Mayoritas Lansia, Dinkes Imbau Calhaj Kota Bekasi Siapkan Kebugaran Jelang Haji 2026

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MCU Calon Haji. (Gemini)

Ilustrasi MCU Calon Haji. (Gemini)

​BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi secara resmi mengimbau para Calon Jemaah Haji (Calhaj) untuk memulai persiapan fisik sejak dini menyambut musim Haji 2026. Persiapan ini dinilai krusial mengingat adanya lonjakan kuota jemaah yang signifikan serta dominasi jemaah lanjut usia (Lansia).

​Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menekankan pentingnya simulasi mandiri melalui rutinitas olahraga. Hal ini diperlukan agar tubuh jemaah dapat beradaptasi dengan aktivitas fisik berat yang akan dijalani di Tanah Suci.

​Pentingnya Kebugaran Fisik Bagi Jemaah Haji

​Ibadah haji merupakan ibadah yang sangat mengandalkan kekuatan fisik (fisik-sentris). Oleh karena itu, Satia menyarankan agar para Calhaj mulai membiasakan diri dengan pola hidup sehat, termasuk rutin berjalan kaki setiap hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Mengingat nanti mereka akan melakukan rangkaian proses ibadah yang panjang, seperti Tawaf dan Sa’i, maupun banyak kegiatan lain yang melibatkan fisik. Maka, simulasi diri dengan rajin berolahraga sangat diperlukan sejak sekarang,” ujar Satia dalam keterangan resminya, Jumat (12/12/2025).

​Lonjakan Kuota Haji dan Dominasi Lansia

​Tantangan kesehatan pada musim haji tahun 2026 diprediksi akan lebih kompleks. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah Calon Jemaah Haji di Kota Bekasi mencapai angka 5.100 jemaah. Angka ini mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan kuota tahun sebelumnya yang hanya berkisar 2.800 jemaah.

​Selain peningkatan jumlah, profil demografi jemaah juga menjadi sorotan Dinkes Kota Bekasi.

​”Berdasarkan data yang masuk, mayoritas Calhaj di Kota Bekasi merupakan kategori usia lanjut (Lansia) dibandingkan usia produktif. Rata-rata usianya sudah di atas 50 tahun, bahkan porsi lansia masih di atas 50 persen dari total kuota,” jelas Satia.

​Kondisi ini menuntut perhatian ekstra, tidak hanya dari petugas kesehatan, tetapi juga kesadaran mandiri dari para jemaah dan keluarganya untuk memantau kondisi kesehatan secara berkala.

​Kesadaran Medical Check Up (MCU) Masih Minim

​Meskipun imbauan telah dikeluarkan, Dinkes Kota Bekasi mencatat bahwa partisipasi Calhaj untuk melakukan pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di Fasilitas Kesehatan (Faskes) milik Pemerintah Daerah masih tergolong minim.

​Satia menduga, rendahnya angka partisipasi ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kurangnya informasi hingga keraguan terkait pelunasan biaya haji.

​”Kita kan dapat tambahan kuota dari 2.800 jemaah menjadi 5.100. Nah, ini banyak mungkin calon haji yang belum tahu kewajiban MCU. Atau, mereka mungkin masih menunggu kepastian uang pelunasan, jadi mereka mungkin masih belum percaya diri (pede) untuk periksa,” ungkapnya.

​Sinergi dengan Kemenag untuk Percepatan MCU

​Guna mengatasi minimnya partisipasi MCU, Dinkes Kota Bekasi telah berkoordinasi erat dengan Kementerian Agama (Kemenag). Satia meminta agar Kemenag turut aktif menyerukan kewajiban pemeriksaan kesehatan ini kepada para jemaah.

​”Karena kita sudah woro-woro, ayo cepat. Kita juga kerja sama dengan Kemenag. Sebenarnya pendorong utama agar jemaah mau MCU adalah dari Kemenag. Mereka yang memiliki akses langsung untuk memberitahu masyarakat atau calon jemaah bahwa jika sudah waktunya berangkat haji, harus segera melakukan MCU,” pungkas Satia.

​Pemeriksaan kesehatan sejak dini sangat penting untuk mendeteksi risiko penyakit (komorbid) sehingga dapat ditangani atau dikontrol sebelum keberangkatan, memastikan jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dan lancar.

​Punya pertanyaan seputar syarat kesehatan Haji 2026? Tulis di kolom komentar atau kunjungi Puskesmas terdekat di Kota Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakanwil BPN Jabar Apresiasi Inovasi Si-RIMA dan PTSL Kantah Kota Bekasi
Kupon Bulan Dana PMI Dipatok Rp50 Ribu per Pegawai: Donasi Kemanusiaan atau Pungutan Wajib?
Sopir Truk Molen Maut di Bekasi Resmi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara
​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya
​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan
Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!
​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam
Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Kakanwil BPN Jabar Apresiasi Inovasi Si-RIMA dan PTSL Kantah Kota Bekasi

Selasa, 3 November 2026 - 15:09 WIB

Sopir Truk Molen Maut di Bekasi Resmi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Selasa, 3 November 2026 - 09:54 WIB

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya

Selasa, 3 November 2026 - 09:36 WIB

​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan

Selasa, 3 November 2026 - 09:12 WIB

Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x