Tuntut Nama PCB Persipasi diganti, Suporter Bekasi Ancam Demo Askot

- Jurnalis

Senin, 28 Maret 2022 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Koordinator Suporter Bekasi (SOEBEX) Aprizal meminta agar Persipasi dikembalikan namanya seperti di awal berdirinya klub Sepak Bola berjuluk Laskar Patriot yang sarat akan sejarah dan menjadi kebanggaan orang Bekasi ini.

Tidak ada penggabungan dengan klub lain dari wilayah luar Kota Bekasi. Laskar Patriot yang menjadi klub sepak bola kebanggaan warga Kota Bekasi ini, kata dia, harus tetap bernama Persipasi Bekasi tanpa ada tambahan embel-embel lain.

“Kalo kita lihat sejarah Persipasi di Kota Bekasi, itu berdiri setelah adanya pemekaran wilayah. Kami akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Askot (Stadion Patriot Chandrabhaga) pada rabu mendatang dengan tuntutan nama Persipasi dikembalikan. Jangan ada penambahan PCB atau apa lah, karena dari awal pada saat mau ada penggabungan tim dengan klub sepak bola luar, kita dengan tegas menolak,” ujar Aprizal kepada Rakyat Bekasi, Senin (28/03/2022) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang akrab disapa Ilham ini mengatakan bahwa pihaknya juga bakal mempertanyakan  kewenangan Askot yang menurutnya tidak memiliki hak untuk merubah nama Persipasi menjadi PCB Persipasi. Perubahan nama tersebut dianggapnya tidak relevan karena di tubuh Persipasi sendiri merupakan pengejawantahan dari kebanggaan warga Kota Bekasi sendiri.

“Apa haknya PCB digabung dengan Persipasi? Saya saja tidak tahu PCB itu apa? Kita (Soebek) akan menuntut ke Askot agar Persipasi dikembalikan seperti nama suemula. Tidak ada penambahan PCB dalam Persipasi Bekasi yang selalu identik dengan warna hijau stabilo,” ungkap Ilham.

Bagi Suporter Bekasi (Sobek): Persipasi merupakan “Harga Mati”

Ilham juga mengatakan meski Persipasi saat ini kondisinya sedang terpuruk di liga 3, namun dirinya yakin jika mendapat dukungan penuh dari warga Bekasi dan tentunya pendukung setia seperti Sobek dan juga kelompok suporter lainnya, maka akan menjadi kekuatan dan penyemangat Tim Persipasi Bekasi.

Senada dengan Soebek, Koordinator suporter JH 2010 Agus Leo juga berpendapat serupa yakni Persipasi kembali lagi dengan nama awalnya, tanpa embel-embel PCB. Selain itu Persipasi Bekasi tidak boleh merger dengan klub sepak bola lain yang berasal dari luar Bekasi.

“Jika Tim sepak bola lain akan main atau menjadikan Kota Bekasi sebagai home base, kami tak keberatan dan mempersilahkan, asalkan kembali bernama Persipasi Bekasi, tanpa ada PCB,” tegas Agus.

“Kita dari kawan – kawan suporter, tidak pernah berhenti berjuang untuk membangkitkan Persipasi. Sejak Persipasi terbenam di dasar lumpur, tidak ada yang peduli dan melupakan persipasi. Namun nyatanya, mereka hanya menggaungkan PCB, namun atmosfir di masyarakat, kita tahu sendiri, tidak ada yang mendukung,” cetus Agus.

Lebih lanjut Agus membeberkan bahwa merger Persipasi dengan PCB terjadi di tengah gelombang penolakan oleh kelompok suporter yang satu komando memboikot dan menolak mergernya Persipasi Bekasi dengan PCB.

“Bagi kami para suporter, Persipasi Bekasi “Harga Mati” untuk kemajuan Sepak Bola di Kota Patriot,” pungkasnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!
Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP
Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai
Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi
Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen
Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x