Puluhan Truk Sampah Antri Mengular, TPA Sumurbatu Overload dan Terancam Longsor

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan truk sampah mengantri untuk membuang sampah ke TPA Sumurbatu, Selasa (24/06/2025).

Puluhan truk sampah mengantri untuk membuang sampah ke TPA Sumurbatu, Selasa (24/06/2025).

Anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Bantargebang, Bekasi, yang kini memasuki tahap kritis.

Sarwin mengungkapkan bahwa zona 5 TPA telah mengalami kelebihan kapasitas dan masih menggunakan metode open dumping yang tidak lagi memadai.

“Kondisi TPA Sumur Batu sangat mengkhawatirkan. Hari ini saja puluhan truk sampah mengantri cukup panjang hanya untuk membuang sampah. Jika terus dibiarkan, dampaknya bisa sangat fatal,” ujar Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra kepada rakyatbekasi.com, Selasa (24/06/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penumpukan ini bisa menimbulkan risiko longsor gunungan sampah, sebagaimana pernah terjadi di sejumlah TPA di daerah lain, seperti Leuwigajah di Bandung.

Ia menyebut permasalahan ini bukan hanya menyangkut teknis pengelolaan, tetapi menyangkut langsung keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Desakan untuk Pemerintah Kota Bekasi: Segera Lakukan Pembebasan Lahan dan Terapkan Sistem Modern

Sarwin mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera melakukan langkah konkret dalam menangani krisis sampah ini. Salah satu solusi mendesak yang ia ajukan adalah:

  • Pembebasan lahan tambahan guna perluasan area penampungan sampah.
  • Penerapan sistem sanitary landfill, menggantikan sistem terbuka saat ini yang dinilai sudah tidak layak dan melanggar arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kami meminta Pemkot Bekasi segera bertindak. Sanitary landfill bukan hanya sekadar anjuran, tapi kebutuhan mendesak yang jika tidak diterapkan, akan menciptakan risiko kesehatan dan bencana lingkungan,” imbuhnya.

Dampak Lingkungan dan Kesehatan: Warga Bantargebang dalam Ancaman Nyata

Sebagai putra daerah asal Bantargebang, Sarwin merasa berkewajiban menyuarakan keresahan masyarakat sekitar TPA.

Ia menekankan bahwa krisis sampah ini tidak boleh dipandang sebelah mata.

Risiko penyakit akibat bau menyengat, pencemaran air tanah, dan ancaman longsor bisa terjadi kapan saja.

Pengelolaan sampah di perkotaan seperti Bekasi membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta.

Sarwin menyarankan adanya penguatan kebijakan tata kelola sampah yang berbasis partisipasi masyarakat, serta dukungan teknologi ramah lingkungan.

“Ini bukan sekadar soal sampah. Ini soal nyawa dan keselamatan warga. Jangan sampai kita menunggu musibah dulu baru bertindak,” tutup Sarwin.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan
Marak Pungli di CFD Kota Bekasi, Pemkot Segera Tindak Preman
Buntut Nobar Piala Dunia, Wali Kota Bekasi Absen Apel Pagi
Konser Zephyer Project Bekasi Batal, Proses Refund Tiket Tuai Polemik
Rekor Zenza TekSas Pecahkan 507 Soal di CFD Lagoon Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Senin, 20 Juli 2026 - 14:32 WIB

Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:16 WIB

Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air

Senin, 20 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:51 WIB

Buntut Nobar Piala Dunia, Wali Kota Bekasi Absen Apel Pagi

Berita Terbaru

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menggunakan armada Clean Water Response Unit saat mendistribusikan pasokan air bersih untuk warga yang terdampak gangguan PDAM di Kecamatan Bekasi Timur, belum lama ini. Bantuan ini disalurkan sekaligus sebagai bentuk mitigasi Pemkot Bekasi dalam menghadapi potensi kekeringan ekstrem dampak fenomena El Nino di berbagai titik rawan. (Foto: Dok. RakyatBekasi)

Bekasi

El Nino Mengancam, Pemkot Bekasi Antisipasi Kekeringan

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x