Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kota Bekasi Turun Drastis Sepanjang 2025

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mencatat capaian positif dalam upaya perlindungan masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di wilayah Kota Bekasi mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan periode tahun sebelumnya.

​Berdasarkan data yang dihimpun hingga pertengahan Desember 2025, tren penurunan kasus ini bahkan mendekati angka 50 persen secara akumulatif, sebuah indikator keberhasilan dari berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Komparasi Kasus 2024 vs 2025

Kepala DP3A Kota Bekasi, Ridwan AS, mengungkapkan rasa syukurnya atas penurunan tren negatif ini.

Ia merinci bahwa penurunan terjadi baik pada kategori kekerasan terhadap anak maupun kekerasan terhadap perempuan.

​”Alhamdulillah, angka kekerasan di Kota Bekasi tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Tercatat, angka kekerasan terhadap anak berjumlah 193 kasus, dan angka kekerasan terhadap perempuan sebanyak 189 kasus,” ungkap Ridwan dalam keterangan resminya, Selasa (09/12/2025).

​Berikut adalah rincian data perbandingan kasus yang ditangani DP3A Kota Bekasi:

  • Kasus Kekerasan Terhadap Anak:
    • ​Tahun 2024: 313 Kasus
    • ​Tahun 2025: 193 Kasus
    • (Terjadi penurunan 120 kasus)
  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan:
    • ​Tahun 2024: 436 Kasus
    • ​Tahun 2025: 189 Kasus
    • (Terjadi penurunan drastis sebanyak 247 kasus atau lebih dari 50%)

Strategi Preemtif dan Preventif yang Efektif

​Ridwan menjelaskan bahwa penurunan angka ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari strategi ganda yang diterapkan secara konsisten, yakni langkah preemtif dan preventif.

​”Pemerintah Daerah melalui DP3A secara konsisten melaksanakan langkah-langkah strategis demi upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak agar tidak terus berulang,” jelasnya.

​1. Penguatan Edukasi (Langkah Preemtif)

​Langkah preemtif difokuskan pada pembangunan kesadaran masyarakat sejak dini. Menurut Ridwan, hal ini meliputi penguatan edukasi dan sosialisasi kebijakan perlindungan perempuan dan anak secara masif ke berbagai lapisan masyarakat.

​”Kami melakukan pengarusutamaan isu pencegahan kekerasan serta penguatan ketahanan keluarga. Keluarga yang harmonis dan tangguh adalah benteng pertama untuk mencegah terjadinya kekerasan,” ujarnya.

​2. Regulasi dan Layanan Terpadu (Langkah Preventif)

​Sementara itu, langkah preventif dilaksanakan dengan memperkuat payung hukum melalui regulasi kebijakan daerah serta mengoptimalkan peran Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

​”UPTD PPA kami optimalkan fungsinya sebagai pusat layanan terpadu. Kami menyediakan mekanisme pelaporan yang mudah diakses dan responsif, sehingga korban berani melapor dan segera mendapatkan penanganan,” sambung Ridwan.

Komitmen Menciptakan Kota Ramah Anak dan Perempuan

Selain fokus pada penanganan kasus, DP3A Kota Bekasi juga meningkatkan koordinasi lintas sektor, termasuk bersinergi dengan aparat penegak hukum dan perangkat daerah terkait.

Pemantauan dan evaluasi (monev) juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan program berjalan efektif.

​”DP3A berkomitmen menghadirkan sistem perlindungan yang komprehensif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pencegahan. Tujuannya satu, guna mewujudkan lingkungan Kota Bekasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan serta anak,” pungkasnya.

Butuh Bantuan atau Ingin Melapor?

Jika Anda melihat atau mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kota Bekasi, segera laporkan ke UPTD PPA Kota Bekasi atau layanan darurat terdekat. Jangan takut melapor, kerahasiaan identitas pelapor dilindungi undang-undang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x