- Ditemukan bukti dokumen kebocoran data penerimaan siswa baru berstatus “Offline” di sejumlah SMP Negeri Kota Bekasi, menabrak aturan pendaftaran yang seharusnya 100 persen daring (online).
- Jalur gelap ini diduga kuat merupakan kuota titipan dari oknum anggota DPRD Kota Bekasi dan partai politik tertentu yang kini disamarkan dengan kedok “Atensi Dinas”.
- Para siswa titipan partai ini dikabarkan telah dikondisikan lolos secara sepihak pada akhir pekan lalu, dan langsung diperintahkan masuk sekolah bertepatan dengan hari pertama MPLS, Senin (13/07/2026).
- Sejumlah SMP Negeri yang terseret dalam dokumen data titipan offline ini cukup masif, di antaranya SMPN 8, SMPN 14, SMPN 16, SMPN 33, SMPN 41, dan SMPN 50.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Bekasi kembali diguncang skandal memalukan.
Di tengah klaim transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui pendaftaran secara daring (online), justru beredar dokumen berisi daftar puluhan siswa yang diloloskan melalui jalur “Offline”.
Kuat dugaan, daftar tersebut merupakan kuota “titipan” dari oknum anggota DPRD Kota Bekasi dan elit partai politik yang diselundupkan di luar prosedur resmi Dinas Pendidikan (Disdik).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagaimana Modus Titipan Offline di SPMB Kota Bekasi 2026?
Menanggapi sistem yang seharusnya terintegrasi secara digital, temuan ini secara gamblang mengungkap adanya celah gelap.
Modus kecurangan dilakukan dengan mem-bypass sistem online dan memasukkan nama-siswa secara manual langsung ke sekolah tujuan, padahal masa pendaftaran resmi telah ditutup.
”Offline itu titipan DPRD Kota Bekasi, katanya daftar online? Kok offline diloloskan?” kata seorang sumber internal yang menolak disebutkan identitasnya kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kota Bekasi, Senin (13/07/2026).
Menariknya, istilah untuk mengamankan kursi bagi para siswa titipan elit politik ini kini telah berganti wujud guna menyamarkan jejak dari pantauan publik dan media.
”Masuknya Atensi Dinas bukan partai lagi ketua,” tegas sumber tersebut, membongkar sandi birokrasi yang digunakan oleh oknum pemangku kebijakan.
(Baca juga: [Skandal SPMB 2026: 3 Indikasi Kecurangan Fatal Lolos Verifikasi Disdik Kota Bekasi])
Kapan Siswa Jalur Offline Ini Mulai Masuk Sekolah?
Aksi penyelundupan data siswa titipan ini disinyalir sengaja dikebut menjelang hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) agar tidak memicu kecurigaan.
Kesepakatan gelap untuk meloloskan daftar nama tersebut diduga telah diketuk palu secara sepihak pada akhir pekan lalu.
”Susulan partai udah clear semalam (sabtu malam minggu (11/07/2026)), Senin (13/07/2026) ke sekolahan,” ungkap sumber tersebut membongkar instruksi pengerahan para siswa titipan di hari pertama masuk sekolah.
Kondisi ini menciptakan ironi yang teramat sangat, mengingat ribuan pendaftar reguler harus tersingkir dan menangis karena kalah bersaing secara sistem, sementara segelintir pendaftar via jalur “orang dalam” bisa melenggang bebas ke sekolah negeri.
Sekolah Mana Saja yang Menampung Titipan DPRD Kota Bekasi?
Berdasarkan tangkapan layar dokumen spreadsheet (lembar kerja) yang bocor ke meja redaksi, praktik ini tersebar cukup masif di berbagai sekolah.
Dokumen tersebut mencatat secara detail Nama Siswa, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Asal Sekolah (mayoritas dari kawasan Rawalumbu, Sepanjangjaya, dan Bojong Menteng), lengkap dengan nomor kontak orang tua.
Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang tercatat dalam sistem pendaratan siswa berstatus “Offline Masuk” ini meliputi SMPN 8, SMPN 14, SMPN 16, SMPN 33, SMPN 41, hingga SMPN 50 Kota Bekasi.
Masyarakat Kota Bekasi kini menuntut transparansi dan pertanggungjawaban dari Plt Kepala Disdik Kota Bekasi atas lolosnya para pendaftar ilegal ini.
Mengapa sistem online yang dibanggakan justru dengan mudah dijebol oleh pendaftar offline berkedok “Atensi Dinas”?
Praktik culas ini jelas mencoreng wajah dunia pendidikan di Kota Bekasi. Bagaimana pendapat Anda mengenai maraknya siswa titipan elit di sekolah negeri ini?
Suarakan kekecewaan Anda di kolom komentar, sebarkan berita ini, dan ikuti terus investigasi mendalam tanpa kompromi hanya di rakyatbekasi.com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







