Mutasi 38 Pejabat Pemkot Bekasi Disorot, Kursi Sekretaris BKPSDM Berganti Tanpa Kejelasan Status Pejabat Lama

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

​BEKASI – Gelombang rotasi dan mutasi kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi melantik 38 pejabat administrator (Eselon III) berdasarkan Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 800.1.3.3/Kep.307-BKPSDM/XI/2025 tanggal 26 November 2025.

​Namun, kebijakan penyegaran birokrasi ini menyisakan tanda tanya besar di kalangan publik dan aparatur sipil negara (ASN). Sorotan utama tertuju pada pergantian jabatan strategis Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi.

​Lusi Silawati Resmi Jabat Sekretaris BKPSDM

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan lampiran keputusan resmi, jabatan Sekretaris BKPSDM kini diamanahkan kepada Dra. Lusi Silawati, M.Si..

Sebelumnya, Lusi menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Bekasi.

​Rotasi ini merupakan bagian dari pergeseran 38 nama pejabat yang dinilai perlu dilakukan untuk percepatan kinerja organisasi di penghujung tahun anggaran 2025.

​Nama Henry Mayors Hilang dari Daftar, Nonjob?

​Kontroversi mencuat ketika nama pejabat lama, Henry Mayors, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM, tidak ditemukan dalam daftar lampiran 38 pejabat yang dilantik maupun yang mengalami alih tugas.

​Lazimnya, dalam surat keputusan mutasi, pejabat yang diganti akan mendapatkan pos baru yang tertera dalam kolom “Jabatan Baru”.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai posisi baru Henry Mayors, apakah mendapatkan promosi, rotasi ke jabatan setara, atau justru dinonjobkan (non-job).

​Ketidakhadiran nama Henry Mayors dalam daftar pelantikan memicu spekulasi mengenai status kepegawaiannya pasca-penyegaran organisasi yang dilakukan oleh Wali Kota Bekasi.

​Wali Kota Tekankan Akselerasi Kinerja

​Menanggapi pelantikan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan bahwa langkah rotasi dan mutasi ini adalah upaya strategis untuk mengisi kekosongan jabatan dan memastikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berlari kencang.

​”Hari ini adalah mutasi terkait dengan melengkapi mutasi kita yang pertama kemarin. Jadi mudah-mudahan tentu organisasi akan lebih bergerak lebih cepat,” ujar Tri Adhianto usai acara pelantikan, Kamis (27/11/2025).

​Tri menegaskan bahwa Pemkot Bekasi memiliki target-target krusial yang harus diselesaikan dalam waktu singkat, baik untuk penutupan tahun anggaran 2025 maupun persiapan menyongsong tahun anggaran 2026.

​”Masih ada target akhir tahun yang harus diselesaikan. Tapi juga di mana tahun 2026 anggarannya sudah ditetapkan, dan ini kan ada target bagaimana melakukan penyerapan anggaran secara cepat,” pungkasnya.

​Publik kini menanti klarifikasi lebih lanjut dari pihak BKPSDM maupun Wali Kota terkait status jabatan Henry Mayors, demi menjamin transparansi dalam tata kelola kepegawaian di Kota Bekasi.

​Ingin terus mendapatkan update terkini mengenai dinamika pemerintahan dan kebijakan publik di Kota Bekasi? Pantau terus beritanya di sini.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi
Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot
Baru Menjabat Sekda Kota Bekasi, Harta Muhammad Solikhin Adik Ipar Wali Kota Capai Rp4,7 Miliar: Ini Rincian LHKPN-nya!
Uji Nyali 22 Kandidat Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031
Kawal Visi Wali Kota Bekasi, Mampukah Sekda Muhammad Solikhin Satukan Komando 23.000 ASN?
Imunisasi Kejar Puskesmas Bintara Kota Bekasi Tembus 91,4 Persen, 3 Balita Zero Dose Kini Disisir Petugas
Kakanwil BPN Jabar Apresiasi Inovasi Si-RIMA dan PTSL Kantah Kota Bekasi
Kupon Bulan Dana PMI Dipatok Rp50 Ribu per Pegawai: Donasi Kemanusiaan atau Pungutan Wajib?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:07 WIB

Diduga Lecehkan Karyawati, Pengusaha Ikan Hias Bekasi Ini Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 - 16:10 WIB

Tiga Cabor Sumbang Medali Emas Perdana Jelang Opening Ceremony Porprov Jabar 2026 di Stadion Patriot

Rabu, 4 November 2026 - 15:32 WIB

Baru Menjabat Sekda Kota Bekasi, Harta Muhammad Solikhin Adik Ipar Wali Kota Capai Rp4,7 Miliar: Ini Rincian LHKPN-nya!

Rabu, 4 November 2026 - 13:01 WIB

Uji Nyali 22 Kandidat Dewan Pendidikan Kota Bekasi 2026–2031

Rabu, 4 November 2026 - 11:34 WIB

Kawal Visi Wali Kota Bekasi, Mampukah Sekda Muhammad Solikhin Satukan Komando 23.000 ASN?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x