Dishub Terapkan Skema Contra Flow selama Pemasangan Kerangka JPO Stasiun Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis resmi dari ATCS Dishub Kota Bekasi yang mengumumkan penerapan skema contraflow dan sistem buka tutup di Jalan Ir. H. Juanda. Rekayasa ini diberlakukan imbas dari dilanjutkannya pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Bekasi yang berlangsung pada 7 hingga 10 April 2026.

Infografis resmi dari ATCS Dishub Kota Bekasi yang mengumumkan penerapan skema contraflow dan sistem buka tutup di Jalan Ir. H. Juanda. Rekayasa ini diberlakukan imbas dari dilanjutkannya pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Bekasi yang berlangsung pada 7 hingga 10 April 2026.

Poin Utama:

  • ​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali melanjutkan proyek pembangunan JPO di depan Stasiun Bekasi yang sempat tertunda akibat masa mudik Lebaran 1447 Hijriah.
  • ​Dishub Kota Bekasi memberlakukan skema contraflow dan buka tutup di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda (Bulan-Bulan hingga Jembatan Ratem).
  • ​Rekayasa lalu lintas ini berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 April 2026.
  • ​Pengerjaan fisik menggunakan crane difokuskan pada malam hari (pukul 23.00 – 05.00 WIB) guna menghindari penumpukan volume kendaraan pada jam sibuk.

​Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Bekasi resmi memberlakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) secara situasional di Jalan Ir. H. Juanda, tepatnya di kawasan depan Stasiun Bekasi.

Kebijakan ini diambil guna mengakomodasi kelanjutan proyek Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sempat mandek karena terbentur arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pengendara diimbau untuk mewaspadai skema contraflow dan sistem buka tutup jalan yang diterapkan pada malam hari mulai 7 hingga 10 April 2026.

Mengapa Proyek JPO Stasiun Bekasi Baru Dilanjutkan Sekarang?

Kelanjutan proyek fasilitas pejalan kaki di pusat kota ini rupanya menunggu lampu hijau dan penyesuaian jadwal antar instansi terkait di lingkungan Pemkot Bekasi.

Sebelumnya, proses pembangunan sengaja dihentikan sementara demi melancarkan mobilitas warga selama periode Angkutan Lebaran.

​”Dikarenakan kami mendapatkan jadwal dari pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) perihal kelanjutan proyeksi pembangunan JPO di Stasiun Bekasi,” kata Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Syafruddin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Bekasi, Rabu (08/04/2026).

​Kapan dan Bagaimana Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Ir. H. Juanda Diterapkan?

​Penyesuaian lalu lintas ini difokuskan pada jam istirahat warga, yakni mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB.

Pemilihan waktu tengah malam ini dinilai paling rasional mengingat pemasangan kerangka besi menuntut ruang yang luas dan penggunaan alat berat berupa crane.

​”Dengan pelaksanaan pekerjaan sudah dilakukan sejak kemarin malam, menggunakan alat berat berupa crane untuk penyusunan kerangka pada pondasi pembangunan JPO,” tutur Syafruddin.

​Skema contraflow sengaja digagas agar mobilitas pengendara roda dua dan empat tetap bisa mengalir meski ada penyempitan lajur jalan. Dishub juga menebalkan personel di lapangan untuk memandu arah kendaraan.

​”Kami memohon maaf atas adanya pengalihan arus lalin ini. Karena, secara waktu yang tepat untuk pemasangan kerangka JPO sendiri, hanya pada waktu malam hari, melihat tidak memungkinkannya waktu pagi dan sore hari,” lanjut Syafruddin.

​Apa Saja Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama Proyek JPO Stasiun Bekasi?

​Selama periode 7 hingga 10 April 2026, petugas telah merancang sejumlah rute pengalihan arus lalu lintas yang bersifat situasional. Berikut adalah rute alternatif yang disiapkan bagi para pengguna jalan:

  • ​Arah Simpang Pemda ke Bulan-Bulan: Pengendara dialihkan melintasi Jl. Kemakmuran – Jl. Veteran – Jl. M. Hasibuan – Jl. R.A. Kartini.
  • ​Arah Bulan-Bulan ke Kranji: Pengendara diarahkan melewati Jl. KH. Masyuro – Jl. Veteran – Jl. Rawa Tembaga.
  • ​Khusus Kendaraan Besar: Seluruh kendaraan berat diwajibkan mengambil rute memutar melalui Jl. M. Hasibuan & Jl. R.A. Kartini demi mencegah kemacetan fatal di titik buka-tutup.

Bagi warga Kota Bekasi yang kerap melintasi kawasan Bulan-Bulan hingga Jembatan Ratem di malam hari, sangat disarankan untuk mengambil jalur alternatif sesuai arahan petugas. Keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas tentu tidak akan terwujud tanpa kesabaran dan partisipasi aktif dari para pengguna jalan.

​Jangan sampai terjebak macet panjang! Bagikan informasi penting ini ke grup WhatsApp keluarga atau tongkrongan Anda, dan pantau terus update kebijakan Pemkot Bekasi terbaru serta dinamika perkotaan paling tajam hanya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
​Layani 2.000 Komuter Tanpa Atap, Halte Transjakarta B41 Jatiasih Akhirnya Dibangun Oktober Ini via CSR Bank BJB
Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x