Viral Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji, Ketua Kloter 19 JKS Buka Suara

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama petugas haji saat menunjukkan spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang dicopot paksa karena menempati kavling tenda jemaah lain di Tanah Suci Makkah, Minggu (24/05/2026).

Tangkapan layar video Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama petugas haji saat menunjukkan spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang dicopot paksa karena menempati kavling tenda jemaah lain di Tanah Suci Makkah, Minggu (24/05/2026).

Poin Utama:

  • ​Spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto viral usai disidak Wamenhaj di tenda jemaah Mina.
  • ​Ketua Kloter 19 JKS Muhamad Ibnu menegaskan pemasangan spanduk murni inisiatif pengurus.
  • ​Penanda visual dipasang untuk mencegah jemaah haji asal Kota Bekasi tersesat saat puncak Armuzna.
  • ​Pihak kloter menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Pemkot Bekasi dan masyarakat atas polemik yang terjadi.

​Pemasangan spanduk bergambar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di tenda jemaah haji menuai sorotan tajam setelah Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Danhil Anzar Simanjuntak, melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Keberadaan spanduk di tenda Kloter 19 JKS Gelombang 2 tersebut dinilai melanggar aturan tata letak tenda di Mina menjelang puncak ibadah Armuzna.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi polemik yang viral di media sosial, Ketua Kloter 19 JKS akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi pada Senin (25/05/2026).

​Mengapa Spanduk Wali Kota Bekasi Ditegur Wamenhaj?

​Wakil Menteri Haji dan Umrah, Danhil Anzar Simanjuntak, langsung menegur pengurus tenda karena pemasangan atribut daerah dianggap tidak sesuai dengan regulasi penataan fasilitas jemaah di Mina.

Sidak ketat ini digencarkan pada H-2 puncak Armuzna untuk memastikan ketertiban dan kelancaran pergerakan lautan manusia.

Otoritas penertiban ini merupakan tindakan wajar, mengingat pelaksanaan ibadah haji dan umroh saat ini diurus oleh Kementerian Haji dan Umroh yang sudah terpisah dari kementerian agama.

Ketua Kloter 19 JKS Muhamad Ibnu menegaskan pemasangan spanduk murni inisiatif pengurus.

​Teguran diberikan kepada tenda yang dinilai membandel memasang identitas berlebihan, termasuk spanduk yang memuat logo Pemkot Bekasi dan foto sejumlah pejabat tinggi daerah. Video amatir sidak tersebut sontak memicu beragam spekulasi liar di tengah masyarakat.

​Apa Alasan Kloter 19 JKS Memasang Spanduk Tersebut?

​Pemasangan spanduk tersebut murni merupakan inisiatif mandiri pengurus kloter sebagai navigasi visual pengaman bagi jemaah.

​”Atau untuk memudahkan mereka menemukan tenda, adapun pemasangan foto Wali Kota sendiri, yang kami cantumkan di spanduk kami itu semata-mata karena sebagai penghormatan kepada beliau,” kata Muhamad Ibnu kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (25/05/2026).

​Ibnu menegaskan bahwa spanduk bernuansa Pemkot Bekasi itu sama sekali tidak menunjukkan bahwa tenda tersebut diistimewakan atau dikhususkan bagi Wali Kota Bekasi maupun pejabat daerah.

Penanda tersebut sengaja dipasang agar jemaah yang tersesat di tengah padatnya kawasan Mina dapat segera mengenali rombongannya.

​Bagaimana Tanggapan Kloter 19 JKS atas Polemik Ini?

​Menyadari kekeliruan administratif yang memicu kegaduhan publik, pihak Kloter 19 JKS bertindak kooperatif dan segera memberikan klarifikasi menyeluruh.

Berikut adalah poin klarifikasi resmi dari pengurus kloter:

  • ​Spanduk adalah inisiatif mandiri Kloter 19 JKS Gelombang 2 sebagai titik kumpul (meeting point) di Mina.
  • ​Pemasangan foto merupakan bentuk penghormatan kepada kepala daerah, tanpa ada tendensi politis.
  • ​Tenda haji beroperasi normal untuk seluruh jemaah asal Kota Bekasi, tanpa ada privilese bagi pejabat tertentu.
  • ​Permohonan maaf terbuka disampaikan kepada Wali Kota Bekasi dan masyarakat luas agar spekulasi informasi tidak semakin liar.

​Insiden ini menjadi pembelajaran krusial bagi seluruh kloter jemaah haji Indonesia agar ke depannya mampu menyelaraskan strategi mitigasi jemaah dengan regulasi ketat dari otoritas berwenang.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai aturan ketat pemasangan spanduk di tenda haji ini? Sampaikan opini Anda di kolom komentar dan bagikan tautan artikel ini agar masyarakat Kota Bekasi mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang! Baca juga liputan mendalam terkait pelayanan publik Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x