Skandal SPMB Kota Bekasi: 3 Kecurangan Lolos, Plt Kadisdik Bungkam!

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase tangkapan layar sistem SPMB 2026 Kota Bekasi yang menunjukkan sejumlah indikasi kecurangan, mulai dari lolosnya berkas kosong pada Jalur Non-Akademik hingga manipulasi status pendaftar luar daerah menjadi dalam kota pada Jalur Mutasi. Publik menuntut Disdik Kota Bekasi segera melakukan audit menyeluruh. (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

Kolase tangkapan layar sistem SPMB 2026 Kota Bekasi yang menunjukkan sejumlah indikasi kecurangan, mulai dari lolosnya berkas kosong pada Jalur Non-Akademik hingga manipulasi status pendaftar luar daerah menjadi dalam kota pada Jalur Mutasi. Publik menuntut Disdik Kota Bekasi segera melakukan audit menyeluruh. (Foto: Istimewa/RakyatBekasi.Com)

  • ​Ditemukan tiga indikasi kecurangan fatal dalam sistem verifikasi SPMB Tahap 1 dan Tahap 2 di Kota Bekasi, termasuk lolosnya berkas kosong.
  • ​Pendaftar dari luar daerah lolos verifikasi sebagai pendaftar “Dalam Kota”, mengabaikan sistem penolakan otomatis (auto-reject).
  • ​Terdapat pendaftar luar daerah yang diterima di SMPN 1 Bekasi pada jalur Mutasi, padahal kuota yang tersedia tercatat 0 (nol).
  • ​Di tengah desakan publik dan bukti yang beredar, Plt Kepala Disdik Kota Bekasi Chondro Wibhowo justru memilih bungkam.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) kini berada di pusaran skandal serius pasca-penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Di tengah klaim keberhasilan proses sinkronisasi data, publik justru disajikan temuan tiga indikasi kecurangan fatal yang lolos dari pantauan verifikator.

Ironisnya, saat bukti-bukti manipulasi ini mencuat ke permukaan, pimpinan tertinggi di Disdik Kota Bekasi justru menghindar dari tanggung jawab publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Saja 3 Bukti Kecurangan SPMB 2026 di Kota Bekasi?

​Berdasarkan investigasi dan data tangkapan layar sistem pendaftaran SPMB 2026 yang bocor, terdapat tiga kejanggalan krusial yang menabrak Standar Operasional Prosedur (SOP) verifikasi penerimaan siswa baru:

​1. Lolosnya Berkas Kosong pada Jalur Non-Akademik

Sebuah akun pendaftar asal Bogor (atas nama Axxx Pxxxx Hxxxxxx) berhasil di-ACC oleh verifikator Disdik pada Jalur Prestasi Non-Akademik.

Padahal, dokumen pendukung yang diunggah di dalam sistem terpantau kosong melompong.

​2. Manipulasi Status Domisili Pendaftar

Kejanggalan kedua terjadi pada Jalur Mutasi. Pendaftar asal luar kota (atas nama Axxxx Axxxxxxxx, asal Bogor) lolos verifikasi dengan status “Asal Pendaftar: Dalam Kota”.

Seharusnya, sistem auto-reject langsung memblokir data kontradiktif ini, namun verifikator diduga sengaja meloloskannya.

​3. Kuota Nol, Tapi 8 Pendaftar Luar Daerah Diterima

Manipulasi kuota terjadi secara terang-terangan pada Jalur Mutasi di SMP Negeri 1 Bekasi. Data sistem menunjukkan kuota untuk pendaftar Luar Daerah adalah 0 (kosong).

Anehnya, sistem mencatat ada 8 pendaftar luar daerah yang masuk dan dinyatakan diterima.

​(Baca juga: [Curang! Titipan DPRD Lolos Jalur Offline SPMB Kota Bekasi])

​Mengapa Plt Kepala Disdik Kota Bekasi Memilih Bungkam?

​Munculnya tiga temuan fatal ini menjadi tamparan keras bagi kredibilitas Pemkot Bekasi. Sayangnya, tidak ada iktikad baik untuk segera mengklarifikasi kecurigaan publik mengenai adanya oknum “orang dalam” yang mempermainkan sistem.

​Hingga berita ini diturunkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bekasi Chondro Wibhowo enggan memberikan penjelasan dan memilih bungkam saat dikonfirmasi oleh Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (13/07/2026).

​Tidak ada balasan pesan singkat maupun kesediaan untuk menemui awak media guna menjelaskan lolosnya berkas-berkas bermasalah tersebut.

Padahal sebelumnya, ia dengan bangga merilis jumlah 37.237 siswa yang dinyatakan lolos seleksi final.

​Apakah Hasil Verifikasi SPMB 2026 Akan Diaudit?

​Sikap tutup mulut yang dipertontonkan pucuk pimpinan Disdik Kota Bekasi ini semakin memperkuat indikasi adanya pembiaran terhadap manipulasi data SPMB.

Jika terus diabaikan, hak ribuan anak asli Kota Bekasi yang mendaftar secara jujur akan dirampas oleh pendaftar “jalur gelap”.

​Publik kini mendesak pimpinan daerah untuk segera turun tangan memanggil Disdik dan melakukan audit forensik terhadap sistem SPMB 2026 sebelum proses kegiatan belajar mengajar berjalan terlalu jauh.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai bungkamnya pejabat Disdik di tengah bukti kecurangan ini? Tinggalkan komentar Anda di bawah, bagikan berita ini agar viral, dan kawal terus integritas pendidikan bersama rakyatbekasi.com!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
Warga Bekasi Sukses Jadi Pembeli Pertama iPhone 18 Pro Max Burgundy di Indonesia dan Boyong MacBook Neo
Diduga Melanggar Izin, Publik Desak Wali Kota Bekasi Segel Tiga Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x