Wali Kota Bekasi Inventarisir Kerugian Materiil dan Psikis 61 Ribu Warga Terdampak Pasca Banjir

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah tengah melakukan inventarisasi kerugian materil dan material akibat banjir yang terjadi setelah meluapnya Air Kali Bekasi.

Banjir tersebut dipicu oleh kiriman air dari wilayah Bogor pada Senin malam (03/03/2025), yang berdampak luas ke beberapa wilayah di Kota Bekasi.

Tri Adhianto menyebut bahwa inventarisasi ini mencakup seluruh wilayah terdampak banjir untuk memastikan skala kerugian yang dialami masyarakat dapat dihitung dengan akurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini sedang dihitung, kerugian baik material maupun materil. Kami sedang mencoba menilai dampak ini secara menyeluruh,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Wali Kota Bekasi, Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (07/03/2025).

Ia juga menegaskan bahwa meskipun kerugian material dapat dihitung, kerugian yang bersifat psikis tidak dapat digantikan oleh materi.

“Yang paling mahal tentu adalah kerugian terkait rasa tenang, hidup di bawah tekanan, kecemasan, ketakutan. Itu adalah kerugian yang tidak bisa dihitung dengan uang,” tuturnya.

Berdasarkan laporan Pemerintah Kota Bekasi, banjir telah berdampak pada 132 titik di delapan kecamatan dengan total 23 ribuan kepala keluarga terdampak atau setara dengan 61 ribu warga.

Saat ini, seluruh wilayah terdampak telah mengalami surutnya banjir, meskipun menyisakan lumpur yang menjadi tantangan selanjutnya.

Pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menormalkan aliran listrik secara bertahap di seluruh kawasan.

Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, melaporkan bahwa proses pemulihan terus berlangsung secara bertahap.

“Listrik dan air sudah kembali menyala di sebagian besar daerah, dan kami juga mendatangkan tangki-tangki air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain memulihkan infrastruktur dasar seperti listrik dan air bersih, BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta untuk menyediakan bantuan logistik yang mencakup makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung warga agar dapat kembali ke rumah dengan aman dan memulai upaya pemulihan pasca banjir.

Tri Adhianto menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mendukung masyarakat baik dari segi fisik maupun mental. “Kami tidak hanya fokus pada pemulihan material, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan dukungan emosional yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi psikis mereka setelah melalui masa sulit ini,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan berbagai elemen masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan cepat dan efektif sehingga masyarakat Kota Bekasi bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x