Bukan Omon-omon! Wali Kota Bekasi Ngantor Gowes Sepeda Tanpa Patwal

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tengah, mengenakan helm putih dan rompi hitam) memimpin rombongan ajudan bersepeda melintasi jalur sepeda menuju Gedung Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Jumat (10/04/2026) pagi. Aksi gowes tanpa pengawalan Patwal ini merupakan bentuk keteladanan pengurangan penggunaan BBM di lingkungan Pemerintah Daerah. (Foto: RakyatBekasi.com)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tengah, mengenakan helm putih dan rompi hitam) memimpin rombongan ajudan bersepeda melintasi jalur sepeda menuju Gedung Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Jumat (10/04/2026) pagi. Aksi gowes tanpa pengawalan Patwal ini merupakan bentuk keteladanan pengurangan penggunaan BBM di lingkungan Pemerintah Daerah. (Foto: RakyatBekasi.com)

Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersepeda dari kediamannya di Kemang Pratama, Rawalumbu, menuju Plaza Pemkot Bekasi pada Jumat (10/04/2026).
  • ​Aksi gowes tanpa iring-iringan mobil patwal ini menjadi bentuk keteladanan nyata efisiensi operasional berbahan bakar fosil.
  • ​Pemkot Bekasi mulai memadukan kebijakan ini dengan sistem Work From Home (WFH) setiap Jumat guna menekan konsumsi energi listrik dan emisi gas buang.
  • ​Tri Adhianto merencanakan kepulangan dari kantor menggunakan transportasi publik bus Trans Batik (Trans Bekasi Keren).

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tampaknya mulai serius merespons krisis polusi udara dan isu pemborosan energi.

Menampik anggapan pejabat hanya pandai membuat aturan tanpa pelaksanaan, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto membuktikan komitmennya dengan bersepeda dari kediamannya di kawasan Kemang Pratama, Rawalumbu, menuju Kantor Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Jumat (10/04/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini sekaligus menjadi tamparan halus bagi aparatur daerah agar tidak lagi bergantung pada kendaraan bermotor pribadi untuk mobilitas kerja harian.

​Mengapa Wali Kota Bekasi Pilih Naik Sepeda ke Kantor Pemkot?

​Langkah nekat membelah kemacetan Bekasi dengan sepeda ini merupakan bentuk keteladanan langsung dari Kepala Daerah untuk menekan penggunaan kendaraan operasional yang menguras Bahan Bakar Minyak (BBM).

Keputusan ini sekaligus memangkas keistimewaan protokoler pejabat yang biasanya identik dengan iring-iringan mewah.

​”Mudah-mudahan menjadi lebih efisien lah menggunakan bahan bakar. Karena kalau Pak Wali yang jalan kan, satu ada patwal, dua ada mobil pendamping. Karena hari ini kan semua lepas, jadi ajudan pun naik sepeda, fotografer naik sepeda,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di pelataran Kantor Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Jumat (10/04/2026).

​Bagaimana Kebijakan WFH dan Transportasi Non-BBM Diterapkan?

​Setiap hari Jumat, Pemkot Bekasi kini menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menerapkan skema Work From Home (WFH) guna menghemat energi listrik di perkantoran.

Bagi yang harus berdinas secara luring, mereka diwajibkan beralih menggunakan transportasi umum atau kendaraan bebas emisi.

​”Jadi dimulai dari keteladanan, insyaallah tentu niatan baik kita, bahwa memang bukan karena kita tidak mampu membayar, tetapi bagaimana agar cadangan bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih efektif lagi,” tegas Tri Adhianto.

​Apa Alternatif Transportasi Umum Bagi Pejabat Pemkot Bekasi?

​Selain bersepeda, integrasi transportasi publik lokal juga menjadi andalan utama. Hal ini didukung oleh ketersediaan rute angkutan massal yang diklaim sudah mampu mengakomodasi mobilitas dari kawasan perumahan padat penduduk menuju pusat pemerintahan.

​”Memang kebetulan saya tempat tinggalnya dilalui oleh angkutan umum. Jadi kalau mungkin nanti pulang kita naik Trans Batik (Trans Bekasi Keren),” ucap Tri Adhianto.

​Kebijakan revolusioner ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai rutinitas seremonial hari Jumat semata, melainkan mampu menggeser gaya hidup pragmatis para pejabat dan masyarakat luas di wilayah aglomerasi.

Bagaimana pendapat Anda tentang aksi gowes Wali Kota Bekasi ini? Apakah kebijakan ini bakal efektif urai macet di sepanjang Jalan Ahmad Yani? Sampaikan opini kritis Anda di kolom komentar dan bagikan berita ini ke grup warga Anda!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
Kali Bekasi Mengering, Pemkot Desak BBWSCC Kebut Normalisasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:12 WIB

Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga

Berita Terbaru

Infografis resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi yang menampilkan rincian total 1.920.128 pemilih terdaftar dalam hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026, dirilis di Bekasi pada Rabu (22/07/2026). Terlihat rincian detail perbandingan pemilih laki-laki dan perempuan beserta jumlah kecamatan dan kelurahan (Sumber Foto: KPU Kota Bekasi).

Bekasi

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:41 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x