Enam Bulan Tak Bayar Gaji Karyawan, Pj Wali Kota Bekasi Diminta Usut PT MSA

- Jurnalis

Sabtu, 1 Juni 2024 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola Pasar Baru Jatiasih disebut berbulan-bulan tidak membayar gaji karyawannya. (Tangkapan layar Instagram akun @kata_s14p4).

Pengelola Pasar Baru Jatiasih disebut berbulan-bulan tidak membayar gaji karyawannya. (Tangkapan layar Instagram akun @kata_s14p4).

KOTA BEKASI – Pihak Pengelola Pasar Baru Jatiasih PT Mukti Sarana Abadi (PT MSA) disebut tidak membayarkan gaji 7 orang karyawannya selama 6 bulan. [irp posts=”11147″ ] Alih-alih berupaya mencicil pembayaran gaji mereka, konon katanya PT MSA sangat tega telah mengganti ketujuh orang tersebut dengan karyawan baru.
“Kasihan Karyawannya Kan Punya Keluarga. Tolong diusut itu PT MSA nya Bapak. Kasihan mereka punya keluarga,” tulis akun IG @kata_s14p4 seraya turut menyebut Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad, Sabtu (01/06/2024).
Adapun total gaji yang belum dibayarkan PT MSA kepada 7 pegawainya itu, mencapai Rp183 Juta. [irp posts=”10920″ ]
View this post on Instagram

A post shared by KATA SIAPA (@kata_s14p4)

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan menyesalkan sikap tergesa-gesanya Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad dalammenyerahkan hak pengelolaan Pasar Jatiasih kepada PT Mukti Sarana Abadi. [irp posts=”11079″ ] Hal itu dilontarkan Nuryadi menyusul dugaan kecurangan pembangunan kios ilegal di luar perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Mukti Sarana Abadi atau MSA. Selain itu, kompensasi PAD serta ketentuan yang wajib diselesaikan belum rampung hingga kini.
“Kita terima informasi dugaan pembangunan kios ilegal oleh PT MSA. Ini kan jelas pelanggaran. Apalagi pembangunan kios sudah lama dilakukan, kenapa Pj Wali Kota menandatangani penyerahan pengelolaan pasar?. Ini jelas kebijakan keliru,” ujar Nuryadi, Rabu (29/05/2024).
[irp posts=”10158″ ]

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembakaran Sampah Ilegal Picu Kebakaran di Hutan Kota Bekasi, Disdamkarmat Turun Tangan
KADIN Dukung Penuh Wali Kota Bekasi Ngantor di RW, Dorong UMKM & Program Lingkar Keren Tepat Sasaran
Ditanya Urgensi Ngantor di RW, Wali Kota Bekasi Irit Bicara: Berani Kayak Apa?
Pesan Menohok Junaedi untuk 4 Calon Sekda Kota Bekasi: Jangan Berkuping Tipis dan Termakan Hoaks!
Bursa Sekda Kota Bekasi Memanas, Junaedi Titip Pesan Menohok untuk Suksesornya!
Sapu Bersih Birokrasi, Pemkot Bekasi Pecat Puluhan Pegawai: PPPK Terbanyak, Dishub Terseret Pungli!
Pembangunan JPO Stasiun Bekasi Kembali Molor, Kapan Selesai? DBMSDA Ungkap Kendalanya
Polemik Bazar UMKM Pemkot Bekasi: Kutipan Rp50 Ribu oleh Dekranasda Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:17 WIB

Pembakaran Sampah Ilegal Picu Kebakaran di Hutan Kota Bekasi, Disdamkarmat Turun Tangan

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

KADIN Dukung Penuh Wali Kota Bekasi Ngantor di RW, Dorong UMKM & Program Lingkar Keren Tepat Sasaran

Senin, 21 September 2026 - 17:47 WIB

Ditanya Urgensi Ngantor di RW, Wali Kota Bekasi Irit Bicara: Berani Kayak Apa?

Senin, 21 September 2026 - 15:00 WIB

Pesan Menohok Junaedi untuk 4 Calon Sekda Kota Bekasi: Jangan Berkuping Tipis dan Termakan Hoaks!

Senin, 21 September 2026 - 11:51 WIB

Bursa Sekda Kota Bekasi Memanas, Junaedi Titip Pesan Menohok untuk Suksesornya!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x