Polisi Ungkap Kode ‘Pesta Syukuran’ dan ‘Ulang Tahun’ Di Balik Temuan Tujuh Mayat di Kali Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stakeholder Kota Bekasi sedang memperlihatkan barang bukti Sajam yang hendak dipergunakan untuk tawuran, Jumat (04/10/2024).

Stakeholder Kota Bekasi sedang memperlihatkan barang bukti Sajam yang hendak dipergunakan untuk tawuran, Jumat (04/10/2024).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indardi menyebut, ada beberapa kode istilah yang dipergunakan untuk melakukan aksi tawuran, dari temuan 7 jenazah di Aliran Kali Bekasi Perumahan Pondok Gede Permai (PGP).

Sebelumnya, mereka diketahui hendak melakukan aksi tawuran. Sebelum, pihak kepolisian datang ke lokasi kejadian.

“Yang ingin kami tambahkan adalah bahwa fakta yang ditemukan oleh berkumpulnya para pemuda ini menggunakan sandi pesta syukuran dan ulang tahun yang diakui oleh beberapa saksi yang diperiksa oleh penyidik ini adalah kode mereka untuk melaksanakan tawuran,” ucap dia di Mapolrestro Bekasi Kota, Jumat (04/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Audy Joize Oroh menambahkan, dari hasil penyelidikan Polisi turut membuktikan bahwa benar terjadi perkumpulan Anggota Gangster dalam rangka ulang tahun Grand Cikunir All Star dari hasil keterangan saksi-saksi yang dilakukan pemeriksaan.

Selain itu, terkait temuan 7 jenazah sendiri di antaranya juga merupakan murni korban yang meloncat diri ke Kali.

Pernyataan tersebut, selepas penyidik melakukan analisa secara penyimpulan terhadap kasus tersebut.

“Terkait dengan peristiwa dengan adanya sekelompok anak muda yang berkumpul. Jadi pada saat Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota datang sebelum sampai ke lokasi, sekelompok anak muda itu sudah berlari,” ucapnya

Dimana, saat itu sebelum Tim Perintis Presisi belum tiba di lokasi kejadian. Sekumpulan remaja tanggung yang hendak melakukan aksi tawuran di sekitar lokasi sudah lebih dulu lari berhamburan dan sebagian besar memang tidak diketahui berlarian ke arah mana dan kondisi pada saat di lokasi kejadian memang minim penerangan.

“Sehingga, Tim Patroli mengamankan orang-orang yang tidak berlarian atau yang berada di sekitaran warung dari lokasi TKP pertama. Untuk beberapa orang yang berhasil diamankan,” jelasnya.

“Ada 4 orang yang diketahui meloncat ke sungai, dengan mereka kembali ke daratan. Selepas dibantu oleh Tim Patroli, karena mereka meminta tolong. Ini yang diketahui oleh Tim Patroli, sehingga mereka menolong ke empat orang tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, pada saat di lokasi kejadian, pihak kepolisian tidak dapat memastikan secara mendetail menyoal  berapa banyak jumlah orang yang melompat ke sungai.

“Pada saat itu menurut keterangan saksi-saksi yang kami periksa tidak mengetahui secara informasinya, tapi berdasarkan data dari yang diperoleh dan keterangan saksi-saksi itu kemungkinan ada sekitar 60 sampai 90 yang berada di tempat tersebut,” imbuhnya

Selanjutnya, Anggota Tim Perintis Presisi yang berada di lokasi kejadian mengamankan 17 hingga 20 orang di tempat kejadian lokasi tersebut.

“Dan beberapa anak berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke sungai dan berlarian ke arah lain dan tidak berhasil diamankan oleh petugas,” tuturnya.

“Selanjutnya seketika datang anggota Patroli ada beberapa anak muda yang melompat ke sungai dan selanjutnya dari ke-7 jenazah yang telah kami identifikasi. Dapat disimpulkan, sebab kematian berdasarkan dari kebangsaan otopsi dan toksikologi dari ke-7 jenazah meninggal karena tenggelam,” paparnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
​Layani 2.000 Komuter Tanpa Atap, Halte Transjakarta B41 Jatiasih Akhirnya Dibangun Oktober Ini via CSR Bank BJB
Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x