Wali Kota Bekasi Dorong Kolaborasi DPRD untuk Penanganan Sampah di TPA Sumurbatu

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tanggapi santai kritikan DPRD saat Sidang Paripurna, Kamis (12/06/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tanggapi santai kritikan DPRD saat Sidang Paripurna, Kamis (12/06/2025).

Pemerintah Kota Bekasi tengah berupaya mengubah sistem pengelolaan sampah dari metode Open Dumping menjadi Sanitary Landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu. Langkah ini diambil karena kondisi TPA yang sudah mengalami overload, sehingga berpotensi mencemari lingkungan.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi pada Kamis, 12 Juni 2025, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD untuk mewujudkan perubahan sistem pengelolaan sampah ini.

“Kami sudah mulai membahas perencanaan dan bagaimana perubahan penanganan sampah di TPA Sumurbatu. Kami ingin dalam jangka pendek beralih ke Sanitary Landfill. Ayo kita susun bersama,” ujar Tri Adhianto kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi selepas pelaksanaan Rapat Paripurna, Kamis (12/06/2025) siang kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tri Adhianto mengungkapkan bahwa perubahan sistem pengelolaan sampah ini membutuhkan anggaran yang besar.

Pemerintah Kota Bekasi telah mengajukan dana sebesar Rp 200 miliar untuk mendukung transisi dari Open Dumping ke Sanitary Landfill.

“Jika pemahaman antara pemerintah dan DPRD sudah sejalan, maka dukungan terhadap penyelesaian masalah ini akan semakin besar,” tambahnya.

Saat ini, volume sampah yang dihasilkan Kota Bekasi mencapai 1.800 ton per hari, sehingga diperlukan teknologi yang mampu menangani jumlah sampah yang terus meningkat.

Selain perubahan sistem pengelolaan sampah, Wali Kota Bekasi juga menyoroti pentingnya dukungan DPRD dalam merealisasikan berbagai usulan yang diajukan melalui Pokok Pikiran (Pokir) para legislator.

Ia menekankan bahwa kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan menghasilkan solusi yang lebih menyeluruh.

“Kami ingin mendukung Pokir DPRD, tetapi kita harus berbicara secara makro agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pembangunan,” jelasnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x