- Pendakwah Babe Fayadh menekankan urgensi memilih circle pertemanan yang beriman sebagai investasi penyelamat di dunia dan akhirat.
- Ulama Rabbani menasihatkan bahwa sahabat yang saleh kelak dapat memohonkan syafaat di hari kiamat.
- Terdapat empat sifat buruk yang diidentifikasi oleh Syaikh Nawawi al-Bantani sebagai penyebab perpecahan umat Islam.
- Pesan dakwah ini disampaikan kepada masyarakat di wilayah Kota Bekasi pada Kamis (09/07/2026).
Memilih lingkaran pertemanan atau circle pergaulan bukan sekadar urusan sosial bermasyarakat, melainkan wujud nyata dari upaya mencari keselamatan dunia dan akhirat.
Tokoh agama sekaligus pendakwah asal Kota Bekasi, Babe Fayadh (Kang Faisal Abu Fayadh), mengingatkan umat Islam untuk berani hijrah meninggalkan lingkungan yang buruk.
Pesan moral yang kuat ini ia sampaikan sebagai pengingat bagi warga agar tidak terjebak dalam maksiat pada Kamis (09/07/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Harus Mencari Circle Pertemanan yang Saleh?
Berteman dengan orang yang saleh secara otomatis akan menarik seseorang untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan membuka peluang mendapatkan syafaat di akhirat.
Kedekatan dalam ketaatan di dunia, seperti rajin beribadah bersama ke masjid, menjadi dasar permohonan syafaat bagi sahabat yang terjebak di neraka.
”Perumpamaan teman yang saleh dan teman yang buruk adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api tukang pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau kamu bisa membelinya darinya, atau setidaknya kamu akan mendapatkan aroma harum darinya. Sedangkan peniup api tukang pandai besi bisa jadi akan membakar pakaianmu, atau setidaknya kamu akan mendapatkan bau yang tidak sedap darinya,” kata Babe Fayadh kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (09/07/2026).
Apa Langkah Awal Hijrah Menuju Lingkungan yang Baik?
Langkah awal hijrah adalah mengubah pola pikir dari keburukan menuju kebaikan dan menerapkan adab pergaulan Islami.
Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan yang jelas terkait cara membangun pertemanan yang mendatangkan rida Ilahi.
Menurut Babe Fayadh, ada empat fondasi utama yang bisa diterapkan masyarakat:
- Menebarkan salam kepada sesama (Afshus Salam).
- Menyambung tali kasih sayang dan silaturahmi.
- Saling berbagi dan menolong sesama yang membutuhkan.
- Mendirikan sholat malam ketika orang lain sedang tertidur pulas.
Apa Saja Penyebab Umat Islam Sulit Bersatu?
Keengganan untuk memperbaiki diri dan meremehkan dosa adalah faktor utama yang sering kali membuat umat terpecah belah.
Merujuk pada Kitab Nashaihul Ibad karya Syaikh Nawawi al-Bantani, Babe Fayadh menguraikan akar masalah disrupsi di tengah umat.
Terdapat empat sifat yang menyebabkan umat tidak bersatu:
- Merasa puas dan cukup dengan keadaannya saat ini tanpa niat berkembang.
- Sengaja berbuat dosa dengan berlindung di balik sifat Allah yang Maha Pengampun.
- Rajin mengkaji ilmu agama namun enggan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
- Kerap meremehkan berbagai larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Bagaimana Cara Menjaga Keistiqomahan dalam Ketaatan?
Kunci utama untuk menjaga ketaatan adalah konsisten memakmurkan majelis ilmu, setidaknya di lingkup rukun warga (RW) atau kelurahan setempat, serta rela berkorban untuk perjuangan Islam.
Mengutip syair Imam Asy-Syafi’i, ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan pernah diberikan kepada mereka yang gemar bermaksiat.
Babe Fayadh mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur Pemkot Bekasi, untuk selalu memprioritaskan kajian agama karena menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban absolut (Fardhu). “Jadi hidup itu dua pilihan, yakni istiqomah ataupun istirahat?” pungkasnya merefleksikan hakikat kehidupan.
Menjaga kualitas pertemanan terbukti berdampak besar pada kualitas iman, stabilitas emosional, dan harmoni sosial di masyarakat.
Bagaimana dengan circle pertemanan Anda saat ini? Mari berbenah dari sekarang, bagikan artikel inspiratif ini ke grup WhatsApp keluarga atau teman terdekat Anda, dan baca terus perkembangan berita seputar Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







