Geruduk Pemkot Bekasi, PC PMII Tuntut Reformasi Birokrasi

- Jurnalis

Rabu, 16 Maret 2022 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemerintahan Kota Bekasi di Jl. Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Rabu (16/3/2022).

Aksi tersebut memperingati HUT Kota Bekasi yang ke-25 dan pengambilan sikap terkait banyaknya Pejabat Pemerintah Kota Bekasi yang dipanggil oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

PC PMII menilai pada usia yang ke-25 tahun Kota Bekasi seperti mengalami stagnansi bahkan kemunduran baik itu disektor pendidikan,kesaehatan, dan kemiskinan. Terlebih banyaknya pejabat yang dipanggil oleh KPK membuat pelayanan masyarakat menjadi terganggu. Maka dari itu PC PMII melakukan aksi unjuk rasa agar Pemerintah Kota Bekasi agar secepatnya menyelesaikan masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yusril Nager Ketua PC PMII Kota Bekasi, setelah KPK mendalami modus operandi yang dilakukan mantan Walikota Bekasi Rahmat Effendi dalam mengumpulkan pundi-pundi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Reny Hendrawati diduga kuat ikut andil.

“Kami meminta 11 poin tuntutan kami untuk dilaksanakan oleh Plt Walikota Bekasi, Tri Adiyanto. Bila tidak sanggup memimpin Kota Bekasi lebih baik mengundurkan diri,” tegas Yusril dalam orasinya.

Adapun 11 poin tuntutan yang disampaikan pada aksi unjuk rasa diantaranya :

  1. Mendesak PLT Walikota segera selesaikan kasus Korupsi di Kota Bekasi
  2. Mendesak PLT Walikota untuk segera memecat seluruh pejabat Kota Bekasi yang diduga terlibat dalam kasus Korupsi EX Walikota Non Aktif RE
  3. Mendesak PLT Walikota untuk mengevaluasi kinerja ASN/TKK yang menjadi beban APBD Kota Bekasi
  4. Mendesak PLT Walikota untuk Evaluasi seluruh pegawai BUMD di Kota Bekasi
  5. Mendesak PLT Walikota segera memecat pegawai BUMD yang berpartai politik
  6. Mendesak PLT Walikota untuk segera menyelesaikan masalah kemiskinan sesuai dengan Perda No 4 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Kemiskinan
  7. Mendesak PLT Walikota segera tuntaskan permasalahan yang terjadi dunia Pendidikan
  8. Mendesak PLT Walikota untuk Evaluasi Dinas Sosial yang kurang pro aktif terhadap masyarakat
  9. Mendesak PLT Walikota untuk mendirikan Perguruan Tinggi Negeri secepatnya
  10. Mendesak PLT Walikota Bekasi untuk menungudurkan diri apabila tidak sanggup memimpin Kota Bekasi dengan baik dan tegas.

Pantau dilapangan,

Massa Aksi yang berkumpul di Sekretariat PC PMII pada pukul 11.00 WIB, kemudian melakukan persiapan dan briefing sebelum aksi yang di komandoin oleh Sahabat Lintar Maulana sebagai Koordinator Lapangan, dilanjutkan dengan pembacaan doa agar aksi hari ini dapat dilaksanakan dengan aman dan tertib. Massa aksi yang berjumlah kurang-lebih 50 orang berangkat dari sekretariat PC PMII menuju Gedung Pemerintahan Kota Bekasi pada pukul 13.30 WIB.

Massa aksi sampai di Gedung Pemerintahan Kota Bekasi pada pukul 13.45 wib, dengan menyanyikan lagu mars PMII. Orasi pertama disampaikan oleh sahabat Lintar Maulana selaku Koordinator Lapangan dan dilanjutkan oleh Yusril Nama Gelar selaku Ketua Umum PC PMII Kota Bekasi. Pada orasi keduanya menyampaikan keluh kesah masyarakat yang selama ini tidak teraspirasikan dengan baik , berbagai macam problem yang ada di Kota Bekasi belum juga dapat diselesaikan khususnya masalah pendidikan,kesehatan dan kemiskinan.

Kemudian aksi dilanjutkan dengan orasi dari sahabat-sahabat dari masing-masing Komisariat yang diantaranya Komisariat Mitra Karya,Komisariat Tribuana, Komisariat Mulia Pratama, Komisariat Bhayangkara Jaya dan Komisariat Marhalah Al-Ulya.

Setelah kurang lebih dua jam massa aksi berorasi namun dari pihak Pemerintah Kota Bekasi tidak ada satupun yang beritikad baik untuk menemui massa aksi . Maka sempat terjadi ketegangan antara massa aksi dan pihak keamanan (Kepolisian dan Satpol PP) karena massa aksi bermaksud menemui ptl Walikota untuk menyampaikan aspirasinya.

Pada pukul 15.00 WIB massa aksi berhasil merengsek masuk kedalam Gedung Pemerintahan Kota Bekasi namun karna pihak kepolisian melarang untuk masuk lebih jauh kami memutuskan untuk menyatakan sikap didalam lingkungan Gedung Pemerintahan Kota Bekasi.
Meski sampai akhir aksi tidak ada yang menemui massa aksi namun tidak menyurutkan semangat kami untuk memperjuangkan nasib kaum-kaum mustad’afin terkhusus masyarakat Kota Bekasi yang terdzholimi oleh Pemerintah Daerah.

“Perjuangan akan tetap berlanjut karena Sekali Bendera di Kibarkan Hentikan Ratapan dan Tangisan Mundur Satu Langkah Adalah Sebuah Bentuk Pengkhianatan Tangan Terkepal dan Maju Kemuka !!! LAWAAANN! #HIDUPMAHASISWA, #PANJANGUMURPERJUANGAN,” pungkas Yusri.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan
Marak Pungli di CFD Kota Bekasi, Pemkot Segera Tindak Preman
Buntut Nobar Piala Dunia, Wali Kota Bekasi Absen Apel Pagi
Konser Zephyer Project Bekasi Batal, Proses Refund Tiket Tuai Polemik
Rekor Zenza TekSas Pecahkan 507 Soal di CFD Lagoon Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Senin, 20 Juli 2026 - 14:32 WIB

Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:16 WIB

Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air

Senin, 20 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:51 WIB

Buntut Nobar Piala Dunia, Wali Kota Bekasi Absen Apel Pagi

Berita Terbaru

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menggunakan armada Clean Water Response Unit saat mendistribusikan pasokan air bersih untuk warga yang terdampak gangguan PDAM di Kecamatan Bekasi Timur, belum lama ini. Bantuan ini disalurkan sekaligus sebagai bentuk mitigasi Pemkot Bekasi dalam menghadapi potensi kekeringan ekstrem dampak fenomena El Nino di berbagai titik rawan. (Foto: Dok. RakyatBekasi)

Bekasi

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x