ForKim Bekasi Gemakan Tagar #2024GantiAnggotaDPRD

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2022 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Kantor DPRD Kota Bekasi praktis sepi pasca dipanggilnya Ketua DPRD Kota Bekasi oleh KPK RI, Selasa (25/01/2022).

Situasi Kantor DPRD Kota Bekasi praktis sepi pasca dipanggilnya Ketua DPRD Kota Bekasi oleh KPK RI, Selasa (25/01/2022).

Koordinator Forum Komunikasi Intelektual Muda Bekasi (Forkim), Mulyadi mengaku pihaknya heran dengan tingkah para politisi Kalimalang (DPRD Kota Bekasi) belakangan ini, terlihat seperti tidak fokus dalam bekerja, yakni mengemban amanah yang sudah diberikan masyarakat.

“Dalam sistem Negara yang memiliki Lembaga keterwakilan berangkat dari pada teori Rakyat, justru berubah menjadi persepsi negatif publik yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bekasi. Selain citra yang masih buruk, kini mereka terjebak dalam kepentingan finansial pribadi yang berbanding terbalik dengan mengedepankan kepentingan rakyat. Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi, 2024 ganti Anggota DPRD yang tidak becus bekerja,” tegas Mulyadi, Rabu (18/05/2022).

Menurut Mulyadi, saat ini anggota DPRD tidak dapat dipercaya dalam menyampaikan pandangan politik kepada publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langgengnya sentimen negatif publik terhadap anggota DPRD menurutnya tentu beralasan.

Hal tersebut menurut Mulyadi, mereka tidak memiliki kemampuan dalam memecahkan permasalahan yang ada di tengah -tengah masyarakat.

“Dengan kata lain, gagal mendefinisikan atau merumuskan suatu kebijakan. Maka dengan sendirinya akan merugikan rakyat, terlebih jika menilik kinerja anggota Dewan Kota Bekasi yang jauh dari kata memuaskan. Apalagi belakangan ini mereka sibuk dengan berbagai Kunjungan Kerja ke luar kota, sehingga kepentingan Pembangunan di Kota Bekasi bukan lagi menjadi prioritasnya,” terangnya.

Pihaknya pun tak sungkan menyebut, kata dia, kinerja DPRD periode 2019-2024 merupakan yang paling buruk dalam sejarah Legislator Kalimalang.

“Nyatanya, karena ketidakmampuannya memahami akar masalah, kini mereka tak lagi mewakili kepentingan rakyat, melainkan sebagai tikus rakyat,” ketusnya.

“Maka dari itu, adanya hashtag #2024GantiAnggotaDPRD karena kita berkeinginan mempunyai anggota DPRD Kota Bekasi yang paham betul kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan perannya sebagai Wakil Rakyat yang secara aktif dengan mengawasi jalannya Pemerintahan Daerah dengan sebaik-baiknya,” paparnya.

Demi mewujudkan hal tersebut, kata dia, partai politik sendiri menjadi medium efektif dan memiliki peran penting dalam melahirkan calon-calon legislatif yang memiliki integritas, kompeten serta paham betul akan tugas dan fungsinya saat terpilih nanti.

“Untuk itu diperlukan adanya aturan pelaksanaan tugas Lembaga Politik yang dituangkan dalam aturan perundang-undangan untuk Dewan Perwakilan Rakyat yang memiliki integritas, berkompeten serta proporsional dalam peran dan fungsinya mengedepankan kepentingan rakyat,” pungkasnya. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang
Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu
Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi
Sah! Nawal Husni Pimpin PPP Kota Bekasi, Bidik 5 Kursi DPRD Lewat Kekuatan Akar Rumput
Efek Kasus KPK Sang Suami, Kans Ranny Fahd Arafiq di Musda Golkar Kota Bekasi Kian Meredup
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Kantongi Restu DPP dan 13 Suara Kunci, Ranny Fahd A Rafiq Mantap Menangkan Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x