​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar visual wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) bersanding dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) pada layar LED arena pertandingan cabang olahraga Muaythai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di GOR Bang Yan Basket, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (02/11/2026), yang menuai sorotan karena terdistorsi efek kecerdasan buatan (AI). (Foto: Istimewa/Dok. RakyatBekasi.Com)

Tangkapan layar visual wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) bersanding dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) pada layar LED arena pertandingan cabang olahraga Muaythai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di GOR Bang Yan Basket, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (02/11/2026), yang menuai sorotan karena terdistorsi efek kecerdasan buatan (AI). (Foto: Istimewa/Dok. RakyatBekasi.Com)

  • ​Distorsi Visual Kepala Daerah: Penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) pada materi publikasi layar LED cabang olahraga (cabor) Muaythai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mengubah proporsi wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hingga tidak menyerupai aslinya.
  • ​Lokasi & Waktu Kejadian: Materi visual tersebut tayang di arena pertandingan GOR Bang Yan Basket, Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada pembukaan laga Muaythai yang berlangsung 2–7 November 2026.
  • ​Fenomena Berulang di OPD: Sebelumnya, sorotan serupa juga menerpa poster Hari Sumpah Pemuda ke-98 terkait program penghapusan denda PBB-P2 (periode 28 Oktober–31 Desember 2026) milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi yang dinilai warganet mengubah wajah kepala daerah menjadi seperti orang asing akibat efek AI.
  • ​Tuntutan Evaluasi SDM: Publik mendesak evaluasi menyeluruh terhadap standar quality control (QC) dan profesionalitas sumber daya manusia (SDM) komunikasi publik agar penggunaan anggaran daerah menghasilkan karya visual yang akurat dan menjaga marwah institusi.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada materi publikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di GOR Bang Yan Basket, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menuai sorotan tajam, Senin (02/11/2026).

Visual wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang terpampang di layar LED utama arena pertandingan cabang olahraga (cabor) Muaythai dinilai terdistorsi dan tidak merepresentasikan penampilan aslinya secara akurat.

Kondisi ini memicu kritik terhadap lemahnya kurasi desain serta profesionalitas sumber daya manusia (SDM) pengelola komunikasi publik di perhelatan olahraga tingkat provinsi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Polemik Akurasi Visual Wali Kota Bekasi di Panggung Porprov XV Jawa Barat 2026

​Mengapa Visual Wajah Wali Kota Bekasi di Poster Porprov XV Jabar 2026 Dipertanyakan?

​Visual wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dipertanyakan karena hasil pemrosesan gambar berbasis Artificial Intelligence (AI) pada layar LED panggung mengubah struktur anatomi wajah, garis senyum, hingga ekspresi aslinya secara mencolok.

​Berdasarkan dokumentasi visual di arena cabor Muaythai Porprov XV Jawa Barat 2026 yang bertajuk “Muaythai Istimewa: Teuneung Ludeung Tandang Makalangan Teu Honcewang Sumoreang”, materi latar menampilkan potret Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di sisi kiri dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono di sisi kanan.

Dalam tayangan berlatar Tugu Bambu Runcing Kota Bekasi tersebut, Tri Adhianto tampak mengenakan jas hitam, dasi merah, dan peci hitam sembari mengepalkan tangan kanan, namun dengan guratan wajah hasil rendering AI yang tampak asing dan tidak presisi.

​Sejumlah fakta teknis terkait tayangan publikasi di lokasi kegiatan meliputi:

  • ​Lokasi Tayangan: Layar LED utama GOR Bang Yan Basket, Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
  • Konteks Acara: Pertandingan cabor Muaythai Porprov XV Jawa Barat 2026 (2–7 November 2026) yang diikuti 230 atlet dari 23 Pengcab Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
  • ​Kejanggalan Visual: Efek penghalusan dan rekonstruksi wajah otomatis (AI image enhancement/generation) membuat identitas visual kepala daerah kehilangan kemiripan autentiknya.

​Bagaimana Sorotan Publik terhadap Tren Desain AI di Instansi Pemkot Bekasi?

​Sorotan publik terhadap tren desain berbasis AI di lingkungan Pemkot Bekasi menguat karena fenomena distorsi wajah pimpinan daerah bukan kali pertama terjadi dalam materi sosialisasi resmi.

​Selain pada layar LED Porprov XV Jawa Barat 2026, penggunaan AI instan tanpa penyuntingan matang juga ditemukan pada poster resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-98 (28 Oktober 2026).

Dalam poster program Penghapusan Denda PBB-P2 periode 28 Oktober hingga 31 Desember 2026 tersebut, foto Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, dan Kepala Bapenda Kota Bekasi Muhammad Solikhin ikut mengalami perubahan raut wajah akibat filter generatif AI.

Kritik warganet terhadap desain AI poster Bapenda Kota Bekasi yang mengubah wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto
Tangkapan layar unggahan warganet di media sosial yang mengkritisi penggunaan desain berbasis AI pada poster penghapusan denda PBB-P2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi karena mengubah kemiripan wajah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan jajaran pejabat Pemkot Bekasi, Senin (02/11/2026). (Foto: Tangkapan Layar Threads/@raisaaaxk)

​Fenomena latah menggunakan AI tanpa proses kurasi ini menuai kritik pedas dari warganet di media sosial Threads, salah satunya melalui akun @raisaaaxk di kanal topik Bekasi yang menyoroti etos kerja tim komunikasi visual instansi pemerintah.

Publik menilai kemudahan teknologi AI tidak semestinya dijadikan jalan pintas oleh SDM desainer grafis maupun tim marketing communication (marcom) yang dibiayai dari anggaran daerah untuk bekerja secara instan tanpa memperhatikan detail keaslian wajah pejabat publik.

​Apa Dampak Penggunaan AI Tanpa Kurasi pada Publikasi Pemkot Bekasi?

​Dampak penggunaan AI tanpa kurasi manusia pada publikasi resmi Pemkot Bekasi maupun penyelenggara kegiatan tingkat provinsi adalah menurunnya kredibilitas komunikasi publik serta tergerusnya citra profesionalitas penyelenggara di mata masyarakat.

​Teknologi AI pada dasarnya dirancang untuk mengakselerasi produksi materi grafis, bukan menggantikan fungsi verifikasi dan penyuntingan akhir oleh desainer manusia.

Materi publikasi yang memuat lambang daerah serta foto kepala daerah wajib melewati tahapan pemeriksaan berjenjang (quality control) sebelum ditayangkan ke ruang publik.

​Terdapat tiga aspek krusial yang wajib dievaluasi oleh penyelenggara kegiatan maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bekasi:

  • ​Akurasi Identitas Tokoh: Pejabat publik memiliki representasi visual resmi yang tidak boleh didistorsi oleh algoritma generatif AI.
  • ​Pertanggungjawaban Anggaran: Penyelenggaraan ajang berskala besar seperti Porprov XV Jawa Barat 2026 melibatkan dukungan anggaran dan sumber daya besar, sehingga kualitas luaran desain harus sepadan dengan standar profesional.
  • ​Standar Operasional Prosedur (SOP) Publikasi: Setiap materi visual dari pihak pelaksana maupun vendor wajib diverifikasi oleh bidang kehumasan atau Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi sebelum tayang.

​Evaluasi menyeluruh terhadap rantai produksi desain visual kini menjadi keharusan agar pemanfaatan teknologi AI tetap diimbangi dengan ketelitian, kepekaan artistik, dan tanggung jawab profesional.

Tanpa pengawasan ketat, kecanggihan teknologi justru berisiko menjadi bumerang yang mereduksi wibawa komunikasi lembaga pemerintahan di ruang publik.

​Bagaimana menurut Anda terkait maraknya penggunaan desain AI instan pada baliho dan layar acara resmi pemerintahan? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, bagikan artikel ini, dan baca liputan mendalam seputar Porprov XV Jawa Barat 2026 lainnya di RakyatBekasi.Com. Agar tidak ketinggalan informasi terkini seputar Kota dan Kabupaten Bekasi, ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos
Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!
Selain Lantik Sekda Definitif, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Promosikan Sekpri Jadi Lurah Margamulya!
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rombak 67 Pejabat Pemkot dan Direksi BUMD: Ini Daftar Lengkapnya!
Tragedi Truk Molen Maut Renggut 6 Nyawa, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Audit Total Kendaraan Berat!
Nyaris Tembus Rp 6 Juta, Pembahasan UMK Kota Bekasi 2027 Mulai Bergulir
Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:04 WIB

​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam

Senin, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos

Senin, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!

Senin, 2 November 2026 - 11:38 WIB

Selain Lantik Sekda Definitif, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Promosikan Sekpri Jadi Lurah Margamulya!

Senin, 2 November 2026 - 11:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rombak 67 Pejabat Pemkot dan Direksi BUMD: Ini Daftar Lengkapnya!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x