Kota Bekasi Kebut Transformasi Smart City: Fokus Ducting Kabel dan Infrastruktur Modern

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan sambutan dalam kegiatan Market Sounding Penjajakan Minat Pasar yang digelar PT Mitra Patriot di Sky Ballroom Hotel Santika, Rabu (03/12/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan sambutan dalam kegiatan Market Sounding Penjajakan Minat Pasar yang digelar PT Mitra Patriot di Sky Ballroom Hotel Santika, Rabu (03/12/2025).

KOTA BEKASI – Sebagai kota penyangga utama yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Kota Bekasi kini tengah mengakselerasi langkahnya untuk bertransformasi menjadi smart city (kota cerdas).

Pemerintah Kota Bekasi fokus pada perbaikan fundamental, mulai dari peningkatan infrastruktur fisik hingga digitalisasi pelayanan publik guna menunjang mobilitas dan kenyamanan warganya.

​Langkah strategis awal yang tengah digenjot meliputi penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH), peremajaan trotoar yang ramah pejalan kaki, serta penerapan sistem ducting untuk menata kesemerawutan kabel fiber optik di udara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Solusi Estetika dan Keselamatan Warga

​Keberadaan kabel udara yang semrawut seringkali menjadi keluhan utama masyarakat perkotaan. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa penataan kota melalui sistem ducting (penanaman kabel di bawah tanah) bukan hanya soal mempercantik wajah kota, tetapi juga menyangkut keselamatan nyawa.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi Direktur Utama PT Mitra Patriot David Rahardja di sela-sela acara Market Sounding yang digelar di Sky Ballroom Hotel Santika, Rabu (03/12/2025).

​Tri menjelaskan bahwa sistem ducting diyakini mampu meningkatkan estetika visual kota secara signifikan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh kabel yang menjuntai rendah di ruang publik.

​“Ducting ini utamanya berkaitan dengan estetika dan upaya meminimalisir potensi kecelakaan. Dalam beberapa kasus, kabel yang semrawut bahkan sampai menimbulkan korban jiwa. Karena itu, perlu ada langkah strategis dan percepatan agar Bekasi menjadi kota yang modern dan aman bagi warganya,” ujar Tri Adhianto.

Investasi Rp180 Miliar Tanpa Bebani APBD

​Salah satu poin menarik dari proyek ambisius ini adalah skema pendanaannya. Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa proyek infrastruktur telekomunikasi ini tidak akan membebani keuangan daerah.

​“Proyek ducting ini tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” tegas Tri.

​Ia merinci bahwa investasi untuk tahap pertama proyek ini diproyeksikan mencapai Rp180 miliar. Angka ini mencakup pembangunan infrastruktur dasar di beberapa wilayah prioritas.

​“Jika tahap awal berjalan lancar, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya hingga mencakup seluruh wilayah kota. Adapun lokasi awal yang akan diterapkan meliputi wilayah Medansatria, Bekasi Barat, dan Bekasi Utara,” jelasnya.

Kolaborasi BUMD dan Pihak Ketiga

​Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Bekasi menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT Mitra Patriot. Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk mendukung pembangunan kota yang tertata rapi dan selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

​“Proyek ducting ini adalah wujud nyata komitmen kami. Kami menyediakan fasilitas penempatan kabel telekomunikasi, khususnya fiber optik, yang ditanam di bawah tanah. Ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan inisiatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bekasi,” ungkap David.

​David menambahkan bahwa proyek ini akan membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis yang memiliki kompetensi di bidang infrastruktur jaringan.

Target Realisasi Awal 2026

​Mengingat urgensi penataan kota, proses administrasi dan teknis akan segera dilaksanakan. David memaparkan timeline pelaksanaan proyek yang cukup ketat.

​“Kami menargetkan proses pemilihan mitra dimulai pada Desember 2025 atau selambat-lambatnya Januari 2026,” paparnya.

​Setelah mitra terpilih, langkah selanjutnya adalah formalisasi kerja sama dan dimulainya konstruksi fisik.

​“Penandatanganan perjanjian kerja sama dan peletakan batu pertama (groundbreaking) direncanakan pada Februari atau paling lambat Maret 2026,” pungkas David.

​Dengan adanya transformasi ini, Kota Bekasi diharapkan tidak hanya menjadi kota satelit bagi Jakarta, melainkan tumbuh menjadi kota mandiri yang modern, estetik, dan manusiawi bagi seluruh penduduknya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:12 WIB

Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:41 WIB

Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Berita Terbaru

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x