Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TINJAU LOKASI – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (tengah, berkemeja kotak-kotak) didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau kesiapan pembangunan fisik Fly Over Bulak Kapal di pelintasan sebidang Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

TINJAU LOKASI – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (tengah, berkemeja kotak-kotak) didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau kesiapan pembangunan fisik Fly Over Bulak Kapal di pelintasan sebidang Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (30/10/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

  • ​Target Penyelesaian: Konstruksi fisik Fly Over (FO) Bulak Kapal dijadwalkan berlangsung selama 16 bulan (mulai awal November 2026) dan ditargetkan rampung pada triwulan pertama tahun 2028.
  • ​Skema Anggaran: Pembangunan fisik didukung Pemerintah Pusat melalui Bantuan Presiden (Banpres) APBN senilai Rp188 miliar (dari proyeksi total kebutuhan pembiayaan lahan dan konstruksi awal sebesar Rp360 miliar lebih).
  • ​Spesifikasi & Rute: Memiliki panjang total trase 768 meter (bentang utama ~500 meter serta oprit ~80 meter dan ~70 meter) yang melintang dari Jalan Joyo Martono hingga Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, di atas lahan seluas 10.637 meter persegi.
  • ​Urgensi Proyek: Mengurai kemacetan akut akibat lintasan KRL dan kereta jarak jauh setiap 5 menit sekali, mencegah kecelakaan maut berulang, serta menyelaraskan proyek Double-Double Track (DDT) PT KAI.

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN (KEMENKO INFRAWIL) menargetkan pembangunan fisik Fly Over Bulak Kapal di Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, tuntas dalam waktu 16 bulan.

Proyek jalan layang yang didukung anggaran Bantuan Presiden (Banpres) melalui APBN sebesar Rp188 miliar ini diproyeksikan rampung pada triwulan pertama tahun 2028.

Pekerjaan fisik segera bergulir pada awal November 2026 menyusul terbitnya Surat Perintah Kerja (SPK) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Target dan Spesifikasi Pembangunan Fly Over Bulak Kapal Kota Bekasi

​Kapan Pembangunan Fly Over Bulak Kapal Ditargetkan Selesai?

​Pembangunan fisik Fly Over Bulak Kapal ditargetkan selesai dalam kurun waktu 16 bulan pengerjaan atau rampung sepenuhnya pada triwulan pertama tahun 2028.

​Kepastian lini masa tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Menko Infrawil), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat meninjau kesiapan lahan di Bulak Kapal pasca-kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api di Jalan Pahlawan, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada akhir April 2026 lalu.

​”Secara target penyelesaian direncanakan 16 bulan. Ditargetkan di triwulan pertama 2028 selesai,” kata Agus Harimurti Yudhoyono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di kawasan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/10/2026).

​Meski memiliki target normal 16 bulan sejak dimulainya SPK pada awal November 2026, pihak Kemenko Infrawil tetap mendorong adanya akselerasi pengerjaan di lapangan seiring dengan penuntasan pembebasan lahan serta relokasi utilitas.

​”Mudah-mudahan kita bisa lakukan percepatan jika lahan selesai, utilitas selesai, kita coba lakukan percepatan-percepatan,” katanya.

​Berapa Anggaran dan Panjang Trase Fly Over Bulak Kapal?

​Konstruksi fisik Fly Over Bulak Kapal dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui skema Bantuan Presiden (Banpres) APBN sebesar Rp188 miliar dengan total panjang trase mencapai 768 meter.

​Secara teknis, jalan layang ini dirancang membentang dari Jalan Joyo Martono hingga Jalan Pahlawan dengan mengacu pada standar spesifikasi keselamatan tinggi yang ditetapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

​”Panjangnya nanti kurang lebih 500 meter, ada oprit 80 sekian meter dengan 70 sekian meter. Yang jelas harapannya, desainnya adalah benar-benar memenuhi spek keselamatan yang juga ditetapkan oleh KAI,” jelasnya.

​Sebelum penetapan alokasi Banpres APBN senilai Rp188 miliar tersebut, proyeksi keseluruhan kebutuhan pembiayaan proyek Fly Over Bulak Kapal tercatat menembus angka Rp360 miliar lebih yang mencakup pengadaan lahan oleh Pemkot Bekasi dan usulan awal konstruksi.

​Rincian Data Teknis & Anggaran Fly Over Bulak Kapal:

  • ​Dukungan Anggaran Banpres (APBN): Rp188 miliar.
  • ​Proyeksi Pembiayaan Awal Keseluruhan: Lebih dari Rp360 miliar (terdiri dari biaya pengadaan lahan Rp107 miliar dan usulan biaya konstruksi awal Rp253 miliar).
  • ​Luas Kebutuhan Lahan: Kurang lebih 10.637 meter persegi (m^2).
  • ​Panjang Trase Jalan Layang: Total 768 meter (terdiri dari bentang utama sekitar 500 meter, serta oprit sekitar 80 meter dan 70 meter).
  • ​Jalur Lintasan: Melintang dari Jalan Joyo Martono menuju Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
  • ​Durasi Konstruksi: 16 bulan (Target selesai Triwulan I Tahun 2028).

​Mengapa Proyek Fly Over Bulak Kapal Harus Dipercepat?

​Percepatan pembangunan Fly Over Bulak Kapal dilakukan untuk menghentikan risiko kecelakaan maut di pelintasan sebidang, mengurai kemacetan parah (bottleneck), serta menyesuaikan perencanaan proyek Double-Double Track (DDT) yang digagas PT KAI.

​Berdasarkan evaluasi di sekitar lokasi pelintasan Bulak Kapal dan Stasiun Bekasi Timur, pergerakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KRL Commuter Line yang melintas setiap lima menit sekali membuat arus lalu lintas jalan raya sangat terdampak pada jam sibuk.

​”Jadi ini isu yang sudah lama, ketika traffic akan sangat terdampak oleh mobilitas kereta yang itu juga digunakan secara masif oleh masyarakat kita untuk melakukan perjalanan setiap hari, untuk kerja, untuk kembali ke rumah dan lain sebagainya,” tuturnya.

​Oleh karena itu, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa kehadiran jalan layang merupakan solusi permanen guna memangkas waktu tempuh warga sekaligus memperlancar distribusi kendaraan logistik di Kota Bekasi.

​”Flyover yang diharapkan bisa mempersingkat waktu perjalanan masyarakat, kendaraan roda empat, roda dua, bahkan ada truk lewat di sini sering sekali truk. Karena Bekasi adalah kota yang maju, kota modern, kota produktif sehingga, dan juga padat penduduk, artinya memang perlu didukung dengan konektivitas yang lebih memadai,” katanya.

​Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemkot Bekasi dalam menuntaskan pembebasan lahan serta pemindahan utilitas kini menjadi kunci utama agar target penyelesaian pada triwulan pertama 2028 tidak mengalami kemunduran.

​Apakah Anda optimis proyek Fly Over Bulak Kapal ini mampu rampung tepat waktu dalam 16 bulan? Bagikan artikel ini dan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini agar selalu update dengan informasi pembangunan dan layanan publik terkini di Kota serta Kabupaten Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal
GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep
Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga
Tutup Celah Manipulasi Bansos! Validasi NIK Perlinsos Kota Bekasi Kini Lacak Pajak hingga Aset Warga Secara Otomatis
Diduga Potong Uang Remunerasi Pegawai, Fopera Desak Wali Kota Copot Dirut RSUD CAM Bekasi
Sindir Nihilitas Disparbud dan Satpol PP, KOAR Bekasi: Ayo Tidur, Jangan Kerja!
Soroti Miskomunikasi Layanan Digital: Sudah Elektronik, Mengapa Warga Masih Antre Dokumen Fisik di Disdukcapil Kota Bekasi?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x