Pj Gani Sambut Kehadiran Transportasi Umum Baru di Kota Bekasi, MRT Tomang – Medan Satria

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan juga Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto seusai meneken nota kesepahaman proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Gedung Sate, Kota Bandung Jawa Barat, Jumat (17/02/2023).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan juga Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto seusai meneken nota kesepahaman proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Gedung Sate, Kota Bandung Jawa Barat, Jumat (17/02/2023).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad menyambut baik, menyoal pembangunan MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta proyek Lintas Timur – Barat Fase 1 Tahap 1.

Melalui jalur tersebut akan dibangun dari di wilayah Jakarta mulai dari Tomang hingga Medan Satria sepanjang 24,5 Km.

Dengan, pembangunan tersebut baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi Widodo, pada Rabu (11/09/2024) lalu. Sekaligus, pembangunan MRT Tomang – Medan Satria ini akan dilakukan secara paralel tanpa menunggu penyelesaian jalur MRT Fase 2 Utara – Selatan yakni Bundaran HI sampai Kota Tua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kan wujud kepedulian perhatian pemerintah pusat. Melihat situasi dinamika yang ada di Kota Bekasi dan juga dianggap Kota Bekasi ini mampu menjalankan itu, di satu sisi ini amanah kepercayaan dan anugerah,” ucap dia saat ditemui RakyatBekasi.com di Alun-alun M Hasibuan Kota Bekasi, Jumat (13/09/2024).

Melalui proyek pembangunan MRT tersebut, kata dia, pihaknya berencana akan segera mensosialisasikan hal itu kepada masyarakat.

Tujuannya adalah sebagai bentuk minat dan keinginan masyarakat untuk segera beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, bilamana mereka jenuh akan situasi kemacetan yang berimbas pada kendaraan pribadi.

“Kita akan terus sosialisasikan, karena ini juga kan semua untuk kepentingan masyarakat. Kalau masyarakat kita jenuh, dengan kemacetan. Ya pasti akan beralih nanti perlahan-lahan, tapi juga kita sambil memperbaiki infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat,” terang PJ Gani.

Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan mengatakan, proyek MRT sendiri awalnya merupakan permohonan Pemerintah Kota Bekasi kepada Pemerintah Pusat yang pada akhirnya bisa direalisasikan.

“Untuk MRT sendiri kita bersyukur ternyata permohonan kita sejak tahun 2021 itu bisa diterima oleh pihak Kementerian Perhubungan. Tentunya dari Bappenas sudah menghasilkan menggelontorkan anggaran khusus untuk kota Bekasi sepanjang 800 meter,” tutur Johan Budi saat ditemui di lokasi secara terpisah.

Menurutnya, Pj Wali Kota Bekasi dalam hal ini juga sudah melakukan penunjukan lokasi (Penlok) yang akan menjadi lokasi pembangunan.

“Dengan anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan proyek tersebut kurang lebih Rp 1,5 Triliun. Dimana, Rp 1,2 Triliun untuk kontruksi dan Rp 282 Miliar untuk pembebasan lahan dan itu menjadi dasar untuk pembebasan lahan yang rencananya pada tahun 2025,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas SiLPA Membengkak! Serapan Anggaran Baru 58 Persen, Wali Kota Bekasi Desak OPD Kebut Belanja
Geger WNA Punya KTP Lokal di Jatisampurna, Disdukcapil Kota Bekasi Ungkap Fakta Sebenarnya
Usai Bongkar 88 Bangli Tanahfit, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Normalisasi Kali Irigasi Medansatria
Syarat Mutlak Perlinsos: Disdukcapil Kota Bekasi Desak Warga Segera Aktivasi IKD untuk Bansos Digital
Cegah Salah Sasaran, Pemkot Bekasi Rilis Sistem Bansos Digital dan Ajak Warga Jadi Agen “Peduli Tetangga”
Drainase Cut Mutia Bekasi Amblas, BPJN Targetkan Perbaikan Seminggu
Skandal Upah Pungut Ratusan Juta Camat dan Lurah: GMBI Tuntut Transparansi Pemkot Bekasi
Tragedi Bakar Obat Nyamuk di Kaliabang Tengah: Dua Nyawa Melayang, Kerugian Capai Rp500 Juta
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Awas SiLPA Membengkak! Serapan Anggaran Baru 58 Persen, Wali Kota Bekasi Desak OPD Kebut Belanja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Geger WNA Punya KTP Lokal di Jatisampurna, Disdukcapil Kota Bekasi Ungkap Fakta Sebenarnya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Syarat Mutlak Perlinsos: Disdukcapil Kota Bekasi Desak Warga Segera Aktivasi IKD untuk Bansos Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Cegah Salah Sasaran, Pemkot Bekasi Rilis Sistem Bansos Digital dan Ajak Warga Jadi Agen “Peduli Tetangga”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Drainase Cut Mutia Bekasi Amblas, BPJN Targetkan Perbaikan Seminggu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x