CCTV Minim Fungsi, Pelaku Vandalisme di Kota Bekasi Tak Pernah Tertangkap

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halte Bus Trans Patriot Koridor nomor 13 Jenderal Sudirman, dekat Grand Mal Bekasi, menjadi korban aksi vandalisme.

Halte Bus Trans Patriot Koridor nomor 13 Jenderal Sudirman, dekat Grand Mal Bekasi, menjadi korban aksi vandalisme.

Aksi vandalisme di Kota Bekasi terus menjadi perhatian publik, terutama karena terjadi di jalan-jalan utama yang seharusnya mendapat pengawasan ketat.

Bendahara Forum Seniman Bekasi, Devi Irawan, mengungkap bahwa meskipun Kota Bekasi memiliki 82 titik CCTV, hanya 32 di antaranya yang berfungsi, sehingga pengawasan terhadap aksi vandalisme masih jauh dari optimal.

“Ini seperti ada pembiaran. Minimal harus ada koordinasi antara instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, untuk memastikan bahwa CCTV berfungsi dalam memantau jalan-jalan utama, terutama jalan protokol. Jargon Smart City sepertinya masih jauh dari kenyataan,” ujar Devi, yang juga merupakan seorang seniman mural.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Devi menilai bahwa jika warga Kota Bekasi belum terbiasa berdisiplin menjaga fasilitas umum, seharusnya pengawasan pemerintah lebih diperketat.

Meskipun aksi vandalisme terjadi berulang kali, kata dia, belum ada satu pun pelaku yang berhasil ditangkap.

“Kami meminta rekaman CCTV di wilayah yang terdampak, tetapi ternyata tidak tersedia. Padahal, lokasi kejadian ada di jalan utama dekat Tugu Bambu, yang semestinya tidak luput dari pemantauan,” tambahnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Bagus (38), warga Bekasi Utara, yang beberapa hari lalu kehilangan saudaranya akibat tabrak lari di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur.

Saat ia meminta rekaman CCTV di lokasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub), pihak terkait mengarahkan permintaan tersebut ke Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Saudara saya mengalami tabrak lari sekitar pukul 02.35 WIB, dan saat kami meminta rekaman CCTV, kami malah diminta menghubungi BPTJ. Ini kan jalan utama dan besar di Kota Bekasi. Apalagi korban meninggal—kami harus tanya ke siapa?” ujar Bagus dengan nada kesal.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Kota Bekasi, Teguh Indrianto, menjelaskan bahwa tidak semua CCTV di Kota Bekasi berada di bawah pengelolaan Dishub. Sebagian dioperasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta BPTJ .

“CCTV di Kota Bekasi ada yang dikelola oleh Pemkot dan ada yang oleh BPTJ. Selain itu, jaringan fiber optiknya juga kebanyakan berada di bawah BPTJ. Banyak CCTV yang mengalami blackout akibat penertiban kabel udara ke kabel bawah tanah oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA),” kata Teguh.

Ia mengakui bahwa warga mungkin kesulitan dalam mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan CCTV di Kota Bekasi, namun demikian kondisi ini memang terjadi.

“Jaringan CCTV terkoneksi dengan sistem yang sudah ada dan sebagian merupakan milik BPTJ. Sementara itu, ada beberapa yang menggunakan kabel sendiri untuk operasionalnya,” jelasnya.

Menyikapi maraknya aksi vandalisme, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah mengambil langkah tegas dengan mengadakan sayembara bagi warga yang berhasil menangkap pelaku vandalisme.

“Ada hadiah sebesar Rp10 juta bagi siapa pun yang berhasil menangkap pelaku vandalisme. Langkah ini diambil untuk meminimalisir aksi serupa di masa mendatang serta memberikan efek jera agar kasus ini tidak berulang,” ungkapnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Bekasi segera meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas umum, terutama dengan memastikan fungsi CCTV serta mengambil tindakan lebih tegas terhadap pelaku vandalisme.

Dengan sistem Smart City yang lebih baik, Kota Bekasi diharapkan dapat menjadi kota yang tertib, aman, dan bebas dari aksi perusakan fasilitas publik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x