Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers terkait opsi PJJ situasional bagi sekolah di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers terkait opsi PJJ situasional bagi sekolah di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

  • ​Kota Bekasi raih peringkat ke-6 nasional dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025 dengan skor 94,43.
  • ​Capaian ini menobatkan Kota Bekasi sebagai wilayah dengan indeks inovasi tertinggi se-Provinsi Jawa Barat.
  • ​Posisi 5 besar nasional didominasi oleh Kabupaten Balangan, Kota Mojokerto, Lamongan, Surabaya, dan Banyuwangi.
  • ​Wali Kota Bekasi instruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadirkan solusi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan masuk ke dalam jajaran elit 10 wilayah terinovatif di Indonesia.

Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Kota patriot ini mantap menduduki peringkat keenam secara nasional dengan perolehan skor 94,43.

​Torehan angka tersebut sekaligus mengukuhkan posisi Kota Bekasi sebagai daerah paling inovatif di Provinsi Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prestasi ini mengungguli Kabupaten Bogor yang harus puas berada di urutan ketujuh dengan margin skor tipis 94,40.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Dorong OPD Tingkatkan Kualitas Layanan

​Capaian positif dalam pengukuran IID 2025 tidak lantas membuat jajaran Pemkot Bekasi berpuas diri. Evaluasi berkelanjutan dan percepatan reformasi birokrasi terus digaungkan guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

​“Masuknya Kota Bekasi dalam 10 besar wilayah terinovatif menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Ini menunjukkan bahwa berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah terus bergerak ke arah yang positif dan memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (07/09/2026).

​Pernyataan ini mengisyaratkan komitmen kepala daerah agar seluruh kebijakan dan terobosan digital maupun non-digital tidak sekadar menjadi etalase birokrasi. Inovasi dituntut untuk menjadi alat pengurai masalah masyarakat secara nyata.

Siapa Saja Daerah yang Mengisi 10 Besar Indeks Inovasi Daerah 2025?

​Secara nasional, Kabupaten Balangan memimpin puncak klasemen sebagai wilayah terinovatif dengan skor absolut 96,80.

Dominasi wilayah Jawa Timur juga terlihat pekat dalam lima besar indeks inovasi tahun ini, sebelum disusul oleh Kota Bekasi sebagai representasi terkuat dari Jawa Barat.

​Berikut adalah rincian perolehan skor daerah di posisi teratas berdasarkan data IID 2025:

  • ​Kabupaten Balangan: Skor 96,80 (Peringkat 1)
  • ​Kota Mojokerto: Skor 95,43 (Peringkat 2)
  • ​Kabupaten Lamongan: Skor 95,23 (Peringkat 3)
  • ​Kota Surabaya: Skor 94,98 (Peringkat 4)
  • ​Kabupaten Banyuwangi: Skor 94,84 (Peringkat 5)
  • Kota Bekasi: Skor 94,43 (Peringkat 6)
  • ​Kabupaten Bogor: Skor 94,40 (Peringkat 7)

Apa Dampak Inovasi Pemkot Bekasi bagi Masyarakat Luas?

​Dampak krusial dari capaian inovasi ini adalah terciptanya ekosistem birokrasi yang lebih ringkas, efektif, dan proaktif menjemput bola ke tingkat Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warga (RW).

Inovasi tidak lagi didefinisikan secara sempit sebagai aplikasi digital, melainkan terobosan tata kelola yang memangkas waktu tunggu layanan masyarakat.

​“Yang paling penting bukan hanya mendapatkan peringkat, tetapi bagaimana inovasi itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami akan terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk berani berinovasi, memperbaiki pelayanan, dan menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan warga,” tegasnya menambahkan.

​Pencapaian Indeks Inovasi Daerah 2025 menjadi bukti empiris bahwa upaya membangun pemerintahan yang adaptif di Kota Bekasi perlahan menunjukkan hasil.

Ke depan, tantangan terbesar bagi Pemkot Bekasi adalah menjaga keberlanjutan program tersebut agar kualitas pelayanan publik semakin merata dan tepat sasaran.

​Jangan lewatkan perkembangan informasi terbaru seputar kebijakan, politik, dan layanan publik di wilayah Anda.

Bagikan artikel ini, sampaikan aspirasi di kolom komentar, dan pastikan Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita yang tajam dan terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Udara, BPBD Kota Bekasi Distribusikan 1.000 Masker Tiap Kecamatan
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau! Pemkot Bekasi Siapkan Opsi PJJ untuk Sekolah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x