Naik Rp300 Miliar, RAPBD Kota Bekasi Tahun 2025 Diusulkan Rp6,6 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (PJ) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad dan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi tampak sedang berdiskusi di tengah pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi, Senin (28/10/2024).

Penjabat (PJ) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad dan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi tampak sedang berdiskusi di tengah pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD Kota Bekasi, Senin (28/10/2024).

Pemerintah Kota Bekasi menganggarkan untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2025 sebesar Rp 6,6 Triliun Rupiah, pembahasan tersebut disepakati melalui Rapat Paripurna bersama DPRD Kota Bekasi, Senin (28/10/2024) kemarin.

Angka tersebut terbilang naik jika dibandingkan APBD Kota Bekasi Tahun 2024 ini yang mencapai sebesar Rp6,3 Triliun atau naik sekira Rp300 Miliar.

“Alhamdulillah penyampaian rancangan untuk RAPBD Tahun 2025 dan KUA-PPAS sudah disepakati dan hari ini maraton DPRD dan banggar akan membahasnya, Mudah-mudahan RAPBD kita cepat selesai, tepat waktu,” ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di lokasi selepas pelaksanaan Rapat Paripurna, Senin Siang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj Gani mengatakan bahwa pembahasan menyoal RAPBD Tahun 2025 tentunya disepakati, untuk menyiapkan transisi kepemimpinan bagi pihak yang nantinya akan menjabat sebagai Kepala Daerah selepas pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi November mendatang.

“Saya ingin soft landing dalam pergantian kepemimpinan Kota Bekasi ini. Kita ingin mempersiapkan dengan baik untuk siapapun nanti Wali Kota Bekasi yang terpilih,” jelasnya.

Atas dasar itu, mengenai kesiapan potensi pendapatan pada RAPBD Tahun Depan, Kabiro Hukum Asal Kemendagri ini tengah menghimbau kepada setiap OPD agar setiap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Daerah bisa dioptimalkan dalam target realisasinya.

“Kita genjot semua potensi-potensi yang kita miliki, supaya nanti yang akan menjalankan roda pemerintahan ini bisa berjalan dengan sukses, aman dan lancar,” katanya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi menambahkan, pasca pihaknya bersama Pemerintah Daerah membahas mengenai RAPBD Tahun 2025. Maka, Legislatif akan segera menyelesaikan beberapa perencanaan dan perancangan yang sudah digagaskan.

“RAPBD ini kan penyampaian kaitan dengan rancangan, Dan tadi disampaikan oleh Walikota Nota Keuangan, dan ini akan kita bahas kaitan dengan kebijakan pendapatan, kebijakan belanja, dan kebijakan pembiayaan,” imbuhnya.

Dengan target pembahasan RAPBD, kata dia, dijadwalkan rampung selama satu bulan ke depan.

“Target kita tepat waktu, kan satu bulan tanggal 28 November kita selesaikan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bekasi telah menyepakati dalam perencanaan RAPBD Kota Bekasi Tahun 2025 mendatang sebesar Rp6,6 Triliun lebih.

Dengan rinciannya, Target PAD digagaskan mencapai Rp4,1 Triliun. Pendapatan Transfer dengan target mencapai Rp2,3 Triliun. Belanja Operasi Rp5,4 Triliun yang di dalamnya terdapat bantuan sosial sebesar Rp1,2 Miliar. Serta, Belanja Modal direncanakan sebesar Rp1,1 Triliun dan Biaya Tak Terduga (BTT) direncanakan sebesar Rp66,4 Miliar maupun Pembiayaan Daerah mencapai Rp168 Miliar.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x