Catat! Puncak Arus Balik akan Terjadi di Tiga Tanggal Ini, Menhub Imbau Manfaatkan WFA

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. (Foto: Antara)

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. (Foto: Antara)

​Poin Utama:

  • ​Menhub peringatkan ancaman kemacetan parah arus balik pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.
  • ​Volume kendaraan menuju Jabotabek diprediksi meledak hingga 285 ribu, melampaui puncak arus mudik.
  • ​Pemerintah mendesak masyarakat ambil cuti tambahan atau sistem WFA pada 25-27 Maret 2026.
  • ​Pemudik yang mengarah ke kawasan Bekasi diimbau cerdas mengatur waktu agar terhindar dari penumpukan di tol.

​Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melontarkan peringatan keras bagi para pemudik yang akan kembali ke wilayah Jabotabek, khususnya Bekasi, untuk menghindari jadwal pulang pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026 demi menghindari ‘neraka’ kemacetan arus balik Lebaran.

​Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi?

​Puncak kepadatan arus balik diprediksi kuat akan mendidih pada Selasa, 24 Maret 2026. Berdasarkan pantauan data dari Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), volume kendaraan yang mengarah ke Jabotabek diperkirakan akan meledak secara signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Berdasarkan data perhitungan yang kami dapatkan di JMTC, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan perkiraan volume lebih dari 285 ribu kendaraan,” kata Dudy Purwagandhi, Minggu (22/03/2026).

​Seberapa Parah Prediksi Kemacetan Tahun Ini?

​Lonjakan kendaraan pada arus balik tahun ini tercatat jauh lebih mengerikan dibandingkan saat puncak arus mudik lalu. Pada 18 Maret 2026, puncak arus mudik ‘hanya’ mencatatkan angka 270.315 kendaraan.

​Artinya, puluhan ribu kendaraan tambahan akan menumpuk masif di ruas-ruas tol menuju gerbang masuk kota satelit, yang mana sangat berpotensi membuat lalu lintas menuju jalur arteri Bekasi lumpuh jika tidak diantisipasi.

​Apa Solusi Menhub Agar Terhindar dari Kemacetan?

​Sebagai langkah antisipasi agar pengendara tidak kehabisan energi di jalan, pemerintah mendesak masyarakat untuk cerdas menyiasati waktu kepulangan. Warga yang hendak kembali ke wilayah Jatiasih, Rawalumbu, hingga Medansatria diimbau untuk segera mengatur ulang jadwal perjalanan mereka.

​”Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2026 dengan memanfaatkan masa work from anywhere yang diimbau pemerintah,” tegasnya.

​Pilihan waktu alternatif pulang yang disarankan untuk memecah kepadatan lalu lintas meliputi:

  • ​Senin, 23 Maret 2026: Memanfaatkan sisa jatah libur cuti bersama.
  • ​Rabu hingga Jumat, 25-27 Maret 2026: Menjalankan sistem bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA).

​Pemerintah meyakini, dengan manuver menghindari tanggal puncak tersebut, distribusi lalu lintas akan jauh lebih merata.

Hal ini memastikan masyarakat bisa mendapatkan pengalaman perjalanan yang nyaman tanpa harus membuang waktu akibat terjebak macet.

​Jangan biarkan sisa energi liburan Anda habis menguap di jalan tol. Tetap pantau kondisi lalu lintas terkini dan pastikan kendaraan dalam performa maksimal sebelum memulai perjalanan.

Ingin tahu update kemacetan langsung dari gerbang tol sekitar Bekasi? Terus baca pembaruan informasi arus balik Lebaran hanya di RakyatBekasi.Com. Jangan lupa bagikan artikel ini ke grup WhatsApp agar keluarga dan kerabat Anda terhindar dari horor macet jalanan!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis
Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang
Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri
Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri
Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas
Badai Skandal Migas Berlanjut, Kejagung Borong Pemeriksaan 4 ASN Pemkot Bekasi Hari Ini
KPK Hanya Berani Tangkap Koruptor Kelas Teri di Kasus BBPJN Sumut? Ini Faktanya!
Dugaan Korupsi KSO PT Migas Menggurita, Kejagung Periksa 3 ASN Pemkot Bekasi dan Petinggi Foster Oil
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x