Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau! Pemkot Bekasi Siapkan Opsi PJJ untuk Sekolah

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat memantau kondisi terkini di lapangan guna mengevaluasi penerapan opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kota Bekasi, Minggu (06/09/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat memantau kondisi terkini di lapangan guna mengevaluasi penerapan opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kota Bekasi, Minggu (06/09/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

  • ​Wali Kota Bekasi membuka opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) jika sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau makin membahayakan kesehatan.
  • ​Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup terus memantau kualitas udara yang saat ini dipastikan masih kondusif.
  • ​Mendikdasmen menginstruksikan Pemerintah Daerah terdampak untuk meniadakan kegiatan belajar di luar ruangan demi keselamatan siswa.
  • ​Warga diimbau mengurangi aktivitas luar ruang dan mengenakan masker pelindung.

PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI mulai mempertimbangkan opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa sekolah menyusul paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menyelimuti wilayah Kota Patriot pada Minggu (06/09/2026).

Langkah strategis ini disiapkan guna mengantisipasi memburuknya kualitas udara yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan kondisi di Kota Bekasi saat ini masih dalam batas aman terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Skenario Pemkot Bekasi Hadapi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

​Penentuan kebijakan belajar dari rumah akan disesuaikan dengan eskalasi kedaruratan erupsi serta kualitas udara harian.

Koordinasi intensif terus dilakukan melibatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi dan instansi terkait.

​”Dari Dinas Pendidikan (Disdik) saya berikan wewenang penetapannya (untuk pelaksanaan PJJ) dan Kadis Lingkungan Hidup (LH) menyatakan udara di Kota Bekasi masih kondusif,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kota Bekasi, Minggu (06/09/2026).

​Penerapan sistem PJJ masih bersifat situasional dan sangat bergantung pada instruksi lanjutan dari Pemerintah Pusat.

​”Kita ikuti perkembangan apabila membahayakan pasti kita terapkan PJJ terhadap siswa sekolah. Meskipun, sifatnya sebatas opsional dilapangan. Dan akan melihat perkembangan lebih jauh dari Pemerintah Pusat memberikan informasi perkembangan kedepan,” tuturnya.

​Bagaimana Imbauan Keselamatan untuk Warga Bekasi?

​Mengantisipasi partikel debu vulkanik yang terbawa angin, Pemkot Bekasi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra tanpa perlu panik berlebihan.

​“Warga Bekasi tidak perlu panik. Sampai saat ini situasi masih aman dan terkendali, tidak ada dampak signifikan yang kami terima. Tetapi kita tetap harus waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi yang berwenang,” imbuhnya.

​Beliau juga menekankan pentingnya langkah perlindungan diri saat beraktivitas harian, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap penyakit pernapasan (ISPA).

​“Sebaiknya kurangi aktifitas diluar jika tidak ada keperluan mendesak, gunakan masker atau kacamata. Dan yang perlu mendapat perhatian lebih adalah anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap kualitas udara,” jelasnya.

​Apa Arahan Menteri Pendidikan Terkait Erupsi Anak Krakatau?

​Secara terpisah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti telah menerbitkan instruksi bagi Pemerintah Daerah yang wilayahnya terdampak abu vulkanik.

Kebijakan pencegahan ini menitikberatkan pada beberapa aspek krusial:

  • ​Penerapan PJJ: Daerah dengan dampak abu vulkanik yang dinilai tidak aman dianjurkan segera menerapkan pembelajaran jarak jauh.
  • ​Otoritas Pemda: Pemerintah daerah merupakan pihak yang berwenang penuh menentukan kelayakan pembelajaran tatap muka di wilayahnya masing-masing.
  • ​Protokol Ketat: Jika sekolah tetap dinilai aman beroperasi, kegiatan belajar di luar ruang kelas dilarang keras.
  • ​Perlindungan Ruang Belajar: Pihak sekolah wajib memastikan seluruh ruang kelas tertutup guna memberikan perlindungan maksimal bagi pernapasan siswa.

​Keselamatan siswa dan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah fenomena alam ini. Pemkot Bekasi akan terus memperbarui informasi terkait status kegiatan belajar mengajar sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Bagikan informasi penting ini kepada orang tua siswa lainnya agar tetap waspada, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x