupa lebih diperhatikan. Karena keselamatan dan kenyamanan bersama,” ucap Junaedi saat ditemui di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (17/02/2025).

Junaedi menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan memastikan aturan dan kesiapan keamanan lebih diperhatikan untuk menghindari kerusakan fasilitas dan menjaga keselamatan bersama.

“Tentunya kita evaluasi, terkait supaya tidak merusak fasilitas itu. Tinggal diaturannya aja itu dipersiapkan, kesiapan keamanannya lebih diperhatikan,” sambungnya.

Pasca kejadian pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, beberapa fasilitas Stadion Patriot Candrabhaga dilaporkan mengalami kerusakan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Stadion Patriot Candrabhaga, Umar Setiono, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan inventarisasi terhadap fasilitas yang rusak.

“Hari ini kita cek untuk dibuatkan nota dinas,” paparnya.

Stadion berlabel internasional tersebut sebelumnya telah dilakukan renovasi oleh Kementerian PUPR sejak 21 Desember 2024.

Pemerintah Kota Bekasi berharap dengan evaluasi menyeluruh dan perhatian lebih terhadap aturan serta keamanan, insiden kericuhan serupa dapat dihindari di masa depan, sehingga pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pihak.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x