Disdik Kota Bekasi Panggil Kepsek SMPN 13 Terkait Dugaan Asusila Oknum Guru Olahraga, Begini Tampangnya

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kasus asusila yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru olahraga berinisial J terhadap salah satu siswanya di lingkungan sekolah.

kasus asusila yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru olahraga berinisial J terhadap salah satu siswanya di lingkungan sekolah.

BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengambil langkah cepat dengan menjadwalkan pemanggilan terhadap jajaran pimpinan SMP Negeri 13 Kota Bekasi.

Langkah ini diambil menyusul mencuatnya dugaan kasus asusila yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru olahraga berinisial J terhadap salah satu siswanya di lingkungan sekolah.

Kabar mengenai dugaan pelecehan seksual di sekolah ini telah menimbulkan keresahan di kalangan orang tua dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Disdik Kota Bekasi berkomitmen untuk mengusut tuntas permasalahan ini demi menjaga lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Disdik Bergerak Cepat Panggil Pihak Sekolah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang dalam proses pendalaman informasi terkait insiden serius ini.

Menurutnya, pemanggilan pihak sekolah adalah langkah awal yang krusial untuk mendapatkan gambaran utuh.

​”Kami sedang dan akan terus mencari informasi mengenai kebenaran dari dugaan pencabulan itu. Dugaan pelecehan di SMP 13 ini menjadi atensi serius kami,” tegas Alexander saat ditemui di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (25/8/2025).

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kepala Sekolah SMP Negeri 13 Kota Bekasi, Tetiek Atikah, akan dipanggil secara langsung untuk memberikan keterangan rinci.

​”Fokus utama kami adalah mengumpulkan fakta dan kronologi lengkap dari pihak yang paling memahami situasi di lapangan, yaitu kepala sekolah. Nanti, Plt Kepala Bidang SMP juga akan kami tugaskan untuk meninjau langsung ke lokasi,” tambahnya.

Prinsip Praduga Tak Bersalah Tetap Ditegakkan

Meskipun kasus ini menyita perhatian publik, Alexander menekankan pentingnya objektivitas dalam penanganan.

Disdik tidak akan mengambil kesimpulan secara terburu-buru dan akan menghormati proses yang berlaku.

​”Pada prinsipnya, kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Penting bagi kami untuk tidak menerima informasi ini secara mentah-mentah,” ujar Alexander.

​Sikap hati-hati ini diambil untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang akan diambil nantinya didasarkan pada bukti yang kuat dan investigasi yang komprehensif, sehingga tidak merugikan pihak manapun secara tidak adil.

Langkah Lanjutan dan Potensi Sanksi

​Jika dugaan tindakan asusila oleh oknum guru J terbukti benar, Disdik Kota Bekasi tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku, mulai dari sanksi administratif hingga rekomendasi untuk proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, fokus utama adalah pada perlindungan korban dan memastikan proses belajar mengajar di SMPN 13 Kota Bekasi tetap berjalan kondusif.

Disdik juga membuka ruang bagi orang tua siswa yang ingin memberikan informasi tambahan terkait kasus ini. Publik diharapkan dapat memantau perkembangan kasus ini melalui saluran informasi resmi untuk menghindari disinformasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x