Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Pemkot Bekasi Kooperatif dan Layanan Publik Normal

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kooperatif dan menjamin layanan publik tetap berjalan normal usai tim Jampidsus Kejaksaan Agung menggeledah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penyidikan tindak pidana korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi, Kamis (17/09/2026) malam. (RakyatBekasi.com/ Istimewa)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kooperatif dan menjamin layanan publik tetap berjalan normal usai tim Jampidsus Kejaksaan Agung menggeledah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penyidikan tindak pidana korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi, Kamis (17/09/2026) malam. (RakyatBekasi.com/ Istimewa)

  • ​Tim Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah sejumlah OPD Pemkot Bekasi terkait penyidikan korupsi KSO PT Migas dan PT Pertamina EP (2009-2024) pada Kamis (17/09/2026) malam.
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan pihaknya tunduk pada hukum dan mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi oleh korps adhyaksa.
  • ​Pemkot Bekasi memastikan operasi penegakan hukum ini sama sekali tidak melumpuhkan roda pemerintahan maupun layanan publik.
  • ​Jajaran Bagian Hukum Setda Kota Bekasi siap memfasilitasi kebutuhan dokumen tambahan yang diperlukan oleh penyidik Kejagung.

WALI KOTA BEKASI TRI ADHIANTO menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk taat dan bersikap kooperatif terhadap proses hukum.

Hal ini ditegaskan merespons langkah Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung yang menggeledah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kantor BUMD PT Migas secara mendadak pada Kamis (17/09/2026) malam.

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya pengusutan tindak pidana korupsi Kerja Sama Operasi (KSO) di sektor energi yang merugikan keuangan daerah sejak 2009 hingga 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sikap Pemkot Bekasi Hadapi Pengusutan Korupsi KSO PT Migas

​Bagaimana Respons Wali Kota Bekasi Terkait Penggeledahan Kejagung?

​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan sikap tegas untuk tidak menghalangi langkah aparat penegak hukum dalam membongkar sengkarut rasuah di tubuh badan usaha milik daerah tersebut. Ia memastikan seluruh jajarannya akan memfasilitasi kebutuhan penyidikan.

​”Ya tentu, saya sebagai Wali Kota Bekasi menghormati proses yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan. Jadi sepanjang berkaitan dengan hukum, Pemkot Bekasi tentu akan kooperatif, mendukung setiap tindakan yang dilakukan oleh Kejaksaan,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (18/09/2026).

​Menurutnya, kelancaran proses hukum menjadi prioritas tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas.

​”Jadi prinsipnya, Pemerintah Kota Bekasi tidak akan menghalangi proses hukum yang sedang berjalan. Yang paling penting, tentu pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara normal,” katanya.

​Apakah Penggeledahan Mempengaruhi Layanan Publik di Pemkot Bekasi?

​Kehadiran tim penyidik untuk memeriksa tumpukan dokumen krusial di instansi vital sempat menjadi sorotan.

Kendati demikian, otoritas daerah menjamin bahwa operasional birokrasi dan layanan administrasi di pusat pemerintahan tidak mengalami hambatan sedikit pun.

​”Dan apapun penggeledahan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Agung tidak menganggu pada proses pelayanan publik kepada masyarakat,” kata Kepala Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah Kota Bekasi Bayu Aji Pramono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (18/09/2026).

​Pria berlatar belakang Korps Adhyaksa ini menambahkan bahwa jajaran eksekutif sangat menghargai upaya hukum yang sedang diusut oleh kejaksaan.

​”Kita menghormati setiap apapun proses yang dilakukan oleh Kejagung, berkaitan kebutuhan dokumen dan alat bukti tambahan yang diperlukan,” tuturnya.

​Apa Langkah Selanjutnya dari Pemkot Bekasi?

​Dalam menghadapi dinamika hukum tersebut, Pemkot Bekasi mengedepankan asas keterbukaan informasi kepada institusi peradilan sekaligus mengimbau publik untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

​”Pada dasarnya kita tetap kooperatif untuk apapun itu, dari rangkaian proses hukum yang berlaku. Yang jelas biarkan proses pengembangan berjalan, dan jangan menghakimi pihak pihak tertentu,” ujarnya.

Skandal korupsi yang menyeret PT Migas dan PT Pertamina EP ini menjadi ujian besar bagi transparansi birokrasi di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kooperatif dan menjamin layanan publik tetap berjalan normal usai tim Jampidsus Kejaksaan Agung menggeledah sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penyidikan tindak pidana korupsi KSO PT Migas Kota Bekasi, Kamis (17/09/2026) malam. (RakyatBekasi.com/ Istimewa)

Publik kini menanti langkah tegas dari Kejaksaan Agung untuk menetapkan tersangka utama yang harus bertanggung jawab atas kerugian tata kelola energi daerah tersebut.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru dari kasus megakorupsi ini! Bagikan artikel ini, sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar, dan segera ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu update dengan berita pemerintahan paling tajam dan terpercaya di Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x