Imbas Pekerjaan PSN SPAM Jatiluhur, Dishub Kota Bekasi Terapkan Contraflow di Jalan Jenderal Sudirman

- Jurnalis

Rabu, 1 Mei 2024 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan Rekayasa Lalu Lintas Contraflow di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Kantor Pemkot Bekasi, imbas pekerjaan lanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) SPAM Jatiluhur 1.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan Rekayasa Lalu Lintas Contraflow di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Kantor Pemkot Bekasi, imbas pekerjaan lanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) SPAM Jatiluhur 1.

KOTA BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan Rekayasa Lalu Lintas Contraflow di Jalan Jenderal Sudirman Simpang Kantor Pemkot Bekasi secara situasional di waktu tertentu, imbas pekerjaan lanjutan Proyek Strategis Nasional (PSN) SPAM Jatiluhur 1.[irp posts=”10335″ ]Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Teguh Indrianto mengatakan, pelaksanaan Contraflow tersebut akan berlangsung di sekitar lokasi selama pekerjaan SPAM Jatiluhur 1.
“Dengan uji coba Rekayasa Lalu Lintas dari Perum 1 Grand Mall Bekasi, kerap terjadi kepadatan arus volume kendaraan. Sehingga skemanya Contraflow dari arah Perum 1 menuju ke Pemda arah Tol Barat bisa mengambil jalur sebelah selatan di Jalan Jenderal Sudirman,” ucap Teguh saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Selasa (30/04/2024).
Teguh membeberkan bahwa skema Contraflow akan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Sementara saat weekend, Contraflow tidak diberlakukan.
“Hari libur atau Sabtu-Minggu tidak bisa dilakukan (Contraflow) karena dipastikan di Jalan Ahmad Yani akan arus volume kendaraan akan tinggi, Jadi Contraflow ini dilakukan hanya untuk mengurai, mana kala antrian Traffic Light Pemda itu mengular atau memanjang sampai dengan Perum 1 atau Bank BTN (deket Grand Mall Bekasi),” ujarnya.
[irp posts=”10321″ ]Teguh mengungkapkan, apabila situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi sudah dalam keadaan landai terkendali, maka pelaksanaan Contraflow distop sementara waktu atau dinormalkan kembali
“Intinya pemberlakuannya bersifat situasional, hanya berlaku di Jam kerja. Kemudian apabila terjadi kepadatan arus lalulintas kembali, maka akan dilakukan hal yang sama. Jika sudah landai, dinormalkan kembali,” ungkapnya.
Meski begitu, pelaksanaan Contraflow di lokasi tentunya juga tidak akan selalu berjalan dengan mulus. Sejumlah kendala kadang kala terjadi, seperti ketika truk bertonase besar terhalang oleh kabel Traffic Light di simpang Kantor Pemkot Bekasi dari Jalan Ahmad Yani.[irp posts=”10342″ ]
“Jadi kendaraan dimensi besar tronton itu engga bisa lewat di Contraflow, soalnya nyangkut. Mudah-mudahan satu dua hari kedepan kami koordinasikan dengan DBMSDA untuk menaikkan kabelnya, karena tadi mau di naikin, ternyata spare kabelnya engga cukup,” imbuhnya
Selama skema Contraflow diterapkan, Teguh mengatakan bahwa akan ada petugas yang berjaga di lokasi dan situasi di lapangan bakal dipantau terus melalui Area Traffic Control System (ATCS) apabila terjadi kepadatan volume kendaraan.[irp posts=”10328″ ]”Apabila ada informasi dari pekerja atau koordinator di spam bahwa terjadi kepadatan arus lalu lintas, mereka akan menghubungi kami, Dishub maupun Satlantas untuk melakukan pembukaan Contraflow dan mereka tidak diperkenankan melakukan Contraflow sebelum ada petugas Dishub dan Satlantas yang ada di lokasi nantinya,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu
Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor
Cuaca Makin Panas, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Pembangunan Ruang Publik dan Pedestrian Arteri di 2027
Mediasi Buntu! Polisi Bergerak Cepat Usut Kasus Bullying Siswa Alexandria Islamic School Bekasi
Alarm Bahaya! 17.240 Kasus ILI Hantam Kota Bekasi, Balita Jadi Kelompok Paling Terancam
Skandal Sel ‘Mewah’ Lapas Cibinong Terbongkar, Benarkah Jadi Surga bagi Koruptor dan Mantan Wali Kota Bekasi?
Gagal Total! Penertiban Parkir Liar di Jalan Ahmad Yani Cuma Isapan Jempol Kadishub Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Bakal Ngantor di RW Mulai 2027, Warga Tuntut Kehadiran Kepala Dinas
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:16 WIB

Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu

Jumat, 25 September 2026 - 16:28 WIB

Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor

Jumat, 25 September 2026 - 15:24 WIB

Cuaca Makin Panas, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Pembangunan Ruang Publik dan Pedestrian Arteri di 2027

Jumat, 25 September 2026 - 15:02 WIB

Mediasi Buntu! Polisi Bergerak Cepat Usut Kasus Bullying Siswa Alexandria Islamic School Bekasi

Jumat, 25 September 2026 - 11:17 WIB

Alarm Bahaya! 17.240 Kasus ILI Hantam Kota Bekasi, Balita Jadi Kelompok Paling Terancam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x